{"id":65335,"date":"2017-11-09T13:58:03","date_gmt":"2017-11-09T06:58:03","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=65335"},"modified":"2017-11-11T16:38:01","modified_gmt":"2017-11-11T09:38:01","slug":"kafe-di-garut-bikin-resah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/11\/09\/kafe-di-garut-bikin-resah\/","title":{"rendered":"Keberadaan Sebuah Kafe di Garut Bikin Resah Warga"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-garut\/\">BERITA GARUT<\/a>.<\/strong> Keberadaan Kafe Kings yang konon milik Bupati Garut\u00a0 dianggap mengganggu ketentraman masyarakat sekitar. Terutama bagi pasien yang tengah dirawat di Puskesmas Wanaraja. Mereka merasa sangat terganggu oleh suara musik keras dari kafe tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Seperti yang diungkapkan Usep Gondrong, salah seorang warga Kecamatan Wanaraja yang kebetulan istrinya tengah dirawat di Puskesmas tersebut. Dia merasa sangat terganggu oleh bisingnya suara musik karena kebetulan lokasi Kafe King tersebut berhadapan dengan Puskesmas Wanaraja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Menurut Usep, bukan hanya dia dan istrinya yang terganggu, namun semua pasien yang dirawat di Puskesmas Wanaraja merasakan hal yang sama. \u201cMungkin pasien lain tidak berani menegur, karena semua orang tahu kalau Kafe Kings tersebut katanya milik orang nomor satu di Kabupaten Garut,\u201d papar Usep.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Kafe yang berlokasi di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut itu sempat diperingatkan oleh pihak Puskesmas melalui <em>security<\/em>-nya kepada pengelola kafe. \u201cKayaknya teguran tersebut tidak pernah digubris. Pihak Puskesmas pun tidak bisa berbuat banyak dan memilih pasrah,\u201d lanjut Usep.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Usep menjelaskan, keberadaan kafe tersebut lokasinya bersatu dengan Klinik Medika yang juga konon milik Bupati Garut. Sementara dihadapannya ada Puskesmas rawat inap dan Koramil Wanaraja. \u201cSaya heran, mengapa pihak Koramil sendiri tidak bisa berkutik. Padahal tahu, bahwa di Puskesmas setiap hari banyak pasien yang rawat inap,\u201d tambah Usep.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Usep berharap, Pemkab Garut bisa adil dan menegur pihak pengelola kafe tersebut. Pasalnya, selain mengganggu ketertiban masyarakat juga mengganggu kenyamanan para pasien yang ada di Puskesmas Wanaraja. (<strong>Yayat Ruhiyat\/WP)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA GARUT. Keberadaan Kafe Kings yang konon milik Bupati Garut\u00a0 dianggap mengganggu ketentraman masyarakat sekitar. Terutama bagi pasien yang tengah dirawat di Puskesmas Wanaraja. Mereka merasa sangat terganggu oleh suara musik keras dari kafe tersebut. Seperti yang diungkapkan Usep Gondrong, salah seorang warga Kecamatan Wanaraja yang kebetulan istrinya tengah dirawat di Puskesmas tersebut. Dia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":65336,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[3,4],"class_list":["post-65335","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-garut","tag-berita-garut","tag-garut"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65335"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65335\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}