{"id":70097,"date":"2017-12-29T19:14:11","date_gmt":"2017-12-29T12:14:11","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=70097"},"modified":"2017-12-29T22:53:59","modified_gmt":"2017-12-29T15:53:59","slug":"subhanallah-dr-kadek-karang-ariadi-kepala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/12\/29\/subhanallah-dr-kadek-karang-ariadi-kepala\/","title":{"rendered":"Subhanallah&#8230; dr. Kadek Karang Ariadi, Pemilik Klinik di Pangandaran Jadi Mualaf"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 12pt\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-pangandaran\/\">BERITA PANGANDARAN<\/a><\/strong>. Masjid Al Fatah yang berada di Dusun Bojongjati Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran menjadi saksi dr. Kadek Karang Ariadi mengucapkan dua kalimat syahadat, sebagai tanda kalau dirinya menjadi seorang mualaf.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 12pt\">Pria kelahiran Bali, 16 April 1976 itu sebelumnya pemeluk agama Hindu. Saat ini dirinya bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran dan juga pemilik sebuah klinik di Pangandaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 12pt\">Usai mengucapkan dua kalimat syahadat dibimbing KH. Sofyan Sauri, dirinya sempat berfoto bersama saudara-saudara muslim lainnya yang hadir di masjid tersebut. Selain itu dirinya menyandang nama baru, dr. Ahmad Ariadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 12pt\">dr. Karang terlihat bersahaja dengan menggunakan baju koko lengan pendek warna abu, kain sarung warna hitam dan peci hitam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 12pt\">Sebelum proses dimulai, dirinya sempat ditanyakan perihal identitas dirinya. \u201cNama lengkap Kadek Karang Ariadi. Anda berkeinginan untuk masuk agama Islam karena adanya paksaan atau keinginan sendiri?\u201d tanya KH. Sofyan Sauri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 12pt\">dr. Karang pun mengaku bahwa dirinya masuk Islam atas keinginan sendiri. \u201cSaya berkeinginan sendiri,\u201d katanya dengan suara pelan. Usai mengucap dua kalimat Syahadat dirinya pun resmi menjadi seorang muslim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 12pt\">\u201cSekarang sudah resmi menjadi saudara muslim kita. Beliau posisinya suci sebagai bayi yang baru dilahirkan. Semoga terjaga kesucian ini sampai akhir hayat,\u201d kata KH. Sofyan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 12pt\">(<strong>Iwan Mulyadi\/WP<\/strong>)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Masjid Al Fatah yang berada di Dusun Bojongjati Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran menjadi saksi dr. Kadek Karang Ariadi mengucapkan dua kalimat syahadat, sebagai tanda kalau dirinya menjadi seorang mualaf. Pria kelahiran Bali, 16 April 1976 itu sebelumnya pemeluk agama Hindu. Saat ini dirinya bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran dan juga pemilik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":70098,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6,7711,7712,8],"class_list":["post-70097","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran","tag-dr-karang-ariadi","tag-mualaf-di-pangandaran","tag-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70097","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70097"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70097\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}