{"id":55417,"date":"2017-09-03T16:07:34","date_gmt":"2017-09-03T09:07:34","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=55417"},"modified":"2017-09-03T16:10:30","modified_gmt":"2017-09-03T09:10:30","slug":"miris-ibu-tiga-anak-di-pangandaran-nyaris-tewas-bunuh-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/09\/03\/miris-ibu-tiga-anak-di-pangandaran-nyaris-tewas-bunuh-diri\/","title":{"rendered":"Miris, Ibu Tiga Anak di Pangandaran Nyaris Tewas Bunuh Diri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 16px\"><strong>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN.<\/strong> Akibat permasalahan rumah tangga seorang petempuan bernama Iyem (30) warga Dusun Cipari 05\/02 Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, melakukan upaya bunuh diri dengan meminum racun serangga dan cairan pemutih, sekitar pukul 14.00 WIB, Minggu (3\/9) siang ini.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-55418\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/832017155826.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/832017155826.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/832017155826-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/832017155826-768x432.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/832017155826-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/832017155826-75x42.jpg 75w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Beruntung peristiwa tersebut diketahui suaminya sehingga racun yang masuk ke tubuhnya belum terlalu banyak. Meskipun demikian sempat tak sadarkan diri dan mulutnya berbusa.<\/p>\n<p>Korban pun segera dilarikan ke Puskesmas Pangandaran oleh pihak kepolisian agar mendapat penanganan medis.<\/p>\n<p>Menurut suami korban, Edi kusmawan (57), istrinya menenggak racun serangga dicampur cairan pemutih.<\/p>\n<p>&#8220;Untung saya pergoki dan langsung saya tepis hingga belum diminum seluruh isi gelas,&#8221;ujar Edi.<\/p>\n<p>Dirinya langsung meminta tolong warga lain. Wargapun segera berdatangan ke rumahnya dan warga lainnya melapor ke pihak kepolisian.<\/p>\n<p>Edi menambahkan sebelumnya memang terjadi cekcok persoalan rumah tangga. Isterinya cemburu dan menuduhnya selingkuh.<\/p>\n<p>&#8220;Padahal saya tidak selingkuh. Saya kerap pergi karena mencari nafkah, mencari ikan di sungai,&#8221;dalihnya.<\/p>\n<p>Sementara menurut korban, dia hendak mengakiri hidupnya karena putus asa. Dia dan tiga anaknya terabaikan dan menuding suaminya tidak bertanggung jawab dalam menafkahi hidupnya.<\/p>\n<p>Hingga berita ini ditayangkan, pihak medis Puskesmas Pangandaran masih terus melakukan upaya pertolongan secara medis dan kasus ini ditangani Kepolisian Polsek Sidamulih. <strong>(Iwan Mulyadi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Akibat permasalahan rumah tangga seorang petempuan bernama Iyem (30) warga Dusun Cipari 05\/02 Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, melakukan upaya bunuh diri dengan meminum racun serangga dan cairan pemutih, sekitar pukul 14.00 WIB, Minggu (3\/9) siang ini. Beruntung peristiwa tersebut diketahui suaminya sehingga racun yang masuk ke tubuhnya belum terlalu banyak. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":55418,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6],"class_list":["post-55417","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55417"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55417\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55418"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}