{"id":57263,"date":"2017-09-22T06:45:41","date_gmt":"2017-09-21T23:45:41","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=57263"},"modified":"2017-09-22T08:40:17","modified_gmt":"2017-09-22T01:40:17","slug":"inilah-cara-unik-pemuda-di-ciamis-sambut-tahun-baru-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/09\/22\/inilah-cara-unik-pemuda-di-ciamis-sambut-tahun-baru-islam\/","title":{"rendered":"Inilah Cara Unik Pemuda di Ciamis Sambut Tahun Baru Islam"},"content":{"rendered":"<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><strong style=\"font-size: 16px;\">wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.<\/strong> Beragam macam cara dilakukan oleh seluruh umat Islam yang ada di Indonesia dalam memeriahkan dan menyambut Tahun Baru Islam 1439 H. Di wilayah Kabupaten Ciamis, peringatan 1 Muharam hampir dilaksanakan disetiap desa, dengan menampilkan berbagai kegiatan seperti pawai obor, sepak bola api, santunan, tausyia dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (20\/09) malam, terlihat ratusan pemuda yang ada di Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyambut Tahun Baru Islam, dengan cara bermain sepak bola api dengan menggunakan batok buah kelapa yang dilumuri minyak tanah dan dibakar.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Tanpa rasa takut para pemain sepak bola api yang terdiri dari 5 orang pemain setiap regunya tersebut berebut bola yang menyala-nyala. Mereka pun berusaha menyarangkan bola ke dalam gawang sang lawan seperti halnya sepak bola biasanya. Pertandingan yang hanya berlangsung setahun sekali itu menjadi hiburan yang unik dan menarik bagi warga disekitar Tamkot wilayah Kecamatan Pamarican.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-57264 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/CIMG2025.jpg\" alt=\"\" width=\"445\" height=\"334\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/CIMG2025.jpg 3648w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/CIMG2025-300x225.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/CIMG2025-768x576.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/CIMG2025-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/CIMG2025-125x94.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/CIMG2025-75x56.jpg 75w\" sizes=\"(max-width: 445px) 100vw, 445px\" \/><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Mereka berduyun-duyun datang ke lapangan yang ada di Dusun tersebut, untuk menyaksikan jalannya pertandingan sepak bola api yang terbilang unik dan ekstrim tersebut. Mereka pun bersorak-sorai saat pemain kesayangan yang mereka dukung berhasil menyarangkan bola api ke dalam gawang lawannya. Meski cukup berbahaya, namun para pesertanya sama sekali tidak terbakar ataupun terluka. Mereka pun mengaku tidak melakukan ritual khusus sebelum memainkan sepak bola tersebut.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">&#8221;Sebelum melakukan pertandingan sepak bola api dimulai, terlebih dahulu para peserta memanjatkan doa untuk minta keselamatan. Dalam permainan sepak bola api kuncinya hanya satu yaitu para peserta harus lebih memiliki rasa kepercayaan diri dan mampu mengendalikan hati agar tidak sombong,&#8221; ungkap salah seorang pemain bola api, Sena.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Ketua panitia penyelenggara, Khoerul Anam mengungkapkan, acara tersebut sudah menjadi tradisi tahunan para pemuda yang ada di Dusun Kertaharja dalam rangka memeriahkan dan menyambut datangnya Tahun Baru Islam.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">&#8221;Kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk mengingatkan umat Islam khususnya yang ada di wilayah Dusun Kertaharja akan datangnya Tahun Baru Islam dan menyadari makna untuk berhijrah dari keburukan pada jalan yang lebaih baik dan ikhlas,&#8221; tandasnya. (<strong>Baehaki Efendi\/WP).<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Beragam macam cara dilakukan oleh seluruh umat Islam yang ada di Indonesia dalam memeriahkan dan menyambut Tahun Baru Islam 1439 H. Di wilayah Kabupaten Ciamis, peringatan 1 Muharam hampir dilaksanakan disetiap desa, dengan menampilkan berbagai kegiatan seperti pawai obor, sepak bola api, santunan, tausyia dan lain-lain. Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (20\/09) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":57264,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24],"class_list":["post-57263","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57263","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57263"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57263\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57263"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57263"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57263"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}