{"id":56827,"date":"2017-09-18T19:54:17","date_gmt":"2017-09-18T12:54:17","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=56827"},"modified":"2017-09-19T10:51:30","modified_gmt":"2017-09-19T03:51:30","slug":"korban-selamat-longsor-kawah-galunggung-mengaku-berlindung-di-kubah-masjid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/09\/18\/korban-selamat-longsor-kawah-galunggung-mengaku-berlindung-di-kubah-masjid\/","title":{"rendered":"Korban Selamat Longsor Kawah Galunggung Mengaku Berlindung di Kubah Masjid"},"content":{"rendered":"<p class=\"yiv7062166902MsoNormal\" style=\"text-align: left;\" align=\"center\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><strong style=\"font-size: 16px;\">wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA<\/strong>. Seorang pedagang jadi korban longsor tebing kawah Gunung Galunggung, Tasikmalaya, Jawa Barat. Meski terluka parah, nyawanya tertolong setelah berlindung di masjid yang berada di kawasan kawah Gunung Galunggung.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv7062166902MsoNormal\" style=\"text-align: left;\" align=\"center\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Iim Ibrahim, warga Linggajati, Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, adalah salah satu korban longsor tebing di kawah Gunung Galunggung pada Sabtu sore lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Pedagang yang memiliki kios di bibir kawah ini mengalami luka serius di bagian kaki kanannya setelah tertimpa material longsoran. Korban harus mendapat 39 jahitan di kakinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Pada saat itu, korban tengah berjualan di kios miliknya saat longsor di tebing kawah terjadi. Selain menimpa kios miliknya, sebuah masjid yang biasa digunakan pengunjung untuk shalat juga luluh lantak dihantam material pasir dan batu besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Beruntung, nyawanya selamat setelah berlindung di masjid yang berada di lokasi kawah. Meski sempat terjepit dinding masjid, namun Iim Ibrahim mampu menyelamatkan diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-56831 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC09511.jpg\" alt=\"\" width=\"531\" height=\"299\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC09511.jpg 4032w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC09511-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC09511-768x433.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC09511-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC09511-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC09511-75x42.jpg 75w\" sizes=\"(max-width: 531px) 100vw, 531px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Pengakuannya, sebelum longsor besar menimpa, longsor skala kecil terjadi sebanyak 20 kali lebih. Sejumlah pengunjung yang tengah berkemah langsung meninggalkan lokasi longsoran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">&#8220;Setelah saya mau melarikan diri, longsor langsung besar. Longsor masjid, warung. Saya kena besi atau keramik hingga terluka dan mendapat 39 jahitan, Saya selamat setelah berlindung di masjid. Bahkan saya terhimpit puing besar, namun \u00a0ada yang mengangkat. Entah siapa yang bantu saya,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Meski demikian, Iim Ibrahim tidak melihat dua orang pencari burung yang masih dinyatakan hilang. Dugaannya, kedua korban masuk lokasi kawah sejak Sabtu subuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Pihak BPBD Kabupaten Tasikmalaya masih berupaya mencari korban hilang. Tim SAR gabungan juga diturunkan ke lokasi longsoran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Ez Alfian mengungkapkan, saat berkunjung ke rumah korban longsor, setelah ditelusuri ternyata ada warga bernama Pak Iim Ibrahim, yang terluka di kaki. Adapun dua orang masih dicari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">&#8220;BPBD Kabupaten Tasikmalaya mencatat lokasi longsoran mencapai 30 hektar lebih. Munculnya patahan di atas tebing masih dikhawatirkan menimbulkan longsor susulan,&#8221; pungkasnya. (<strong>Andri\/WP<\/strong>)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang pedagang jadi korban longsor tebing kawah Gunung Galunggung, Tasikmalaya, Jawa Barat. Meski terluka parah, nyawanya tertolong setelah berlindung di masjid yang berada di kawasan kawah Gunung Galunggung. Iim Ibrahim, warga Linggajati, Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, adalah salah satu korban longsor tebing di kawah Gunung Galunggung pada Sabtu sore lalu. Pedagang yang memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":56831,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-56827","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56827","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56827"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56827\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56831"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}