{"id":62093,"date":"2017-10-27T09:53:10","date_gmt":"2017-10-27T02:53:10","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=62093"},"modified":"2017-10-27T09:53:10","modified_gmt":"2017-10-27T02:53:10","slug":"tim-pvmbg-jangan-mendekati-lokasi-semburan-lumpur-di-tasikmalaya-bahaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/10\/27\/tim-pvmbg-jangan-mendekati-lokasi-semburan-lumpur-di-tasikmalaya-bahaya\/","title":{"rendered":"Tim PVMBG: Jangan Mendekati Lokasi Semburan Lumpur di Tasikmalaya, Bahaya!"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-tasikmalaya\/\">BERITA TASIKMALAYA<\/a>.<\/strong> Petugas Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mendatangi lokasi semburan lumpur di Tasikmalaya, Kamis (26\/10\/2017) sore. Mereka memeriksa suhu dan kandungan gas, serta mengambil sampel air dan lumpur dari lokasi semburan.<\/p>\n<p>Petugas PUN menemukan fakta baru di lokasi semburan lumpur panas Cigunung itu. Hasil penelitian petugas vulkanologi di lapangan, lokasi semburan panas di Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya tersebut diidentifikasi sebagai kawasan gunung api tersier.<\/p>\n<p>\u201cKita belum simpulkan ini aktifitas gunung api yang terdekat ada Galunggung\u00a0tapi cukup jauh karaknya. Sementara kita lihat hasil batunya bukan hasil batuan gunung api,\u201d jelas Staff PVMBG Kementerian ESDM, David Ardiansyah, Kamis (26\/10\/2017).<\/p>\n<p>Hasil penelitian tim, mengatakan suhu di\u00a0 lokasi semburan menurun dari asalnya 80 derajat celcius lebih menjadi 77 derajat celcius. Tingkat keasaman atau PH \u00a0tercatat 7,3 di pinggir serta 7,4 di tengah semburan. Selain itu, petugas PVMBG hanya menemukan sedikit gas CO<sub>2<\/sub>\u00a0yang tidak membahayakan.<\/p>\n<p>Walau gasnya tidak berbahaya, tetapi warga diimbau tidak mendekati lokasi sembura. \u201cJangan mendekati lubang karena panas, walau gak ada gas berbahaya,\u201d imbaunya.<\/p>\n<p>Hal serupa ditegaskan\u00a0asi Pengendalian Bencana dan Mitigasi BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Adi Nugroho. \u201cSementara ini hanya hindari suhu airnya, panas. Setidaknya masyarakat diarahkan tidak mendekati lokasi air panas tersebut!\u201d<\/p>\n<p>Uap yang keluar dari lokasi semburan lumpur di\u00a0Tasimalaya itu juga membuat warga yang tinggal di sekitar lokasi terganggu.\u00a0Suhu di rumah mereka menjadi panas hingga tidak nyaman untuk beraktivitas.<\/p>\n<p>Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah\u00a0(BPBD)\u00a0pun memastikan tidak akan merelokasi warga terdampak semburan lumpur panas.\u00a0Namun warga diimbau tetap waspada. \u00a0<strong>(Andri Ahmad Fauzi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Petugas Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mendatangi lokasi semburan lumpur di Tasikmalaya, Kamis (26\/10\/2017) sore. Mereka memeriksa suhu dan kandungan gas, serta mengambil sampel air dan lumpur dari lokasi semburan. Petugas PUN menemukan fakta baru di lokasi semburan lumpur panas Cigunung itu. Hasil penelitian petugas vulkanologi di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":61890,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-62093","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62093","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62093"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62093\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62093"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62093"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62093"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}