{"id":73543,"date":"2018-02-21T21:26:43","date_gmt":"2018-02-21T14:26:43","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=73543"},"modified":"2018-03-01T08:53:17","modified_gmt":"2018-03-01T01:53:17","slug":"5-ibu-rumah-tangga-di-tasikmalaya-digerebek-polisi-saat-asyik-pesta-narkoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/02\/21\/5-ibu-rumah-tangga-di-tasikmalaya-digerebek-polisi-saat-asyik-pesta-narkoba\/","title":{"rendered":"5 Ibu Rumah Tangga di Tasikmalaya Digerebek Polisi Saat Asyik Pesta Narkoba"},"content":{"rendered":"<div id=\"nav\">\n<div>\n<div id=\"og_head\" class=\"\">\n<div id=\"og_q\">\n<div class=\"og_h\">\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\"><strong>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.<\/strong> Narkotika dan obat terlarang bukan hanya dikonsumsi oleh kaum pria saja.\u00a0<\/span><span style=\"text-transform: initial;\">Ibu rumah tangga juga diketahui mulai menggunakan barang haram ini. <\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">Seperti kasus yang diungkap tim Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota pada hari Rabu (21\/02\/2018).\u00a0<\/span><span style=\"text-transform: initial;\">Lima ibu rumah tangga terpaksa tidur di balik jeruji besi setelah ditangkap anggota Satuan Reseras<\/span><span style=\"text-transform: initial;\">e Narkoba Polres Tasikmalaya Kota karena diduga terlibat kepemilikan narkoba.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">Ibu rumah tangga yang masing-masing berinisial YA (34), ICA (33), IC (32),\u00a0<\/span><wbr style=\"text-transform: initial;\" \/><span style=\"text-transform: initial;\">JE (31) FN, dan JE (35). Kelimanya digelandang petugas ke Mako Polres Tasikmalaya Kota \u00a0<\/span><span style=\"text-transform: initial;\">setelah dibekuk dalam sebuah penggerebekan di rumah kontrakan di jalan Cihideung, Kota Tasikmalaya.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">Kelima ibu rumah tangga ini\u00a0<\/span><span style=\"text-transform: initial;\">dibekuk saat pesta narkoba jenis sabu dan obat-obatan psitropika bersama 5 teman laki-laki yang juga merupakan pengedar narkoba.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">&#8220;Modus oprandinya dengan menempelkan barang disertai peta di mana ia menepelkan barang baik itu n<\/span><span style=\"text-transform: initial;\">arkoba ataupun psikotropika,&#8221; jelas Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Adi Nugraha.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">&#8220;Termasuk juga melalui pengiriman lewat Tiki. Jumlah barang bukti yang berhasil kita amankan lima gram sabu-sabu kemudian ganja 38,5 garam dan pil fi<\/span><span style=\"text-transform: initial;\">sotopoka sebanyak 571 butir &#8221; lanjutnya.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">&#8220;Tentu saja tak sampai di sini upaya kita ke depan akan lebih kita tingkatkan lagi. Sebenarnya masih ada satu kasus tadi malam juga telah dilakasanakan pengakapan tapi masih dalam proses pemerikasan,&#8221; tutur Kapolres.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">Kepada petugas salah stau pelaku yang bernama, JP yang merupakan residivis kasus yang sqma, mengaku mendapatkan semua barang haram dari pengedar yang di kendalikan dalam Lapas Tasikmalaya.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">&#8220;Pokoknya penjara bukan solusi bagi para pecandu narkoba, penjara bukan solusi bagi para pemakai. Tadinya kita ngga tahu link-link masalah narkoba. Kita semua di penjara jadi tau pemakain juga sekarang kita tau link abc harusnya direhabilitasi bukan di penjara,&#8221; ungkap JP, seorang Ibu Rumah Tangga residivis narkoba saat ditanya sejumlah wartawan di Mapolres Tasikmalaya.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">Bahkan pengakuan yang cukup mengejutkan, datang dari tersangka ibu dengan satu anak ini. Selama menjalani masa tahanan di dalam lapas, ia \u00a0mendapaktan banyak jaringan pengendali peredaran narkoba.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">Dengan terungkapnya kasus ini, petugas akan meningkatkan kerja sama dengan pihak lapas, untuk lebih memperketat kunjungan ke lapas, serta melakukan razia rutin, terutama razia handphone yang menjadi alat transaksi.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">Selain mengamankan para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 5 paket sabu, ratusan butir obat jenis psitropika, alat hisap sabu atau bong, serta dan satu paket besar ganja kering siap edar.<\/span><\/div>\n<div class=\"og_m\"><span style=\"text-transform: initial;\">Para tersangka dijerat pasal 127 Undang Undang Narkoba Tahun 2009, dengan ancaman penjara maskismal lima tahun. <strong>(Andri Ahmad Fauzi\/WP)<\/strong><\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Narkotika dan obat terlarang bukan hanya dikonsumsi oleh kaum pria saja.\u00a0Ibu rumah tangga juga diketahui mulai menggunakan barang haram ini. Seperti kasus yang diungkap tim Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota pada hari Rabu (21\/02\/2018).\u00a0Lima ibu rumah tangga terpaksa tidur di balik jeruji besi setelah ditangkap anggota Satuan Reserase Narkoba Polres Tasikmalaya Kota karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":73544,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19,8144],"class_list":["post-73543","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya","tag-pengedar-narkoba-di-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73543","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73543"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73543\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73544"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73543"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73543"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73543"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}