{"id":71591,"date":"2018-01-22T09:55:08","date_gmt":"2018-01-22T02:55:08","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=71591"},"modified":"2018-01-22T09:55:08","modified_gmt":"2018-01-22T02:55:08","slug":"video-emak-emak-ngamuk-karena-gagal-nyalip-dan-terjepit-becak-motor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/01\/22\/video-emak-emak-ngamuk-karena-gagal-nyalip-dan-terjepit-becak-motor\/","title":{"rendered":"Video Emak-emak Ngamuk Karena Gagal Nyalip dan Terjepit Becak Motor"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL.<\/strong> Sebuah video yang merekam seorang ibu-ibu meluapkan amarah di jalan beredar di media sosial.<\/p>\n<p>Gaya berkendara ibu-ibu alias emak-emak di jalan selalu jadi perhatian.<\/p>\n<p>Stigma berkendara seenaknya sendiri di jalan maki hari sulit dilepaskan dari kaum emak-emak.<\/p>\n<p>Apalagi melihat video yang baru-baru ini bikin heboh media sosial.<\/p>\n<p>Video ini diunggah oleh akun Instagram Medantalk, Sabtu (20\/1\/2018).<\/p>\n<p>Video itu menunjukan seorang ibu-ibu mengamuk di jalan.<\/p>\n<p>Ibu-ibu ini mengenakan baju bermotif bunga lengan pendek.<\/p>\n<p>Ia meluapkan amarahnya kepada seorang driver becak motor yang berada di sampingnya.<\/p>\n<p>Sang driver yang mengenakan jaket biru tua sontak terkejut dengan sikap ibu-ibu ini.<\/p>\n<p>Menurut pengunggah video, emak-emak ini marah lantaran gagal menyalip moda transportasi tradisional tersebut.<\/p>\n<p>Emak-emak ini terjepit di antara becak motor dan penendara lain setelah gagal menyalip.<\/p>\n<p>Padatnya lalulintas diduga menjadi penyebab atas insiden ini.<\/p>\n<p>Merasa dirugikan, ibu-ibu ini turun dari motor dan menyerang pengemudi becak motor.<\/p>\n<p>Ia mengayunkan helm ke arah driver sebanyak dua kali.<\/p>\n<p>Sang driver mencoba menangkis meski merasakan kerasanya pukulan tersebut.<\/p>\n<p>Sang driver sempat tersulut emosi tetapi cowok ini mengurungkan niat membalas perbuatan emak-emak ini.<\/p>\n<p>Kejadian ini terjadi di Perucut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara pada Kamis (19\/1\/2018)<\/p>\n<p>&#8220;The power of emak emak Medan Punya Cerita. Menurut informasi dari pengirim video, ibu pengendara sepeda motor tersebut nyelip dari kiri dan terjepit sama becak.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kejadian di daerah percut sei tuan pagi ini 19 Jan 2018. Lalu lintas sempat terhenti dua arah.&#8221; keterangan video tersebut.<\/p>\n<p>Sejak diunggah video ini telah disaksikan lebih dari 1.500.000 kali hingga Minggu (21\/1\/2018) pagi.<\/p>\n<p>Netizen mengaku heran dengan tingkah emak-emak dalam video ini.<\/p>\n<p>Bahkan netizen lain mengecam aksi hakim sendiri yang dilakukan seorang ibu-ibu tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/video.tribunnews.com\/view\/42945\/video-emak-emak-ngamuk-karena-gagal-nyalip-dan-terjepit-becak-motor\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Halaman Berikutnya untuk Melihat Video&#8230;<\/strong><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL. Sebuah video yang merekam seorang ibu-ibu meluapkan amarah di jalan beredar di media sosial. Gaya berkendara ibu-ibu alias emak-emak di jalan selalu jadi perhatian. Stigma berkendara seenaknya sendiri di jalan maki hari sulit dilepaskan dari kaum emak-emak. Apalagi melihat video yang baru-baru ini bikin heboh media sosial. Video ini diunggah oleh akun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":71592,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[36],"class_list":["post-71591","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","tag-berita-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71591","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71591"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71591\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}