{"id":57863,"date":"2017-09-26T18:33:49","date_gmt":"2017-09-26T11:33:49","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=57863"},"modified":"2017-09-26T18:37:13","modified_gmt":"2017-09-26T11:37:13","slug":"belasan-remaja-kota-santri-korban-obat-terlarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/09\/26\/belasan-remaja-kota-santri-korban-obat-terlarang\/","title":{"rendered":"Belasan Remaja di Kota Santri Konsumsi Narkoba, Ini Reaksi Bupati Uu"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-tasikmalaya\/\">BERITA TASIKMALAYA<\/a>.<\/strong>\u00a0Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum siang tadi, Selasa (26\/09) menjenguk \u00a0anak korban penyalahgunaan obat keras di Rumah Sakit Jasa Kartini. orang nomor satu di kota santri ini mengaku prihatin anak usia sekolah mengkonsumsi obat keras hingga harus dirawat.<\/p>\n<p>Bahkan, beberapa orang anak sengaja meminum obat eximer saat berada di lingkungan sekolah. Selain salah pergaulan, minimnya pengawasan orang tua dan guru di sekolah jadi penyebabnya. Menurut Uu, dibutuhkan pendidikan agama dan karakter seperti di pondok pesantren sebagai salah satu solusi.<\/p>\n<p>Meski obat yang dikonsumsi korban berasal dari Bekasi, Uu berjanji akan mencabut izin oprasional dan menutup apotek di Tasikmalaya jika terbukti menjual obat terlarang tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKalau ada apotek yang menjual atau mengedarkan barang terlarang tersebut\u00a0 akan kami cabut izinnya!\u201d tegas Uu, berang. Selain dicabut, menurut Uu, apotek tersebut juga jelas akan dikenai sanksi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-57858 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00416-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00416-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00416-768x433.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00416-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00416-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/DSC00416-75x42.jpg 75w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Sementara itu, akibat keterbatasan biaya, \u00a0salah satu keluarga korban berencana membawa pulang anaknya dari rumah sakit. Mereka khawatir biaya perawatan membengkak. Apalagi, keluarga tersebut belum memiliki kartu BPJS dan Jamkesda.<\/p>\n<p>Kepada sejumlah wartawan Uu memberikan pernyataan usai menjenguk para korban, bahwa keluarga yang tidak mampu akan diberikan bantuan.<\/p>\n<p>\u201cUntuk keluarga yang terkategori tidak mampu, biayanya akan dibantu. Semuanya akan ditanggung,\u201d terang Uu.<\/p>\n<p>Sebagaimana diberitakan Warta Priangan sebelumnya, 12 anak remaja di Kota Santri dilaporkan masuk rumah sakit dan harus dirawat secara intensif. Mereka diduga mengkonsumsi obat terlarang jenis narkoba. Hingga saat ini, dari 12 remaja yang jadi korban narkoba, tinggal satu orang yang masih berada di ruang ICU.<strong>\u00a0(Andri\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.\u00a0Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum siang tadi, Selasa (26\/09) menjenguk \u00a0anak korban penyalahgunaan obat keras di Rumah Sakit Jasa Kartini. orang nomor satu di kota santri ini mengaku prihatin anak usia sekolah mengkonsumsi obat keras hingga harus dirawat. Bahkan, beberapa orang anak sengaja meminum obat eximer saat berada di lingkungan sekolah. Selain salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":57865,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-57863","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57863","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57863"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57863\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57865"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}