{"id":73364,"date":"2018-02-17T13:03:46","date_gmt":"2018-02-17T06:03:46","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=73364"},"modified":"2018-02-17T13:04:04","modified_gmt":"2018-02-17T06:04:04","slug":"objek-wisata-di-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/02\/17\/objek-wisata-di-ciamis\/","title":{"rendered":"Pengunjung Keluhkan Salah Satu Objek Wisata di Ciamis"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-ciamis\/\">BERITA CIAMIS<\/a>. <\/strong>Hari libur yang cukup panjang di bulan Februari ini, Objek Wisata Tirta Winaya masih sepi pengunjung.<\/p>\n<p>Kurangnya minat wisatawan untuk mengunjungi objek wisata yang terletak di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis ini diperkirakan karena kurangnya wahana yang disediakan. Selain itu wahana yang disediakan kurang perbaikan.<\/p>\n<p>\u201cKebanyakan yang datang ke sini adalah warga sekitaran Kota Ciamis sendiri. Kalau saya lihat mereka datang ke sini hanya sekedar untuk cuci mata saja,\u201d ungkap pengelola Objek Wisata Tirta Winaya, Rudiana.<\/p>\n<p>Sepinya pengunjung juga terlihat pada Sabtu (17\/02\/2018), pengunjung tidak sampai 150 orang. Sebagian besar orang yang datang adalah masyarakat sekitar Kota Ciamis yang akan melakukan latihan renang.<\/p>\n<p>\u201cTirta Winaya buka dari jam 08.00 sampai jam 17.00 WIB. Paling sekarang per harinya pengunjung hanya mencapai 50 orang saja,\u201d ujar Rudiana.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-73366 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/objek-wisata-di-ciamis-1-300x225.png\" alt=\"\" width=\"468\" height=\"351\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/objek-wisata-di-ciamis-1-300x225.png 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/objek-wisata-di-ciamis-1-86x64.png 86w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/objek-wisata-di-ciamis-1.png 600w\" sizes=\"(max-width: 468px) 100vw, 468px\" \/><\/p>\n<p>Tanggapan terhadap kurang rapinya Tirta Winaya pun datang dari salah seorang pengunjung yang berasal dari Talagasari Kawali, Aryan (16). Menurutnya objek wisata tersebut sangat bagus. Akses ke lokasai sangat mudah dijangkau karena berada di tengah-tengah kota.<\/p>\n<p>\u201cKalau melihat dari sarana prasarana memang kurang tertata dan air cenderung terlihat kurang bersih, warna airnya hijau,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hal serupa diungkapkan oleh Dede Munajat, masyarakat yang tinggal di sekitar Tirta winaya. Ia mengatakan, Objek Wisata Tirta Winaya harus ditata kembali dan dilakukan perawatan lebih agar terkesan layak untuk dikunjungi.<\/p>\n<p>\u201cSaya di sini hanya menyewakan ban saja untuk pengunjung. Tapi kalau saya lihat, bila airnya hijau begini mana mungkin ada ketertarikan dari pengunjung,\u201d katanya.<\/p>\n<p><strong>(Helmi Razu Noviansyah\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Hari libur yang cukup panjang di bulan Februari ini, Objek Wisata Tirta Winaya masih sepi pengunjung. Kurangnya minat wisatawan untuk mengunjungi objek wisata yang terletak di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis ini diperkirakan karena kurangnya wahana yang disediakan. Selain itu wahana yang disediakan kurang perbaikan. \u201cKebanyakan yang datang ke sini adalah warga sekitaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":73365,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25,393],"class_list":["post-73364","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis","tag-objek-wisata-di-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73364"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73364\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}