{"id":56668,"date":"2017-09-17T18:02:29","date_gmt":"2017-09-17T11:02:29","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=56668"},"modified":"2017-09-17T20:16:28","modified_gmt":"2017-09-17T13:16:28","slug":"soal-kasus-pencabulan-di-pangandaran-bupati-jeje-prihatin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/09\/17\/soal-kasus-pencabulan-di-pangandaran-bupati-jeje-prihatin\/","title":{"rendered":"Bupati Jeje Angkat Bicara Soal Pencabulan di Pangandaran"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 16px;\">wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN<\/strong><span style=\"font-size: 16px;\">. Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata mengaku prihatin atas kasus dugaan pencabulan yang menimpa puluhan siswa sekolah dasar di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Saya juga kaget ada kasus seperti ini. Pangandaran tiba-tiba terkenal, namun dengan hal negatif,&#8221; kata Jeje, Sabtu (16\/9) kemarin.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-56669\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/8172017174947.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/8172017174947.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/8172017174947-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/8172017174947-768x432.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/8172017174947-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/8172017174947-75x42.jpg 75w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Bupati Jeje mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melihat secara jernih bagai kasus ini sampai terjadi, serta langkah-langkah apa yang akan dilakukan untuk mencegah terulangnya kasus serupa.<\/p>\n<p>&#8220;Kita juga akan menelusuri bagaimana ada orang luar dinas dapat mengajar kegiatan eskul di sekolah tersebut hingga &#8216;melukai&#8217; para siswa. Kita sangat prihatin dengan kasus ini dan telah mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Pangandaran,&#8221; ujar Jeje.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Sementara Itu Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Agus Nurdin mengatakan, peristiwa tersebut akan menjadi alat evaluasi agar ke depan sekolah bisa menjadi &#8216;rumah ke dua&#8217; yang aman dan nyaman bagi anak-anak.<\/span><\/p>\n<p>Selain itu Lanjut Agus, Disdikpora Kabupaten Pangandaran juga akan mempertimbangkan untuk melakukan pengkajian kurikulum agar seluruh peserta didik mendapatkan tambahan kompetensi untuk menghindari hal-hal seperti ini ke depan. Antara lain dengan menyisipkan materi tambahan pada mata pelajaran IPA dan atau Agama.<\/p>\n<p>&#8220;Dinas juga akan memberikan pengarahan kepada guru untuk lebih intens mengawasi dan memberikan pembelajaran terkait hal-hal Perlindungan Anak,&#8221;ujarnya. <strong>(Iwan Mulyadi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata mengaku prihatin atas kasus dugaan pencabulan yang menimpa puluhan siswa sekolah dasar di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. &#8220;Saya juga kaget ada kasus seperti ini. Pangandaran tiba-tiba terkenal, namun dengan hal negatif,&#8221; kata Jeje, Sabtu (16\/9) kemarin. Bupati Jeje mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melihat secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":56669,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6],"class_list":["post-56668","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56668"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56668\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56669"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}