{"id":51241,"date":"2017-06-28T19:41:46","date_gmt":"2017-06-28T12:41:46","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=51241"},"modified":"2017-06-28T19:41:46","modified_gmt":"2017-06-28T12:41:46","slug":"nah-lho-komisi-ii-dprd-pangandaran-tangkap-basah-kebocoran-retribusi-wisata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/06\/28\/nah-lho-komisi-ii-dprd-pangandaran-tangkap-basah-kebocoran-retribusi-wisata\/","title":{"rendered":"Nah lho, Komisi II DPRD Pangandaran Tangkap Basah Kebocoran Retribusi Wisata"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 16px\">wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN.<\/strong><span style=\"font-size: 16px\"> Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran menemukan sejumlah kebocoran di lokasi objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51242 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/IMG-20170628-WA0033-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/IMG-20170628-WA0033-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/IMG-20170628-WA0033-768x432.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/IMG-20170628-WA0033-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/IMG-20170628-WA0033-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/IMG-20170628-WA0033-75x42.jpg 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/IMG-20170628-WA0033.jpg 1040w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran Endang Ahmad Hidayat mengatakan, setalah pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) kelapangan, banyak kejadian pengunjung yang tidak diberi tiket di pintu masuk.<\/p>\n<p>&#8220;Kejadian yang terpantau oleh kami, beberapa pengunjung ada yang mengasih uang tetapi tiket yang diterima pengunjung tidak sesuai dengan uang yang dikasih ke petugas,&#8221; kata Endang.<\/p>\n<p>Dia menjelaskan, pihaknya pernah menangkap basah kecurangan yang dilakukan oleh petugas toll gate Batu Hiu, dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung yang datang.<\/p>\n<p>&#8220;Harga tiket untuk motor Rp.14 ribu, rombongan yang menggunakan motor sebanyak 7 motor kok bisa lolos hanya dengan mengasih uang Rp.60 ribu dan tiket yang dikasikan hanya 3 tiket,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Endang menegaskan, hendaknya petugas yang berjaga disetiap pintu toll gate menerapkan disiplin agar pendapatan asli daerah (PAD) Pangandaran dari retribusi wisata tercapai sesuai yang ditargetkan.<\/p>\n<p>Salah satu wisatawan asal Jawa Tengah Wahyu, 16, mengaku dirinya masuk ke lokasi objek wisata pantai Batu Hiu bersama rekannya sebanyak 7 motor.<\/p>\n<p>&#8220;Waktu kami lewat di pintu masuk toll gate dipinta uang bayar karcis Rp.60 ribu dan dikasih 3 tiket untuk 7 motor,&#8221; kata Wahyu.<\/p>\n<p>Sebagai pengunjung, Wahyu mengaku tidak mengetahui kenapa persoalan tersebut terjadi, dirinya hanya berkeinginan masuk ke lokasi objek wisata saja tanpa mengetahui berapa harga tiket yang diberlakukan. <strong>(Iwan Mulyadi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran menemukan sejumlah kebocoran di lokasi objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran Endang Ahmad Hidayat mengatakan, setalah pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) kelapangan, banyak kejadian pengunjung yang tidak diberi tiket di pintu masuk. &#8220;Kejadian yang terpantau oleh kami, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":51242,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6],"class_list":["post-51241","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51241","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51241"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51241\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51241"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}