{"id":66592,"date":"2017-11-17T16:09:52","date_gmt":"2017-11-17T09:09:52","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=66592"},"modified":"2017-11-27T08:55:24","modified_gmt":"2017-11-27T01:55:24","slug":"sebuah-rumah-di-tasikmalaya-nyaris-terbawa-longsor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/11\/17\/sebuah-rumah-di-tasikmalaya-nyaris-terbawa-longsor\/","title":{"rendered":"Sebuah Rumah di Tasikmalaya Nyaris Terbawa Longsor"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com. <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-tasikmalaya\/\">BERITA TASIKMALAYA<\/a><\/strong>. Sebuah rumah warga di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya nyaris ambruk akibat terbawa material longsor. Warga bergotong royong mengevakuasi rumah dengan alat manual karena posisi rumah yang sudah berada di bibir tebing mengancam rumah warga lain yang berada di bawahnya.<\/p>\n<p>Rumah itu milik Wawa Sutiana (52) warga Kampung Nagrak, Desa Salawu, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Rumah ini nyaris ambruk setelah tebing setinggi 8 meter yang berada di sampingnya, Jumat (17\/11\/2017) dini hari longsor.<\/p>\n<p>&#8220;Rumah milik Wawa sudah berada di bibir tebing akibat terbawa material longsor dan nyaris menimpa rumah warga yang berada di bawahnya,\u201d jelas Kepala Desa Salawu, Tatang Somantri.<\/p>\n<p>Tatang mengungkapkan, untuk mengantisipasi ambruknya rumah akibat terbawa longsor, warga dan para relawan dibantu anggota TNI dan Polri bahu membahu mengevakuasi rumah dengan alat seadanya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-66593 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/longsor-di-tasikmalaya-5-300x169.png\" alt=\"\" width=\"543\" height=\"306\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/longsor-di-tasikmalaya-5-300x169.png 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/longsor-di-tasikmalaya-5.png 600w\" sizes=\"(max-width: 543px) 100vw, 543px\" \/><\/p>\n<p>Seutas tali digunakan warga untuk menarik rumah ke posisi semula agar tidak terbawa longsor. Selain mengancam enam rumah yang berada di bawahnya, longsor juga mengakibatkan tiga rumah rusak akibat tertimpa material longsor.<\/p>\n<p>Pemilik rumah, Wawa Sutisna menjelaskan waktu kejadian ia sedang berada di dalam rumah. \u201cTahu-tahu ada bunyi yang jatuh. Ternyata rumah saya terbawa longsor,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Masih kata Wawa, ia langsung lari dan menyelamatakn keluarga. \u201cAlhamdulilah saya selamat,\u201d imbuh dia.<\/p>\n<p>Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Salawu juga mengakibatkan longsor dan pergerakan tanah di beberapa desa di Kecamatan Salawu.<strong> (Andri Ahmad Fauzi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Sebuah rumah warga di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya nyaris ambruk akibat terbawa material longsor. Warga bergotong royong mengevakuasi rumah dengan alat manual karena posisi rumah yang sudah berada di bibir tebing mengancam rumah warga lain yang berada di bawahnya. Rumah itu milik Wawa Sutiana (52) warga Kampung Nagrak, Desa Salawu, Kecamatan Salawu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":66593,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19,6868,6786],"class_list":["post-66592","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya","tag-longsor-di-tasikmalaya","tag-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66592"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66592\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}