{"id":61687,"date":"2017-10-23T21:24:55","date_gmt":"2017-10-23T14:24:55","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=61687"},"modified":"2017-10-23T21:57:09","modified_gmt":"2017-10-23T14:57:09","slug":"semburan-lumpur-di-tasikmalaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/10\/23\/semburan-lumpur-di-tasikmalaya\/","title":{"rendered":"Ternyata Ini Penyebab Semburan Lumpur di Tasikmalaya"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.<\/strong> Semburan lumpur mirip Lumpur Lapindo terjadi di Tasikmalaya. Semburan lumpur di Tasikmalaya tersebut sempat membuat warga panik.<\/p>\n<p>\u201cYa betul ada semburan lumpur. Saat dilakukan pengeboran sumur untuk warga setempat. Namun alhamdulilah tidak mengandung gas, dan pada pukul 18:00 WIB semburan berkurang tingginya tinggal 30 sampai 50 cm,\u201d terang Kabid Darurat Logistik Badan Penagulangan Bencana Dareh (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriatna saat dihubungi wartawan melalui saluran telepon.<\/p>\n<p>Terjadinya semburan lumpur diduga dampak pembuatan sumur bor program bantuan kekeringan. Sumur itu ditargetkam memiliki kedalaman 100 meter. Namun baru 5 hari dikerjakan sampai kedalaman 45 m, sekitar pukul 11:00 tadi, terjadi semburan setinggi 10 meter berupa air panas bercampur lumpur.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-61688 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/semburan-lumpur-di-tasikmalaya-300x233.jpeg\" alt=\"\" width=\"430\" height=\"334\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/semburan-lumpur-di-tasikmalaya-300x233.jpeg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/semburan-lumpur-di-tasikmalaya-125x97.jpeg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/semburan-lumpur-di-tasikmalaya-75x58.jpeg 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/semburan-lumpur-di-tasikmalaya.jpeg 516w\" sizes=\"(max-width: 430px) 100vw, 430px\" \/><\/p>\n<p>\u201cPengeboran dilaksanakan oleh BAZIS karena daerah tersebut \u00a0mendapat bantuan dari pusat komite peduli umat,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Semburan lumpur itu muncul di Kampung Sindangrasa, Desa Cigunung, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya pada Senin siang (23\/10\/2017).<\/p>\n<p>Sementara dikabarkan hingga saat ini, Senin (23\/10\/2016) malam, lumpur masih keluar dari dalam tanah tempat pengeboran tersebut.<\/p>\n<p>Akibat\u00a0peristiwa tersebut, pengeboran sumur air bersih terpakasa dihentikan untuk sementara menunggu perkembangan semburan lumpur di Tasikmalaya itu.<\/p>\n<p>\u201cBPBD Kabupaten Tasikmalaya menungu hasil keputusan dan sudah dilaporkan ke badan geologi. Kita menunggu perkembangan 2 hari sampai 3 hari ke depan,\u201d pungkas Ria Supriatna. <strong>(Andri Ahmad Fauzi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Semburan lumpur mirip Lumpur Lapindo terjadi di Tasikmalaya. Semburan lumpur di Tasikmalaya tersebut sempat membuat warga panik. \u201cYa betul ada semburan lumpur. Saat dilakukan pengeboran sumur untuk warga setempat. Namun alhamdulilah tidak mengandung gas, dan pada pukul 18:00 WIB semburan berkurang tingginya tinggal 30 sampai 50 cm,\u201d terang Kabid Darurat Logistik Badan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":61688,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-61687","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61687","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61687"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61687\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}