{"id":60418,"date":"2017-10-11T16:02:51","date_gmt":"2017-10-11T09:02:51","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=60418"},"modified":"2017-10-11T16:02:51","modified_gmt":"2017-10-11T09:02:51","slug":"jembatan-hanyut-akses-warga-desa-di-ciamis-terputus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/10\/11\/jembatan-hanyut-akses-warga-desa-di-ciamis-terputus\/","title":{"rendered":"Jembatan Hanyut, Akses Warga Desa di Ciamis Terputus"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.<\/strong> Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Cigerentel, tepatnya di Dusun Pasirangin, RT 22 RW 07, Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, hanyut terbawa derasnya arus air yang mengalir di Sungai Cigerentel. Kini warga yang berada di wilayah tersebut mengalami kesulitan untuk mengangkut hasil bumi dan beraktifitas rutin sehari-hari.<\/p>\n<p>Jembantan gantung ini merupakan akses penguhubung antara warga yang tinggal di Lingkungan RT 22, dengan RT 37, Dusun Pasirangin, Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Sekalipun ada jalan lain, jarak tempuh sangatlah jauh.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-60419 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/JEMBATAN-HANYUT-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"333\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/JEMBATAN-HANYUT-300x200.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/JEMBATAN-HANYUT-125x83.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/JEMBATAN-HANYUT-75x50.jpg 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/JEMBATAN-HANYUT-310x205.jpg 310w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/JEMBATAN-HANYUT.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p>Warga di lingkungan RT 37 meminta, pemerintah segera turun tangan memperbaiki jembatan\u00a0gantung yang hanyut. Sementara ini, warga yang melakukan aktifitas rutin sehari-hari harus memutar menggunakan jalan lain, dengan jarak tempuh yang lumayan jauh. Bila ingin cepat sampai warga harus berani menyebrangi sungai, itu pun dilakukan bila air sungai sedang surut.<\/p>\n<p>\u201cWarga yang tinggal di lingkungan RT 37, jika akan melakukan aktifitas rutin sehari-hari menggunakan jalan lain. Bila ingin cepat sampai ke lingkungan RT 22, warga harus menyebrangi sungai. Itu pun dilakukan bila air sungai sedang surut,\u201d ungkap Kadus Pasirangin, Risnawati<\/p>\n<p>Sebelum terbawa hanyut, jembatan tersebut sempat diperbaiki warga\u00a0dengan alakadaranya, menggunakan bambu. Namun perbaikan tak bertahan lama. Dan akhirnya pada Rabu (11\/10) dinihari jembatan tersebut hanyut terbawa derasnya air yang mengalir di Sungai Cigerentel, akibat dari hujan semalaman yang mengguyur wilayah tersebut. <strong>(Baehaki Efendi\/WP).<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Cigerentel, tepatnya di Dusun Pasirangin, RT 22 RW 07, Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, hanyut terbawa derasnya arus air yang mengalir di Sungai Cigerentel. Kini warga yang berada di wilayah tersebut mengalami kesulitan untuk mengangkut hasil bumi dan beraktifitas rutin sehari-hari. Jembantan gantung ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":60419,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24],"class_list":["post-60418","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60418"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60418\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}