{"id":56725,"date":"2017-09-17T21:35:49","date_gmt":"2017-09-17T14:35:49","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=56725"},"modified":"2017-09-17T21:37:34","modified_gmt":"2017-09-17T14:37:34","slug":"dua-orang-yang-hilang-di-kawah-gunung-galunggung-kemungkinan-masih-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/09\/17\/dua-orang-yang-hilang-di-kawah-gunung-galunggung-kemungkinan-masih-hidup\/","title":{"rendered":"Dua Orang yang Hilang di Kawah Gunung Galunggung Kemungkinan Masih Hidup"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.<\/strong> Gunung Galunggung Longsor. Dua orang warga diduga jadi korban longsor di Kawah Gunung Galunggung. Keduanya bernama Ajat dan Dadang yang sedang mencari burung di hutan areal kawah.<\/p>\n<p>Kejadian longsor sempat didengar oleh pedagang, Iim (58) dengan adanya\u00a0 suara gemuruh yang dikiranya gempa. Iim \u00a0juga luka tertimpa reruntuhan kios jualan akibat longsor tesebut.<\/p>\n<p>Korban yang hilang, Ajat Sudrajat (34) warga Kubang Eceng, Desa Mekarjaya, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya dikabarakan hilang saat mencari burung di area tebing yang longsor di Kawah Gunung Galungung itu.<\/p>\n<p>Keluarga Ajat merasa curiga karena biasanya suaminya pulang setiap mencari burung pukul 20.00 WIB, namun sampai pagi tidak kunjung datang.<\/p>\n<p>Menurut Irsa (31), istri Ajat saat ditanya sejumlah waratawan di lokasi, dari semalam suaminya tidak pulang. \u201cBiasanya setengah lima sudah pulang. Saya tunggu sampe pagi nggak pulang-punag. Paling telat suami saya nyampe rumah jam delapan malam soalnya suami saya kesuaknya mencari burung,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia berharap suaminya kembali dengan selamat. \u201cMudah-mudahan tidak terjadi apa-apa terhadap suami saya,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Petugas baik dari BPBD ataupun polisi hingga kini belum bisa melakukan pencarian terhadap dua korban akibat lokasi longsor yang masih berbahaya, karena dikhawatirkan ada longsor susulan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Manager Obyek Wista Gunung Galungung, Yaya Sutarya dalam keterangan persnya mengatakan, terkait dua orang hilang itu segala kemungkinan bisa terjadi.<\/p>\n<p>\u201cKebetulan kita tidak ada saksi bahwa kedua orang tersebut ke mana. Cuma saksi terakhir yang berda di Kawah Gunug Galungung yang kiosnya tertimbun tidak melihat dua orang tersebut berada di sekitar lokasi longsor tersebut,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Masih kata Yaya, yang pasti kalau korban untuk sementara satu orang pemilik warung yang mengali luka akibat tertimbun warungnya yang amruk. <strong>(Andri\/WP)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/09\/17\/kawah-gunung-galunggung-longsor-dua-orang-hilang\/\"><strong>Kawah Gunung Galunggung Longsor, Dua Orang Hilang<\/strong><\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Gunung Galunggung Longsor. Dua orang warga diduga jadi korban longsor di Kawah Gunung Galunggung. Keduanya bernama Ajat dan Dadang yang sedang mencari burung di hutan areal kawah. Kejadian longsor sempat didengar oleh pedagang, Iim (58) dengan adanya\u00a0 suara gemuruh yang dikiranya gempa. Iim \u00a0juga luka tertimpa reruntuhan kios jualan akibat longsor tesebut. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":56728,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-56725","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56725"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56725\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56728"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}