{"id":69150,"date":"2017-12-14T10:23:07","date_gmt":"2017-12-14T03:23:07","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=69150"},"modified":"2017-12-14T10:40:27","modified_gmt":"2017-12-14T03:40:27","slug":"ini-kabar-terbaru-hilangnya-guru-cantik-di-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/14\/ini-kabar-terbaru-hilangnya-guru-cantik-di-ciamis\/","title":{"rendered":"Ini Kabar Terbaru Hilangnya Guru Cantik di Ciamis"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-ciamis\/\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>. \u00a0Seorang guru di Ciamis dilaporkan sudah tiga hari hilang. Ia diketahui terakhir kali pergi dari rumahnya pada Senin pagi (11\/12\/2017).<\/p>\n<p>Korban yang bernama Ai Dewi Sintiane tersebut saat itu hendak pergi mengajar di SMP Plus Maarif Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten\u00a0 Ciamis. Ia berangkat dari rumahnya di Kampung Cimerak, Desa Bojongnangka, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya sekira pukul 07.00 WIB.<\/p>\n<p>\u201cTeteh (panggilan akrab Ai Dewi Sintiane) berangkat ngajar jam 07.00 WIB. Saat itu di rumah hanya ada anak saya yang bungsu. Suaminya sudah berangkat ngajar pukul 06.00 WIB karena sekolahnya jauh. Kalau saya sejak subuh juga sudah di pasar,\u201d terang Hj. Iis, ibu kandung korban.<\/p>\n<p>Awalnya keluarga tidak menyadari Ai Dewi Sintiane yang biasa dipanggil Dewi hilang. \u201cSeperti biasa sekitar jam satu saya suka nelepon, suruh ambil bahan makanan ke pasar. Awalnya WA nya aktif, ditelepon nyambung. Tapi jadi ngga aktif,\u201d lanjut Hj. Iis.<\/p>\n<p>Merasa khawatir, Hj, Iis menghubungi suami korban. \u201cSaya lalu nelepon suaminya. Katanya mungkin masih ngajar, pulangnya agak sore\u201d.<\/p>\n<p>Namun saat waktu sudah menunjukan pukul 17.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Suami korban pun kemudian berinisiatif menjemput Dewi ke sekolah tempat korban mengajar di Cihaurbeuti, Ciamis.<\/p>\n<p>\u201cSaat suaminya sudah pergi menjemput. Saya coba menelepon teman Teteh sesama guru di sana. Tapi kata temennya sejak pagi anak saya tidak datang ke sekolah,\u201d terang Hj. Iis kepada wartapriangan.com melalui sambungan telepon, Kamis (14\/12\/2017).<\/p>\n<p>Keluarga pun berusaha mencari korban, namun hingga malam tak juga ada titik terang. \u201cKami sudah tanya ke teman-temannya, ke saudara. Mencari ke rumah sakit di Tasik, ke RSUD Ciamis, tidak ada. Karena sudah kami cari tapi tak ada. Jam 8 malam baru kami lapor ke Polsek Cibeureum,\u201d tambah Hj. Iis.<\/p>\n<h3><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/14\/ini-kabar-terbaru-hilangnya-guru-cantik-di-ciamis\/2\/\">Titik Terang Keberadaan Korban (Halaman 2)<\/a><\/h3>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Informasi yang dihimpun wartapriangan.com, saat berangkat dari rumah perempuan 31 tahun tersebut mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol Z 4703 MK. Dan mengenakan helm corak Doraemon.<\/p>\n<p>Ibu korban menegaskan, Dewi tidak memiliki masalah di rumah. \u201cDengan suaminya tidak ada masalah, saya tahu. Akur, bahkan mereka romantis. Dengan kami orangtuanya pun tidak ada masalah.\u201d<\/p>\n<p>Berbagai usaha pun sudah dilakukan keluarga untuk mencari korban begitu juga dengan aparat kepolisian, namun belum juga membuahkan hasil.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-69041 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/12\/guru-di-ciamis-hilang-1-300x290.jpeg\" alt=\"\" width=\"402\" height=\"389\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/12\/guru-di-ciamis-hilang-1-300x290.jpeg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/12\/guru-di-ciamis-hilang-1.jpeg 414w\" sizes=\"(max-width: 402px) 100vw, 402px\" \/><\/p>\n<p>\u201cKemarin (Rabu 13 Desember 2017) ada warga yang curiga karena ada motor yang sudah tiga hari terparkir. Kebetulan saudara ada yang bekerja di sana, difoto motornya lalu dikirim. Ciri-cirinya seperti motor anak saya,\u201d papar Hj. Iis.<\/p>\n<p>Menurut informasi, motor tersebut terparkir di depan Puskesmas di daerah Ciawi Kabupaten Tasikmalaya. \u201cMotornya sudah diamankan ke Polsek Ciawi. Kami keluarga sekarang akan ke sana mengecek. Suami dan ayahnya sudah di sana\u201d.<\/p>\n<p>Dengan terburu-buru kemudian ibu korban mengakhiri wawancara dengan wartapriangan.com. \u201cBaru motornya saja yang ditemukan, (keberadaan) tetehnya belum ada informasi. Doakan saja semoga ada titik terang, ditemukan dalam keadaan selamat,\u201d pungkas Hj. Iis. <strong>(Senny Apriani\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. \u00a0Seorang guru di Ciamis dilaporkan sudah tiga hari hilang. Ia diketahui terakhir kali pergi dari rumahnya pada Senin pagi (11\/12\/2017). Korban yang bernama Ai Dewi Sintiane tersebut saat itu hendak pergi mengajar di SMP Plus Maarif Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten\u00a0 Ciamis. Ia berangkat dari rumahnya di Kampung Cimerak, Desa Bojongnangka, Kecamatan Purbaratu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":69042,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,19,7516],"class_list":["post-69150","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-berita-tasikmalaya","tag-orang-hilang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69150","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69150"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69150\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69042"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69150"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69150"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69150"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}