{"id":57733,"date":"2017-09-25T17:19:37","date_gmt":"2017-09-25T10:19:37","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=57733"},"modified":"2017-09-26T10:31:19","modified_gmt":"2017-09-26T03:31:19","slug":"12-remaja-di-tasikmalaya-dilarikan-ke-rs-usai-konsumsi-obat-terlarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/09\/25\/12-remaja-di-tasikmalaya-dilarikan-ke-rs-usai-konsumsi-obat-terlarang\/","title":{"rendered":"12 Remaja di Tasikmalaya Dilarikan ke RS Usai Konsumsi Obat Terlarang"},"content":{"rendered":"<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\"><strong>wartapriangan.com,\u00a0<\/strong><b>BERITA TASIKMALAYA.\u00a0<\/b>Sebanyak 12 remaja mendapat perawatan intensif. Mereka sakit karena diduga mengkonsumsi obat terlarang jenis narkoba. Ke 12 orang remaja dibawah umur di Kota Tasikmalaya ini, diduga menjadi korban pil yang belum diketahui jenisnya.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Korban kebanyakan mengalami gejala pusing dan kejang kejang, bahkan empat orang diantaranya terpaksa harus dirawat di intensif care unit.<span lang=\"IN\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Salah satunya adalah remaja berinisial ZR warga Kampung\u00a0 Sidaleuwih Desa Puteran \u00a0Kecamatan Pager Ageung Kabupaten Tasikmalaya, yang masih duduk dikelas 9 MTS ini terpaksa harus dirawat intensif di RD Jasa Kartini, setelah sebelumnya sempat dirawat di ICU, karena menelan dua pil yang diduga narkoba.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Menurut pengakuan korban ia mengkonsumsi pil tersebut setelah di kasih oleh temannya bernama RK\u00a0 pada sabtu pagi kemarin.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Namun setelah dimakan, besoknya di mengeluhkan pusing dan kejang kejang dan mulutnya kaku, sehingga orangtuanya membawanya ke Puskesmas Ciawi.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-57735 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00324-1.jpg\" alt=\"\" width=\"497\" height=\"280\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00324-1.jpg 4032w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00324-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00324-1-768x433.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00324-1-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00324-1-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00324-1-75x42.jpg 75w\" sizes=\"(max-width: 497px) 100vw, 497px\" \/><\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Krena keterbatasan peralatan, pihak medis di Puskesmas menyarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Jasa Kartini. Dirinya tidak mengetahui jenis pil tersebut, bahkan teman yang memberi pil tersebut juga dilarikan ke ruma<span lang=\"IN\">h\u00a0<\/span>sakit umum karena menderita gejala yang sama.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Menurut salah seorang orang tua korban Cacah (43) mereka tidak tahu pervis penyebabnya. &#8220;Saya tidak tahu kondisinya, nggak bisa ditanya. Omongannya melantur setelah minum tersebut,&#8221;ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Sementara itu ketua KPAI Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan telah mendapatkan laporan adanya anak dibawah umur yang menjadi korban penggunaan pil yang belum di ketahui jenisnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">&#8220;Sebanyak 12 orang, dan semuanya dirawat di beberapa tempat. Bahkan empat orang diantaranya harus mendapatkan perawatan khusus. Namun hingga kini belum jelas pil yang dikonsumsi. Hanya saja berdasarkan dampak dari korban ciri cirinya mendekati penggunaan Pil PCC,&#8221;paparnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Masih Kata Ati Rinanto,jumlah korban semuanya ada 12. mendapat petolongan medis ada sembilan orang yang sembilan. Bahkan ada yang koma sebetulnya yang mereka minum tidaka paham korban seperti ngesumsi seprti jenis pcc.<span lang=\"IN\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"yiv8351431779MsoNormal\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">&#8220;Kami dari pihak KPAI dan keluarga korban akan bekerjasama dengan pihak kepolisian, untuk mencari penyebab sebenarnya,&#8221;ujarnya. (<strong>Andri\/WP<\/strong>)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com,\u00a0BERITA TASIKMALAYA.\u00a0Sebanyak 12 remaja mendapat perawatan intensif. Mereka sakit karena diduga mengkonsumsi obat terlarang jenis narkoba. Ke 12 orang remaja dibawah umur di Kota Tasikmalaya ini, diduga menjadi korban pil yang belum diketahui jenisnya. Korban kebanyakan mengalami gejala pusing dan kejang kejang, bahkan empat orang diantaranya terpaksa harus dirawat di intensif care unit.\u00a0 Salah satunya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":57735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-57733","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57733","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57733"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57733\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57733"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57733"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57733"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}