{"id":58570,"date":"2017-10-01T11:24:57","date_gmt":"2017-10-01T04:24:57","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=58570"},"modified":"2017-10-01T11:24:57","modified_gmt":"2017-10-01T04:24:57","slug":"fantastis-ini-dia-penghasilan-psk-di-tasik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/10\/01\/fantastis-ini-dia-penghasilan-psk-di-tasik\/","title":{"rendered":"Fantastis! Ini Dia Penghasilan PSK di Tasik"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/?p=58570&amp;preview=true\">BERITA TASIKMALAYA<\/a>.\u00a0<\/strong>Operasi yang digelar aparat Jumat (29\/09) lalu berhasil mengungkap berapa kisaran <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/?p=58570&amp;preview=true\">tarif PSK di Tasik<\/a>. Ironis, penghasilan Penjaja Seks Komersial di daerah berjuluk Kota Santri dalam semalam ternyata cukup fantastis!<\/p>\n<p>\u201cSaya minta Rp. 300 ribu,\u201d terang Bunga (nama samaran). \u00a0Janda anak satu dari Cipatujah ini menyampaikan pengakuannya di hadapan aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya.<\/p>\n<p>Tarif perempuan berusia 23 tahun mungkin tidak terlalu mahal. Tapi tunggu dulu, dalam semalam, paling sedikit Bunga melayani dua orang hidung bulang. Artinya, penghasilan yang ia peroleh minimal Rp. 600 ribu semalam. Dan, tidak selalu dua konsumen dalam semalam. Kisarannya dua sampai enam orang. Kalau kebetulan lagi <em>marema<\/em>, berarti Bunga bisa meraup Rp. 1,5 juta dalam semalam.<\/p>\n<p>\u201cRata-rata 2-6 orang dalam semalam,\u201d terang Bunga pada petugas. Jawabannya singkat-singkat, seraya menundukk dan menutupi wajah dengan jemari tangannya.<\/p>\n<p>Itu baru pengakuan Bunga, pemain pinggir jalan. Untuk kalangan eksekutif, tarif yang dipatok PSK di Tasik ternyata cukup mencenggangkan. Ada yang minta bayaran hingga puluhan juta rupiah untuk satu kali main.<\/p>\n<p>\u201cSebetulnya tidak ada harga patokan sih. Kalau kita lagi kepepet butuh uang, kadang Rp. 3-5 juta juga kita ambil aja lah. Tapi kalau situasi sedang normal, seringnya saya minta Rp. 15 juta,\u201d terang Mawar saat berbincang dengan Warta Priangan di salah satu sudut di Kota Tasikmalaya.<\/p>\n<p>Secara terang-terangan Mawar mengaku sebagai penjaja seks. Bagi Mawar, menjadi PSK di Tasik adalah jalan paling mungkin untuk memenuhi kebutuhan kuliah dirinya. Usia Mawar dan Bunga sebenarnya sama, 23 tahun. Tapi kelas dan segmen pasar mereka berbeda. Bunga setiap malam beroperasi di jalan, sementara Mawar cukup menunggu panggilan lewat gadget mahal seharga belasan juta yang ia pegang sehari-hari.<\/p>\n<p>\u201cSaya jarang melayani lebih dari satu laki-laki dalam semalam. Tarif saya itu untuk semalam penuh. Jadi yaa kisarannya Rp. 5 \u2013 15 juta per malam, tergantung situasi tadi,\u201d papar Mawar. Gila, itu artinya, penghasilan <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/?p=58570&amp;preview=true\">PSK di Tasik<\/a> ini bisa menyentuh angka setengah milyar rupiah per bulan!<\/p>\n<p>\u201cEhmm.. awal tahun ini pernah ada yang ngasih Rp. 50 juta untuk dua malam, saya diajak ke Pangandaran sama dia. Tamu dari Jakarta,\u201d pungkas Mawar, <em>mojang lenjang<\/em> asal Tasik yang mengaku sudah tiga tahun terjun di dunia malam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.\u00a0Operasi yang digelar aparat Jumat (29\/09) lalu berhasil mengungkap berapa kisaran tarif PSK di Tasik. Ironis, penghasilan Penjaja Seks Komersial di daerah berjuluk Kota Santri dalam semalam ternyata cukup fantastis! \u201cSaya minta Rp. 300 ribu,\u201d terang Bunga (nama samaran). \u00a0Janda anak satu dari Cipatujah ini menyampaikan pengakuannya di hadapan aparat Satpol PP Kota [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":58571,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19,4460],"class_list":["post-58570","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya","tag-satpol-pp-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58570"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58570\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}