{"id":67679,"date":"2017-11-28T16:30:50","date_gmt":"2017-11-28T09:30:50","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=67679"},"modified":"2017-11-28T16:30:50","modified_gmt":"2017-11-28T09:30:50","slug":"prediksi-final-liga-2-psms-medan-dan-persebaya-sama-sama-ngotot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/11\/28\/prediksi-final-liga-2-psms-medan-dan-persebaya-sama-sama-ngotot\/","title":{"rendered":"Prediksi Final Liga 2: PSMS Medan dan Persebaya Sama-Sama Ngotot"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-olahraga\/\">BERITA OLAHRAGA<\/a><\/strong>. PSMS Medan dan Persebaya Surabaya akan melakoni duel pamungkas dalam babak final Liga 2 musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (28\/11\/2017) pukul 19.00 WIB. Babak Final akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi nasional TVOne.<\/p>\n<p>Kedua tim memang sudah dipastikan lolos ke Liga 1 musim depan. Regulasi pemberian tiket promosi untuk tiga tim terbaik Liga 2 membuat PSMS\u00a0maupun Persebaya\u00a0yang sudah pasti menjadi dua tim teratas tak mungkin lagi kehilangan tiket tersebut.<\/p>\n<p>Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman mengakui meski target sudah tercapai, pasukannya tetap akan tampil\u00a0all out\u00a0untuk menghadapi Persebaya. Dan semua anak asuhan yang diturunkan diminta bermain lepas tanpa beban.<\/p>\n<p>Dari sisi kesiapan, Persebaya lebih baik karena main sebelumnya (laga semifinal) siang hari, sedangkan PSMS Medan bermain di malam hari. Dengan waktu istirahat yang lebih singkat ini, PSMS siap menatap laga final \u00a0dan menjadikan laga final ini sebagai motivasi pemain sendiri.<\/p>\n<p>Di Liga 2, Persebaya lolos sebagai juara Grup 5. Di babak 16 besar Persebaya lolos sebagai\u00a0runner up\u00a0Grup C di bawah Kalteng Putra sampai kemudian menjuarai Grup Y di babak 8 besar. Di laga semifinal kontra Martapura\u00a0FC, Persebaya menang dan akhirnya melaju ke final sekaligus kembali ke kasta tertinggi Indonesia musim depan.<\/p>\n<p>Persebaya Surabaya memiliki Irfan Jaya, penyerang berusia 21 tahun yang telah berkontribusi dalam 15 gol yang dicetak oleh Persebaya, dengan enam\u00a0assists\u00a0dan sembilan gol telah ia bukukan.<\/p>\n<p>Motivasi Persebaya\u00a0untuk membuktikan sebagai tim terbaik di Liga 2 dan siap menantang klub-klub lain di musim depan akan menjadi modal tersendiri pada laga nanti.\u00a0Juara perserikatan 1941, 1951, 1952, 1978, 1988, dan Liga Indonesia 1996\/1997, 2004 itu ingin membuktikan sebagai salah klub terbaik di Indonesia.<\/p>\n<p>Kedua tim diprediksi akan bermain ngotot untuk membukukan kemenangan sekaligus mentasbihkan sebagai jawara liga 2. Bisa jadi pertandingan akan berlanjut ke perpanjangan waktu dan adu penalty.<\/p>\n<p>Perkiraan Susunan Pemain<\/p>\n<p>PSMS (4-4-2): Abdul Rohim,\u00a0Fredyan Wahyu Sugiyantoro,\u00a0Roni Fatahillah, Wanda Syahputra, Gusti Sandria,\u00a0Elthon Maran,\u00a0Legimin Raharjo,\u00a0Alwi Slamat,\u00a0Frets Listanto Butuan,\u00a0Suhandi,\u00a0Made Wirahadi.<\/p>\n<p>Cadangan:\u00a0Ahmad Fauzi, Danie Pratama, Derry Erlangga, Hardiantono, Wayan Wardana, Choiril Hidayat, Dimas Drajad.<\/p>\n<p>Persebaya 4-4-2:\u00a0Miswar Saputra,\u00a0Abu Rizal Maulana,\u00a0Andri Muliadi,\u00a0Fandry Imbiri,\u00a0Irvan Febrianto,\u00a0Kurniawan Karman, M Hidayat, Rangga Muslim, Rendi Irwan,\u00a0Irfan Jaya,\u00a0Riky Kayame.<\/p>\n<p>Cadangan:\u00a0Dimas Galih,\u00a0Rachmat Irianto,\u00a0Rishadi Fauzi, Said Marjan, Sidik Saimima,\u00a0Nerius Alom,\u00a0Oktafianus Fernando.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>(IM\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA OLAHRAGA. PSMS Medan dan Persebaya Surabaya akan melakoni duel pamungkas dalam babak final Liga 2 musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (28\/11\/2017) pukul 19.00 WIB. Babak Final akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi nasional TVOne. Kedua tim memang sudah dipastikan lolos ke Liga 1 musim depan. Regulasi pemberian tiket [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":67681,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[482],"tags":[2153],"class_list":["post-67679","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-olahraga","tag-berita-olahraga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67679","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67679"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67679\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67681"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67679"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67679"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67679"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}