{"id":60948,"date":"2017-10-17T14:41:36","date_gmt":"2017-10-17T07:41:36","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=60948"},"modified":"2017-10-17T14:41:36","modified_gmt":"2017-10-17T07:41:36","slug":"puluhan-perguruan-tinggi-di-indonesia-akan-ditutup-pemerintah-kampus-kamukah-salah-satunya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/10\/17\/puluhan-perguruan-tinggi-di-indonesia-akan-ditutup-pemerintah-kampus-kamukah-salah-satunya\/","title":{"rendered":"Puluhan Perguruan Tinggi di Indonesia akan Ditutup Pemerintah, Kampus Kamukah Salah Satunya?"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL.<\/strong> Masyarakat dihimbau untuk berhati-hati memilih Perguruan Tinggi, pasalnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menghentikan operasional 25 perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Sebanyak 127 perguruan tinggi yang sekarang sedang kami lakukan, sebanyak 25 PTS di antaranya sudah kami berhentikan,&#8221; kata Menristekdikti Mohamad Nasir di Bandung.<\/p>\n<p>Menurut dia, penutupan itu berdasarkan beberapa faktor, seperti tidak bisa mengelola perguruan tinggi dengan baik, sudah tidak ada mahasiswa, dan terakhir terdapat kecurangan-kecurangan saat pelaksanaan operasional kampus.<\/p>\n<p>Sebelum menutup, pihak Kemenristekdikti sempat memberikan teguran agar perguruan tinggi yang bermasalah segera memperbaiki kinerjanya dengan kurun waktu 6-12 bulan. Akan tetapi, beberapa di antaranya mengabaikan peringatan tersebut sehingga pemerintah terpaksa menutupnya.<\/p>\n<p>Berikut daftar 25 perguruan tinggi yang resmi ditutup:<\/p>\n<ol>\n<li>Akademi Keperawatan Jayapura<br \/>\n2. STIKES Majapahit Singaraja<br \/>\n3. STKIP Indonesia Kupang<br \/>\n4. Sekolah Tinggi Teknologi dan Kejuruan Gianyar Bali<br \/>\n5. Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Kelautan Nusantara Kupang<br \/>\n6. Akademi Teknik Bima NTB<br \/>\n7. Universitas PGRI Nusa Tenggara Timur Kupang<br \/>\n8. Universitas Cakrawala Madiun<br \/>\n9. Universitas Tritunggal Surabaya<br \/>\n10. Akademi Sekretari Manajemen Lancang Kuning<br \/>\n11. Akademi Teknologi Lorena Medan<br \/>\n12. Akademi Seni Rupa dan Desain Akseri Yogyakarta<br \/>\n13. Akademi Teknologi Otomotif Nasional Yogyakarta<br \/>\n14. Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia Bantul<br \/>\n15. Akademi Keuangan dan Perbankan YIPK Yogyakarta<br \/>\n16. Akademi Kesejahteraan Sosial Tarakanita Yogyakarta<br \/>\n17. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga Provinsi Jawa Barat<br \/>\n18. Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Cakrawala Bogor<br \/>\n19. Akademi Sekretaris ISWI Jakarta<br \/>\n20. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia Jakarta<br \/>\n21. Sekolah Tinggi Administrasi Yapann Jakarta<br \/>\n22. Akademi Akuntansi Bentara Indonesia Jakarta<br \/>\n23. STKIP Suluh Bangsa Tangerang Selatan<br \/>\n24. STISIP Pusaka Nusantara Jakarta<br \/>\n25. Universitas PReston Indonesia Medan<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan penutupan perguruan tinggi yang bermasalah, semata-mata untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia yang harus mengejar ketertinggalan dengan negara tetangga.<\/p>\n<p>Di sisi lain, salah satu upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan yakni dengan mendorong penggabungan kampus-kampus yang masih dalam satu yayasan. Berdasarkan catatan dari Kemenristekdikti, sekitar 500 kampus yang akan melakukan merger.<\/p>\n<p><strong>(Berbagai Sumber)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL. Masyarakat dihimbau untuk berhati-hati memilih Perguruan Tinggi, pasalnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menghentikan operasional 25 perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia. &#8220;Sebanyak 127 perguruan tinggi yang sekarang sedang kami lakukan, sebanyak 25 PTS di antaranya sudah kami berhentikan,&#8221; kata Menristekdikti Mohamad Nasir di Bandung. Menurut dia, penutupan itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":60949,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[36],"class_list":["post-60948","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","tag-berita-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60948"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60948\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}