{"id":68900,"date":"2017-12-12T06:54:06","date_gmt":"2017-12-11T23:54:06","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=68900"},"modified":"2017-12-12T08:31:16","modified_gmt":"2017-12-12T01:31:16","slug":"polres-tasik-gelar-razia-berantas-preman-di-tasikmalaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/12\/polres-tasik-gelar-razia-berantas-preman-di-tasikmalaya\/","title":{"rendered":"Polisi Gelar Razia Berantas Premanisme di Tasikmalaya"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-tasikmalaya\/\">BERITA TASIKMALAYA<\/a>.<\/strong> Polisi Senin pagi (11\/12\/2017) menggelar razia preman di Tasikmalaya. Sebanyak 18 orang pria yang berprofesi sebagai pengamen dan tukang parkir liar diamankan polisi dari beberapa lokasi di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.<\/p>\n<p>Keberadaan mereka dianggap kerap meresahkan masyarakat. Apalagi saat diamankan, beberapa orang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Petugas pun lalu menggelandangnya ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk dilakukan pembinaan.<\/p>\n<p>Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yudiono menuturkan, jajarannya sedang menggencarkan \u00a0operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan(KKYD) jelang akir tahun ini.\u00a0Di mana sasaran utamanya, tindakan premanisme, pencurian berat, pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian motor (Curanmor), senjata tajam, senjata api, bahan peledak, dan narkoba. Namun dalam operasi ini tidak ditemukan sajam ataupun bahan peledak.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-68901 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/12\/razia-preman-di-tasikmalaya-1-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"432\" height=\"288\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/12\/razia-preman-di-tasikmalaya-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/12\/razia-preman-di-tasikmalaya-1.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 432px) 100vw, 432px\" \/><\/p>\n<p>\u201cOperasi KKYD ini targetnya adalah para pelaku premanisme. Tadi yang kita amankan ada 18 orang. Sebagian \u00a0tidak memiliki KTP, pekerjaannya sebagai pengamen dan tukang parkir liar,&#8221; kata AKP Yudiono kepada <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\">wartapriangan.com<\/a>, Senin(11\/12\/2017).<\/p>\n<p>Kata dia, operasi pemberantasan premanisme itu dilakukan serentak pada beberapa wilayah Kota Tasikmalaya, termasuk di daerah Jalan mangin, Gubernur Swaka, dan Jalan Letnan Harun Tasikmalaya.<\/p>\n<p>Langkah demikian, diharapkan dapat membuat aktifitas masyarakat menjadi lebih tenang dan kondusif. &#8220;Tujuannya, agar situasi Kamtibmas makin kondusif. Jadi kita akan rutin menggelar operasi seperti ini di lapangan,&#8221; pungkasnya.<strong> (Andri Ahmad Fauzi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi Senin pagi (11\/12\/2017) menggelar razia preman di Tasikmalaya. Sebanyak 18 orang pria yang berprofesi sebagai pengamen dan tukang parkir liar diamankan polisi dari beberapa lokasi di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota. Keberadaan mereka dianggap kerap meresahkan masyarakat. Apalagi saat diamankan, beberapa orang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Petugas pun lalu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":68902,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19,479,7494],"class_list":["post-68900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya","tag-polres-tasikmalaya","tag-razia-preman-di-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68900"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68900\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68902"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}