{"id":52955,"date":"2017-07-22T20:45:35","date_gmt":"2017-07-22T13:45:35","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=52955"},"modified":"2017-07-22T20:45:35","modified_gmt":"2017-07-22T13:45:35","slug":"pengamat-nilai-la-nyalla-peluang-menangkan-pilgub-jatim-2018","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/07\/22\/pengamat-nilai-la-nyalla-peluang-menangkan-pilgub-jatim-2018\/","title":{"rendered":"Pengamat Nilai La Nyalla Peluang Menangkan Pilgub Jatim 2018"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, PRESS RELEASE. <\/strong>Pengamat politik Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago,menyoroti kehadiran La Nyalla Mattalitti dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Menurutnya tingkat elektabilitas sebesar 13% membuka peluang kemenangan cukup besar bagi Mantan Ketua Umum PSSI tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Elektabilitas La Nyalla sebesar 13% menurut hasil survei itu cukup bagus. \u00a0Paling tidak itu merupakan modal dia dalam menjaring dukungan lebih besar, \u00a0mengambil empati, dan menggali potensi yang belum tergarap dengan baik,\u201d ujar pria yang akrab disapa Ipang ini saat dihubungi, Jumat, (21\/7).<\/p>\n<p>Mengenai kriteria sosok pemimpin, dikatakan Pangi memiliki perbedaan di masing- masing daerah tergantung dari \u00a0pendekatan yang dilakukan oleh calon gubernur kepada masyarakat. La Nyalla yang satu-satunya kandidat cagub Jatim yang merupakan latar belakang pengusaha ini dinilai disukai masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKalau La Nyalla memang sosok yang disukai, dekat dengan masyarakat, berarti tidak ada masalah dengan kasus yang sempat menimpa dia,\u201d imbuh Pangi.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Pangi mengimbau agar La Nyalla melakukan beberapa langkah untuk memompa elektabilitasnya seperti melakukan pendekatan kepada relawan, sering mengadakan kegiatan tatap muka atau mengadakan dialog dengan warga, dan juga mendekati komunitas- komunitas di Jawa Timur.<\/p>\n<p>\u201cPerlu beberapa hal pertama menyiapkan strategi bagaimana bisa mendulang suara dengan pendekatan dari segi relawan, mesin partainya, lalu kemampuan dia bertatap muka atau menghadiri dialog dengan warga. Kemudian mendekati komunitas apakah itu komunitas petani, pedagang, nelayan, atau kelompok- kelompok yang punya pengaruh besar di Jawa Timur,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Seperti diwartakan sebelumnya LKPI (Lembaga Konsultan Politik Indonesia) merilis bahwa La Nyalla memiliki tingkat keterpilihan sebanyak 13,1% mengalahkan Khofifah Indar Parawansa (Mensos) yang meraih 12,3% dan Saifulah Yusuf (Wagub Jatim) sebanyak 11,2%.<\/p>\n<p>Menanggapi hasil survei ini, Pangi setuju bahwa pertarungan elektoral seperti Pilgub, bertumpu pada tingkat elektabilitas namun bukan menjadi satu- satunya faktor penentu kemenangan.<\/p>\n<p>\u201cTentu kalau kita melihat pertarungan elektoral dalam Pilkada, harus bertumpu pada elektabilitas tapi itu bukan merupakan satu- satunya faktor penentu kemenangan. Paling tidak, survei bisa menjadi pentunjuk agar para calon memahami dimana lumbung suara terbesarnya,\u201d pungkas Pangi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, PRESS RELEASE. Pengamat politik Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago,menyoroti kehadiran La Nyalla Mattalitti dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Menurutnya tingkat elektabilitas sebesar 13% membuka peluang kemenangan cukup besar bagi Mantan Ketua Umum PSSI tersebut. &#8220;Elektabilitas La Nyalla sebesar 13% menurut hasil survei itu cukup bagus. \u00a0Paling tidak itu merupakan modal dia dalam menjaring [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":52958,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4447],"tags":[],"class_list":["post-52955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-press-release"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52955"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52955\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}