{"id":65498,"date":"2017-11-10T16:09:07","date_gmt":"2017-11-10T09:09:07","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=65498"},"modified":"2017-11-10T16:09:07","modified_gmt":"2017-11-10T09:09:07","slug":"bank-bri-berencana-kurangi-karyawannya-secara-massal-ini-alasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/11\/10\/bank-bri-berencana-kurangi-karyawannya-secara-massal-ini-alasannya\/","title":{"rendered":"Bank BRI Berencana Kurangi Karyawannya Secara Massal, Ini Alasannya\u2026"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL<\/strong>. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)\u00a0tengah melakukan efisiensi. Akibat kebijakan tersebut, pihak manajemen BRI berencana akan mengurangi jumlah karyawannya.<\/p>\n<p>Efisiensi yang dimaksud, menurut Direktur Kepatuhan BRI Susy Liestiowaty\u00a0 adalah melakukan digitalisasi perbankan, mengubah proses yang sebelumnya manual menjadi digital.\u00a0Artinya, akan banyak layanan yang selama ini dilakukan secara manual akan menjadi digital. Cara ini akan membuat biaya operasional menjadi lebih murah.<\/p>\n<p><em>Efisiensi<\/em>\u00a0ini dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan sekaligus memberi penawaran harga kepada nasabah menjadi lebih murah. Direktur Kredit Mikro dan Ritel Priyastomo menegaskan efisiensi bukan hanya dari sisi operasional. Efisiensi pun dilakukan dari sisi proses. Sejauh ini, waktu pengurusan layanan kredit mikro dan kredit konsumer dipercepat dengan penerapan proses kredit digital. Meski belum diterapkan menyeluruh, ia berharap proses kredit secara digital mampu dilakukan tahun depan.<\/p>\n<p>Peralihan manual ke digital berdampak pada peran karyawan BRI. Saat ini, kata dia, ada sekitar 130 ribu pegawai BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. Angka tersebut terbagi untuk pegawai pendukung atau pelayanan sebesar 55 persen dan 45 persen\u00a0<em>marketing<\/em>\u00a0atau tenaga pemasaran.<br \/>\n&#8220;Yang akan tergerus terkait digitalisasi perbankan terutama dari sisi layanan atau\u00a0<em>support<\/em>\u00a0sehingga ke depan akan kita ubah\u00a0<em>support<\/em>\u00a0ini kita kurangi dan alihkan ke\u00a0<em>marketing,&#8221;<\/em>\u00a0ujar dia.<\/p>\n<p>Porsi jumlah pegawai pemasaran akan lebih besar dari pegawai layanan yakni 60 persen dengan 40 persen. Dia berharap dengan banyaknya tenaga pemasaran akan berdampak pada proses bisnis BRI ke depan menjadi lebih baik.<\/p>\n<p>Selain itu, kebutuhan pegawai anak perusahaan BRI seperti BRI Life dan BRI Finance bisa menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Anak perusahaan tersebut, kata dia, akan membutuhkan pegawai pemasaran yang cukup besar sementara pergeseran SDM dari induk perusahaan ke anak perusahaan atau sebaliknya akan sangat dimungkinkan. &#8220;Ini nanti merupakan bagian dari alih fungsi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><strong>Sumber: Republika.co.id<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)\u00a0tengah melakukan efisiensi. Akibat kebijakan tersebut, pihak manajemen BRI berencana akan mengurangi jumlah karyawannya. Efisiensi yang dimaksud, menurut Direktur Kepatuhan BRI Susy Liestiowaty\u00a0 adalah melakukan digitalisasi perbankan, mengubah proses yang sebelumnya manual menjadi digital.\u00a0Artinya, akan banyak layanan yang selama ini dilakukan secara manual akan menjadi digital. Cara ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":58897,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[36],"class_list":["post-65498","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","tag-berita-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65498"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65498\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58897"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}