{"id":68768,"date":"2017-12-10T10:57:57","date_gmt":"2017-12-10T03:57:57","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=68768"},"modified":"2017-12-11T08:35:19","modified_gmt":"2017-12-11T01:35:19","slug":"awas-rentenir-berkedok-koperasi-menggurita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/10\/awas-rentenir-berkedok-koperasi-menggurita\/","title":{"rendered":"Awas, Rentenir Berkedok Koperasi Menggurita di Pangandaran"},"content":{"rendered":"<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-pangandaran\/\">BERITA PANGANDARAN<\/a><\/strong>. Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Santono mengatakan, masih banyak warga di Indonesia termasuk di Kabupaten Pangandaran yang terjerat oleh\u00a0rentenir.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">&#8220;Saya mendapatkan laporan dan data langsung tentang keberadaan rentenir di Pangandaran. Ternyata aksinya sudah menggurita. Namun uniknya, warga yang dijerat oleh lintah darat tersebut tidak merasa terbebani, bahkan merasa terbantu,&#8221; katanya kepada wartapriangan.com, Sabtu (9\/12\/2017).<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Ia mengatakan, bunga pinjaman dari rentenir tersebut sangat besar, bahkan ada yang mencapai 50 persen. Namun\u00a0karena syaratnya dan pengembaliannya dipermudah, banyak warga yang terjerat dengan ulah rentenir yang terus berinovasi dalam melanggengkan aksinya itu.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Amin menyebut kebanyakan rentenir berkedok koperasi simpan pinjam (kosipa). Ia mengatakan praktik\u00a0rentenir\u00a0tersebut harus diberantas. Namun, hal itu tidak mudah dilakukan karena masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman modal usaha masih sulit menembus perbankan resmi. Apalagi ada syarat agunan dan BI cheking.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">&#8220;Sehingga mereka memilih meminjam uang ke rentenir yang lebih mudah dalam pengajuannya, walaupun harus dibebani oleh bunga yang besar,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Hal ini pun menjadi perhatian pihaknya. Apalagi kebanyakan korban renternir tersebut adalah warga menengah ke bawah dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang membutuhkan dana cepat untuk meningkatkan usahanya.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Amin mengatakan, karena\u00a0itu pihaknya akan terus menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah daerah setempat untuk membuat formulasi yang tepat agar masyarakat tidak terus terjerumus dalam dunia lintas darat.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Salah satunya dengan melibatkan pengusaha untuk siap memberikan bantuan dengan syarat mudah yang menjadi jembatan warga ke perbankan dengan pemerintah daerah sebagai penjaminnya.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">&#8220;Jika formula ini berjalan, kami yakin praktik rentenir di Pangandaran akan terkikis sedikit demi sedikit dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><strong>(Iwan Mulyadi\/WP)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Santono mengatakan, masih banyak warga di Indonesia termasuk di Kabupaten Pangandaran yang terjerat oleh\u00a0rentenir. &#8220;Saya mendapatkan laporan dan data langsung tentang keberadaan rentenir di Pangandaran. Ternyata aksinya sudah menggurita. Namun uniknya, warga yang dijerat oleh lintah darat tersebut tidak merasa terbebani, bahkan merasa terbantu,&#8221; katanya kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":68769,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6,8],"class_list":["post-68768","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran","tag-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68768"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68768\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68769"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}