{"id":69440,"date":"2017-12-18T00:13:35","date_gmt":"2017-12-17T17:13:35","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=69440"},"modified":"2017-12-18T09:24:32","modified_gmt":"2017-12-18T02:24:32","slug":"pelaku-pembunuhan-wanita-tanpa-identitas-di-pangandaran-akhirnya-dibekuk-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/18\/pelaku-pembunuhan-wanita-tanpa-identitas-di-pangandaran-akhirnya-dibekuk-polisi\/","title":{"rendered":"Pelaku Pembunuhan Wanita Tanpa Identitas di Pangandaran Akhirnya Dibekuk Polisi!"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-pangandaran\/\">BERITA PANGANDARAN<\/a><\/strong>. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat akhirnya menangkap pria berinisial AF yang diduga melakukan pembunuhan terhadap almarhum Tika Susika, di Jalan Pamugaran Pangandaran Barat, Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kec\/Kab. Pangandaran, pada Jumat (15\/12\/2017) lalu.<\/p>\n<p>Korban sendiri adalah warga Perum Kotabaru Jalan Jakarta, Desa Kotabaru, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.<\/p>\n<p>\u201cTersangka AF yang tak lain suaminya sendiri adalah warga Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis,\u201d kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus, Minggu (17\/12\/2017), seperti dikutip dari\u00a0<em>Kabar Priangan Online.<\/em><\/p>\n<p>Sebelumnya, pada Jumat 15 Desember 2017 sekira pukul 08.30 WIB, telah ditemukan sosok mayat perempuan bernama Tika Susika di bibir pantai Jalan Pamugaran Pantai Barat Pangandaran Barat.<\/p>\n<p>\u201cPelaku yang juga suami korban, akhirnya ditangkap di rumah saudaranya yang lokasinya berseberangan dengan rumah orang tua tersangka,\u201d kata Yusri.<\/p>\n<p>Barang bukti yang diamankan dari korban, diantaranya, pakaian dres setinggi lutut motif garis hitam kuning, celana dalam warna abu kuning, sepatu cats warna coklat dan BH warna biru dongker.<\/p>\n<p>Motifnya, tersangka kesal terhadap korban karena korban enggan disuruh berhenti menjadi PL (Pemandu Lagu) di salah satu cafe di Pangandaran.<\/p>\n<p>\u201cKorban menolak. Karena kesal kemudian pelaku mencekik leher korban sehingga korban pun meninggal dunia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara kerabat korban, Tini, mengatakan, mereka dikaruniai 2 orang anak. Namun akhir-akhir ini rumah tangga mereka sedang didera prahara.<\/p>\n<p>&#8220;Pasalnya dikabarkan suaminya akan menikah lagi dengan seseorang warga Kecamatan Padaherang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, korban pergi dalam keadaan kecewa. Sebelumnya korban mengatakan akan pergi bekerja ke Jakarta. Namun ternyata korban bekerja freelance di sebuah kafe di Pamugaran, Kecamatan Pangandaran.<\/p>\n<p>&#8220;Makanya keluarga kami sangat kaget ketika mendapat kabar almarhum meninggal jadi korban pembunuhan di Pangandaran. Namun dari awal kami sudah menduga pembunuhnya adalah suaminya sendiri,&#8221; ungkapnya. (<strong>Iwan Mulyadi\/WP<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat akhirnya menangkap pria berinisial AF yang diduga melakukan pembunuhan terhadap almarhum Tika Susika, di Jalan Pamugaran Pangandaran Barat, Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kec\/Kab. Pangandaran, pada Jumat (15\/12\/2017) lalu. Korban sendiri adalah warga Perum Kotabaru Jalan Jakarta, Desa Kotabaru, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya. \u201cTersangka AF yang tak lain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":69441,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6,7342,7589],"class_list":["post-69440","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran","tag-pantai-pangandaran","tag-pembunuhan-di-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69440","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69440"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69440\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69441"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69440"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69440"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69440"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}