{"id":57662,"date":"2017-09-25T04:07:39","date_gmt":"2017-09-24T21:07:39","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=57662"},"modified":"2017-09-25T04:07:39","modified_gmt":"2017-09-24T21:07:39","slug":"skala-cisaga-jangan-berikan-peluang-komunisme-tumbuh-di-negeri-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/09\/25\/skala-cisaga-jangan-berikan-peluang-komunisme-tumbuh-di-negeri-ini\/","title":{"rendered":"SKALA Cisaga: &#8220;Jangan Berikan Peluang Komunisme Tumbuh di Negeri Ini!&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-ciamis\/\">BERITA CIAMIS<\/a>.<\/strong> Minggu (24\/09) malam, ratusan muda-mudi memadati Alun-Alun Cisaga, Kabupaten Ciamis. Mereka mulai berdatangan sejak selepas maghrib. Rintik gerimis yang cukup rapat yang membuat udara dingin, faktanya takmampu menghentikan langkah mereka untuk keluar rumah.<\/p>\n<p>\u201cSedikit gerimis, tidak masalah. Saya yakin teman-teman yang lain akan tetap hadir!\u201d terang Devi Imansyah, seorang pemuda Cisaga yang saat ini diamanahi menjadi Ketua SKALA Enterprise, sebuah komunitas muda-mudi yang fokus pada karya kreatif khususnya di Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<p>Keyakinan Devi terbukti. Sekitar 19.30, ratusan muda-mudi sudah mulai menyemut di lokasi. Dipastikan, jumlah mereka lebih dari 200 orang. Belum lagi sebagian warga dan jajaran sesepuh se-Kecamatan Cisaga. Dan, total yang hadir tadi malam lebih dari 300 orang.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-57663 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/skala-cisaga-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/skala-cisaga-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/skala-cisaga-768x432.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/skala-cisaga-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/skala-cisaga-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/skala-cisaga-75x42.jpg 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/skala-cisaga.jpg 1032w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Ada sebuah layar proyektor yang cukup besar. Ratusan orang yang hadir terfokus pada layar putih berukuran kurang lebih 5-6 m<sup>2<\/sup> itu. Ratusan pasang mata para hadirin akan segera menyaksikan fragmen sejarah negeri ini, ketika para Pahlawan Revolusi menyiramkan darahnya demi keutuhan NKRI.<\/p>\n<p>Hampir tiga jam lamanya, ratusan warga Cisaga khusyu menyimak tayangan film dokumenter G 30 S\/PKI. Acara ini digagas oleh Koramil \u00a0dan Kecamatan \u00a0Cisaga beserta SKALA Enterprise. Takhanya muda-mudi, seluruh kepala desa, aparat kepolisian, tokoh alim ulama dan tokoh masyarakat se-Kecmatan Cisaga juga terlihat hadir berbaur bersama ratusan aktifis SKALA Enterprise.<\/p>\n<p>\u201cIni memang langkah kecil, tapi sangat berarti bagi kami sebagai putera ibu pertiwi. Kegiatan kecil ini adalah penegasan, dari kami warga Cisaga Ciamis, bahwa NKRI harus tetap utuh dan kami tidak akan membiarkan komunisme tumbuh! Sejarah komunis selalu berdarah-darah, jangan berikan peluang komunisme tumbuh di negeri ini!\u201d tegas Devi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Minggu (24\/09) malam, ratusan muda-mudi memadati Alun-Alun Cisaga, Kabupaten Ciamis. Mereka mulai berdatangan sejak selepas maghrib. Rintik gerimis yang cukup rapat yang membuat udara dingin, faktanya takmampu menghentikan langkah mereka untuk keluar rumah. \u201cSedikit gerimis, tidak masalah. Saya yakin teman-teman yang lain akan tetap hadir!\u201d terang Devi Imansyah, seorang pemuda Cisaga yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":57663,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-57662","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57662"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57662\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}