{"id":69222,"date":"2017-12-15T08:01:22","date_gmt":"2017-12-15T01:01:22","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=69222"},"modified":"2017-12-15T08:15:56","modified_gmt":"2017-12-15T01:15:56","slug":"hiswana-migas-bantah-gas-elpiji-3-kg-di-ciamis-langka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/15\/hiswana-migas-bantah-gas-elpiji-3-kg-di-ciamis-langka\/","title":{"rendered":"Hiswana Migas Bantah Gas Elpiji 3 Kg di Ciamis Langka"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-ciamis\/\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>. Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin mengancam akan menindak tegas pangkalan gas elpiji 3 kg yang menjual dengan harga di atas ketentuan, sanksinya bahkan dapat berupa tindakan penutupan.<\/p>\n<p>Menurutnya, pemerintah harus segera mengambil sikap terkait kelangkaan dan harga gas yang melambung tinggi harga eceran tertinggi (HET). Iing juga untuk tidak segan-segan mencabut izin operasional pangkalan gas yang sengaja menjual di atas harga yang sudah ditentukan.<\/p>\n<p>Menurut Iing, kelangkaan gas di Kabupaten Ciamis salah satu pemicunya belum adanya penambahan tabung dari kuota terdahulu. \u201cSaya yakin ada sistem yang tidak jalan, kalau diserahkan ke pemda akan saya kasih logo pemda saja, jadi kalau masuk ke daerah lain ketahuan,\u201d ungkap Bupati Iing.<\/p>\n<p>Pasalnya kata Iing, hal ini menjadi peluang besar bagi pangkalan yang nakal untuk mengeruk keuntungan yang lebih besar dari konsumen. Padahal harga eceran tertinggi sudah diatur dalam Peraturan Daerah (PERDA).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/15\/hiswana-migas-bantah-gas-elpiji-3-kg-di-ciamis-langka\/2\/\"><strong>Hiswana Migas Bantah Elpiji 3 Kg di Ciamis Langka (Halaman 2)<\/strong><\/a><!--nextpage--><\/p>\n<p>Terkait hal tersebut Ketua Hiswana Migas Priangan Timur, Sigit Wahyunandika angkat suara. Kepada wartapriangan.com, Sigit menjelaskan jika pihaknya mendukung tindakan tegas Bupati Ciamis tersebut.<\/p>\n<p>\u201cPada prinsipnya Hiswana Migas Priangan Timur mendukung rencana Bupati Ciamis, H. Iing untuk menindak tegas pangkalan yang nakal, menjual di atas HET (Rp. 16.000). karena elpiji 3 kg memang khusus untuk masyarakat miskin,\u201d terang Sigit.<\/p>\n<p>Namun Hiswana Migas membantah jika di Ciamis ada kelangkaan elpiji 3 kg. \u201cKarena menurut data penyaluran elpiji 3 kg pada tanggal 7 dan 8 Desember kemarin setelah ditambah pasokan 11.200 tabung, selain pasokan normal 23.000 tabung, hingga saat ini masih belum terserap di masyarakat sebanyak 35%. Artinya pasokan elpiji di wilayah Ciamis dalam kondisi aman atau berlebih,\u201d jelas Sigit.<\/p>\n<p>Bahkan Pertamina pusat sudah menjamin bahwa stok elpiji secara nasional aman hingga 18 hari ke depan.\u201d Dalam kesempatan ini Hiswana Migas Priangan Timur dan seluruh pemerintah daerah di lima kota dan kabupaten, mengajak kepada masyarakat yang mampu atau berpenghasilan di atas Rp. 1.5 juta, hotel, restaurant dan industri agar tidak menggunakan elpiji 3 kg, agar masyarakat yang berhak mendapat subsidi bisa dengan mudah membeli gas 3kg,\u201d pungkasnya.<strong> (Senny Apriani\/WP)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/14\/bupati-iing-ancam-tutup-pangkalan-gas-elpiji-nakal\/\"><strong>Bupati Iing Ancam Tutup Pangkalan Gas Elpiji Nakal!<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin mengancam akan menindak tegas pangkalan gas elpiji 3 kg yang menjual dengan harga di atas ketentuan, sanksinya bahkan dapat berupa tindakan penutupan. Menurutnya, pemerintah harus segera mengambil sikap terkait kelangkaan dan harga gas yang melambung tinggi harga eceran tertinggi (HET). Iing juga untuk tidak segan-segan mencabut izin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":69223,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25,7436],"class_list":["post-69222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis","tag-elpiji-langka"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69222"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69222\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69223"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}