{"id":54482,"date":"2017-08-18T07:12:47","date_gmt":"2017-08-18T00:12:47","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=54482"},"modified":"2017-08-18T07:12:47","modified_gmt":"2017-08-18T00:12:47","slug":"melihat-kelucuan-kaum-bapak-di-tasikmalaya-bermain-bola-kenakan-daster","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/08\/18\/melihat-kelucuan-kaum-bapak-di-tasikmalaya-bermain-bola-kenakan-daster\/","title":{"rendered":"Melihat Kelucuan Kaum Bapak di Tasikmalaya, Bermain Bola Kenakan Daster"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com,\u00a0<\/strong><span style=\"font-size: 16px\"><strong>BERITA TASIKMALAYA<\/strong>. Beragam permainan digelar untuk memperingati hari kemerdekaan. Seperti permainan sepak bola yang digelar di Kampung Cigantang Girang, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Kamis (17\/08\/2017).<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-54483\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/IMG-20170817-WA0060-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/IMG-20170817-WA0060-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/IMG-20170817-WA0060-768x433.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/IMG-20170817-WA0060-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/IMG-20170817-WA0060-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/IMG-20170817-WA0060-75x42.jpg 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/IMG-20170817-WA0060.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">Setiap peserta laki-laki didandani ala perempuan dengan menggunakan daster, kerudung, hingga lipstik untuk melengkapi penampilan mereka.<\/span><\/p>\n<p>Tidak mau kalah, ibu-ibu pun tidak ketinggalan beraksi. Jika para pria menggunakan daster, ibu-ibu justru memakai sarung saat bermain bola. Tak pelak arena permainan bola dipenuhi teriakan histeris para ibu yang gemas mengejar si kulit bundar.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, warga Kampung Cigantang, juga memeriahkan perayaan kemerdekaan dengan mengadakan berbagai perlombaan. Lomba yang ditunggu-tunggu warga adalah lomba panjat pinang. Berbeda dengan panjat pinang yang biasanya disusun secara vertikal, namun di Kampung tersebut tiang pinang justru disusun miring.<\/p>\n<p>Ketua panitia Perlomban Sahrul mengatakan, kegiatan ini untuk menyambut hari kemerdekan republik Indonesia, dan para pemuda \u00a0ingin menghibur warga dengan mengadakan perlomban tersebut.<\/p>\n<p>Sementara itu, Heri Reinto (25) pemain bola mengatakan, dirinya senang meski memakai kostum perempuan.<\/p>\n<p>&#8220;Demi hari proklamasi tidak mengapa kami memakai kostum perempuan bahkan sebelum pertandingan dandan dulu mek up dulu,&#8221;imbuhnya.<\/p>\n<p>Dengan diadakan berbagai perlomban ini masayarakat setempat merasa terhibur.<span style=\"font-size: 16px\">\u201dLiat bola ini berbeda pake dandan wanita saya mersa terhibur dengan sepak bola seperti ini sangat berbeda lucu,&#8221;kata Mia Apriani salah satu penonton. (<strong>Andri\/WP<\/strong>).<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com,\u00a0BERITA TASIKMALAYA. Beragam permainan digelar untuk memperingati hari kemerdekaan. Seperti permainan sepak bola yang digelar di Kampung Cigantang Girang, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Kamis (17\/08\/2017). Setiap peserta laki-laki didandani ala perempuan dengan menggunakan daster, kerudung, hingga lipstik untuk melengkapi penampilan mereka. Tidak mau kalah, ibu-ibu pun tidak ketinggalan beraksi. Jika para [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":54483,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-54482","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54482","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54482"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54482\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54483"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54482"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54482"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54482"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}