{"id":51078,"date":"2017-06-24T18:22:08","date_gmt":"2017-06-24T11:22:08","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=51078"},"modified":"2017-06-24T18:22:08","modified_gmt":"2017-06-24T11:22:08","slug":"peringatan-bupati-tak-digubris-elpiji-3-kilogram-di-pangandaran-tetap-dijual-diatas-het","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/06\/24\/peringatan-bupati-tak-digubris-elpiji-3-kilogram-di-pangandaran-tetap-dijual-diatas-het\/","title":{"rendered":"Peringatan Bupati Tak Digubris, Elpiji 3 Kilogram di Pangandaran Tetap Dijual Diatas HET!"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 16px\">wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN<\/strong><span style=\"font-size: 16px\">. Meskipun Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata telah memperingatan para pedagang gas Elpiji 3 kilogram agar menjual kepada masyarakat tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 20 ribu per tabung, namun kenyataannya hingga Sabtu (24\/6) harganya masih mencapai Rp 22 ribu hingga Rp 24 ribu per tabung.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-51079\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5242017181656-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5242017181656-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5242017181656-768x432.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5242017181656-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5242017181656-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5242017181656-75x42.jpg 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5242017181656.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Seperti diberitakan sebelumnya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata telah mengultimatum, jika sampai hari Jumat (23\/6) lalu harga elpiji 3 kilogram masih dijual di atas HET yang ditetapkan pemerintah, pemkab akan melakukan operasi pasar dengan harga Rp. 16 ribu.<\/p>\n<p>Jeje mengatakan, dengan harga sebesar itu sudah ada keuntungan sekitar Rp. 5 ribu karena harga dari Pertamina sekitar Rp. 11 ribuan.<\/p>\n<p>&#8220;Operasi pasar tersebut akan kita lakukan hingga harga di tingkat konsumen normal sesuai yang ditetapkan pemerintah,&#8221;tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut Jeje, diharapkan semua pihak beritikad baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat luas.<\/p>\n<p>&#8220;Gas elpiji sudah menjadi kebutuhan pokok. Jadi jangan dibuat susah,&#8221;pungkasnya.<\/p>\n<p>Untuk itu, saat ini warga meminta pemerintah membuktikan janjinya dan segera digelar operasi pasar.<\/p>\n<p>Rudi (40) warga Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran mengatakan, harga gas elpiji 3 kilogram hari ini Sabtu (26\/6) pagi, dibelinya seharga Rp 22 ribu di salah satu pengecer di Desa Pangandaran.<\/p>\n<p>Selain dijual HET yang ditetapkan pemerintah juga barangnya langka di pasaran. Tadi saya keliling mencarinya namun tidak ditemukan di daerahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Pengecer bilang paling nanti sore datang pasokan. Itupun sangat terbatas jumlahnya. Setelah berkeliling keluar desa, saya temukan di Jalan Sirnaraga dengan harga Rp 22 ribu,&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p>Untuk itu dirinya meminta, pemerintah segera menggelar operasi pasar, seperti yang dijanjikan dengan harga Rp 16 ribu dan jangan sampai susah didapatkan. (<strong>Iwan Mulyadi\/WP<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Meskipun Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata telah memperingatan para pedagang gas Elpiji 3 kilogram agar menjual kepada masyarakat tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 20 ribu per tabung, namun kenyataannya hingga Sabtu (24\/6) harganya masih mencapai Rp 22 ribu hingga Rp 24 ribu per tabung. Seperti diberitakan sebelumnya Bupati Pangandaran Jeje [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":51079,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6],"class_list":["post-51078","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51078"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51078\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}