{"id":51717,"date":"2017-07-05T10:42:42","date_gmt":"2017-07-05T03:42:42","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=51717"},"modified":"2017-07-05T10:48:33","modified_gmt":"2017-07-05T03:48:33","slug":"bejat-ayah-kandung-dan-pamannya-hamili-bocah-sd-di-tasikmalaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/07\/05\/bejat-ayah-kandung-dan-pamannya-hamili-bocah-sd-di-tasikmalaya\/","title":{"rendered":"Bejat! Ayah Kandung dan Pamannya, Hamili Bocah SD di Tasikmalaya"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 16px\">wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.<\/strong><span style=\"font-size: 16px\">\u00a0S<\/span>eorang anak lulusan SD di Tasikmalaya, Jawa Barat jadi korban tindak asusila ayah serta pamannya sendiri. Bahkan akibatnya korban telah hamil 7 bulan.<\/p>\n<p>Massa yang geram berhasil menangkap kedua pelaku dan sempat menghakimi keduanya sebelum diamankan polisi, Selasa (4\/7) malam tadi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-51718\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/65201710399-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/65201710399-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/65201710399-768x432.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/65201710399.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/65201710399-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/65201710399-75x42.jpg 75w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Polisi sempat kewalahan saat mengamankan kedua pelaku bernama BN (58) dan AZ (16) dikediamanya . Masa yang emosi menghakimi kedua pelaku dengan menggunakan tangan kosong. Bahkan, kendaraan patroli polisi yang digunakan mengangkut pelaku sempat dikepung warga.<\/p>\n<p>Beruntung, meski dua orang anggota polisi terkena bogem mentah warga, pelaku berhasil diamankan polisi dari aksi masa.<\/p>\n<p>Kapolsek Kawalu Polres Tasikmalaya Kota, AKP Lasimin mengatakan, awalnya sekitar pukul 17.00 WIB, pihaknya menerima laporan dari masyarakat. kemudian angota meluncur ke tempat kejadian.<\/p>\n<p>Lasimin menyampaikan, satu orang pelaku\u00a0langsung diserahkan Ke Polres Tasikmalaya Kota dan satu lagi serahkan ke Polres.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku \u00a0ada dua orag\u00a0\u00a0hubunganya yang satu ayah kandung satu lagi paman korban. Masyarakat yang emosional saat pengambilan pelaku ada anggota, tanpa sengaja terkena pukulan warga.<\/p>\n<p>korban yang baru lulus Dekolah Dasar disetubuhi ayah dan keponakanya sejak tahun 2015 atau saat duduk dibangku kelas empat SD. tindak asusila dilakukanya di rumah korban saat ibu kandungnya bekerja sebagai buruh cuci keliling.<\/p>\n<p>Sementara \u00a0untuk mepertangung jawabakan perbuatanya saat ini kedua pelaku harus mendekam sel di tahanan Mapolres Tasikmlaya Kota guna di lakukan penyelidikan lebih lanjut.\u00a0<span style=\"font-size: 16px\">(<\/span><strong style=\"font-size: 16px\">Andri\/WP<\/strong><span style=\"font-size: 16px\">)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.\u00a0Seorang anak lulusan SD di Tasikmalaya, Jawa Barat jadi korban tindak asusila ayah serta pamannya sendiri. Bahkan akibatnya korban telah hamil 7 bulan. Massa yang geram berhasil menangkap kedua pelaku dan sempat menghakimi keduanya sebelum diamankan polisi, Selasa (4\/7) malam tadi. Polisi sempat kewalahan saat mengamankan kedua pelaku bernama BN (58) dan AZ [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":51718,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-51717","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51717","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51717"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51717\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51717"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51717"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51717"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}