{"id":68410,"date":"2017-12-06T19:59:51","date_gmt":"2017-12-06T12:59:51","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=68410"},"modified":"2017-12-06T20:05:39","modified_gmt":"2017-12-06T13:05:39","slug":"sodomi-di-tasikmalaya-kab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/06\/sodomi-di-tasikmalaya-kab\/","title":{"rendered":"Miris! Seorang Anak di Tasikmalaya Sodomi 8 Anak Lainnya"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-tasikmalaya\/\">BERITA TASIKMALAYA.<\/a><\/strong> Kasus amoral yang menimpa usia anak di Tasikmalaya lagi-lagi mencuat. Seorang remaja di bawah umur diduga kecanduan sodomi. Tak tanggung-tanggung, jumlah dugaan korbannya mencapai 8 orang! Para korban juga masih anak-anak, usianya di bawah pelaku sodomi.<\/p>\n<p>Delapan orang anak yang diduga korban sodomi di Tasikmalaya teridentifikasi masih duduk di bangku sekolah dasar. Petang tadi, Rabu (06\/12\/2017), mereka menjalani visum di RSUD Kabupaten Tasikmalaya.<\/p>\n<p>Dengan didampingi oleh petugas dari P2TP2A dan KPAID Kabupaten Tasikmalaya, satu persatu terduga korban sodomi menjalani visum. Selain didampingi petugas, mereka juga didampingi oleh orang tua mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti kita periksa, apakah unsur paksaan dan iming-iming pelaku membawa dampak psikologis pada korban. Kita juga libatkan dokter jiwa,&#8221; terang Dr. Iman Firmansyah,\u00a0 Kepala Bidang Kemedikan RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya.<\/p>\n<p>Menurut pihak rumah sakit, korban sodomi umumnya mudah dikenali. Selain mengeluh sakit di bagian dubur, anak korban sodomi juga biasanya tiba-tiba menjadi pemurung dan takut.<\/p>\n<h3><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/06\/sodomi-di-tasikmalaya-kab\/2\/\">Meski Masih di Bawah Umur, Pelaku Tetap Diamankan (Halaman 2)<\/a><\/h3>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3>Meski Masih di Bawah Umur, Pelaku Tetap Diamankan<\/h3>\n<p>Terduga pelaku sodomi di Kabupaten Tasikmalaya saat ini sudah berada di Mapolres Tasikmalaya. Meskipun pelaku masih di bawah umur, namun tetap saja dia harus menjalani proses hukum yang berlaku. Lebih dari itu, pelaku dibawa ke Mapolres juga demi keamanan yang bersangkutan, karena bukan mustahil perilakunya bisa menyulut amarah massa.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau terbukti, pelaku bisa dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak,&#8221; terang Kasat Reskrim Polres Kabupaten Tasikmalaya, AKP Prima. Menurut AKP Prima, pihaknya saat ini intes melakukan koordinasi dengan KPAID dan P2TP2A Kabupaten Tasikmalaya.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku juga dititip di kita untun menjaga dari ancaman, sekaligus menjaga psikisnya,&#8221; tambah AKP Prima.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih memperdalam kasus sodomi di Tasikmalaya ini. Bukan mustahil, masih ada korban lain selain anak-anak yang hari ini menjalani visum.<strong> (Andri Ahmad Fauzi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus amoral yang menimpa usia anak di Tasikmalaya lagi-lagi mencuat. Seorang remaja di bawah umur diduga kecanduan sodomi. Tak tanggung-tanggung, jumlah dugaan korbannya mencapai 8 orang! Para korban juga masih anak-anak, usianya di bawah pelaku sodomi. Delapan orang anak yang diduga korban sodomi di Tasikmalaya teridentifikasi masih duduk di bangku sekolah dasar. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":68413,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19,7239,6786],"class_list":["post-68410","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya","tag-sodomi","tag-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68410","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68410"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68410\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68413"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68410"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68410"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68410"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}