{"id":52453,"date":"2017-07-17T13:16:15","date_gmt":"2017-07-17T06:16:15","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=52453"},"modified":"2017-07-17T19:03:06","modified_gmt":"2017-07-17T12:03:06","slug":"hari-pertama-sekolah-sejumlah-orang-tua-di-tasikmalaya-dampingi-anak-belajar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/07\/17\/hari-pertama-sekolah-sejumlah-orang-tua-di-tasikmalaya-dampingi-anak-belajar\/","title":{"rendered":"Begini Ramainya Suasana Hari Pertama Sekolah di Tasikmalaya"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 16px;\">wartapriangan.com,\u00a0<\/strong><strong>BERITA TASIKMALAYA<\/strong>. Sejumlah orang tua murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Galungung, Kota Tasikmalaya, ramai-ramai mendampingi anaknya sekolah di hari pertama. Bahkan beberapa anak tidak mau masuk kelas dan tidak mau lepas dari orangtuanya serta \u00a0harus didampingi orang tuanya di dalam kelas.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-52454 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/IMG-20170717-WA0018-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"533\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/IMG-20170717-WA0018-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/IMG-20170717-WA0018-768x433.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/IMG-20170717-WA0018-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/IMG-20170717-WA0018-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/IMG-20170717-WA0018-75x42.jpg 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/IMG-20170717-WA0018.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 533px) 100vw, 533px\" \/><\/p>\n<p>Para orang tua mengaku rela menunggu anak-anak mereka dari mencari tempat duduk, hingga jam belajar selesai. Bahkan beberapa anak banyak yang tidak mau masuk kelas serta harus didampingi ibunya.<\/p>\n<p>Di sekolah tersebut, sebanyak 160 siswa baru, masuk sekolah didampingi orang tua, mereka pun datang lebih awal demi mendapatkan posisi bangku.<\/p>\n<p>Kepala Sekolah SD Galungung, Nana Hermawan mengatakan, saat pertama sekolah masuk para orang tua mengantar anaknya, terutama untuk kelas satu ke sekolah.<\/p>\n<p>&#8220;Paling satu minggu, setelah itu orang tua murid harus melepas anak ke sekolah sendiri,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Orang tua siswa mendampingi anaknya di kelas karena khawatir pada masa transisi siswa dari TK ke SD dimana ada perubahan temannya di sekolah.<\/p>\n<p>Sementara itu, Supana (32) orang tua siswa warga jalan Yudanegara mengatakan, ini baru hari pertama masuk, jadi ada gugup karena belum kenal.<\/p>\n<p>&#8220;Saya menunggu paling sebualan atau dua bulan. Nanti kalau sudah kenal dengan teman-temanya baru kita lepas. Soalnya anak saya paling bungsu,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Pada umumnya hari pertama hingga tiga hari ke depan, proses belajar mengajar siswa baru belum efektif. Siswa diharuskan mengikuti program pengenalan lingkungan sekolah atau orientasi untuk melatih keberanian. Karenanya, masih\u00a0banyak orangtua siswa yang masih diperbolehkan untuk mendampingi anakanya. (<strong>Andri\/WP<\/strong>).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com,\u00a0BERITA TASIKMALAYA. Sejumlah orang tua murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Galungung, Kota Tasikmalaya, ramai-ramai mendampingi anaknya sekolah di hari pertama. Bahkan beberapa anak tidak mau masuk kelas dan tidak mau lepas dari orangtuanya serta \u00a0harus didampingi orang tuanya di dalam kelas. Para orang tua mengaku rela menunggu anak-anak mereka dari mencari tempat duduk, hingga jam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":52454,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-52453","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52453","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52453"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52453\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52454"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52453"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}