{"id":73599,"date":"2018-02-23T16:28:12","date_gmt":"2018-02-23T09:28:12","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=73599"},"modified":"2018-03-01T09:00:47","modified_gmt":"2018-03-01T02:00:47","slug":"sungai-bungur-di-ciamis-meluap-akses-antar-desa-terputus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/02\/23\/sungai-bungur-di-ciamis-meluap-akses-antar-desa-terputus\/","title":{"rendered":"Sungai Bungur di Ciamis Meluap, Akses Antar Desa Terputus"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.<\/strong> Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis dalam akhir-akhir ini, menyebabkan sungai Bungur Sarang di Kecamatan Rancah Kabupaten Pangandaran meluap.<\/p>\n<p>Setidaknya ada 4 Desa diantaranya Desa Rancah, Cisontrol, Situmandala, dan Cileungsir terkena luapan air sungai tersebut.<\/p>\n<p>Menurut pendamping tata ruang wilayah tengah, Dudung (43), meluapnya sungai ini kerap terjadi, apabila wilayah tersebut terus diguyur hujan.<\/p>\n<p>\u201cKarena intensitas hujan yang cukup besar, kali ini luapan sungai sampai memutuskan akses penghubung antar desa,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Masih menurut Dudung, kejadian tersebut diduga mulai Jum\u2019at, (23\/02\/2018) dinihari.<br \/>\n\u201cKalau tadi, masyarakat yang hobi memancing pun turun membawa alat penangkap ikan dengan niatan mendapat ikan karena meluapnya kolam serta pesawahan milik warga,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Sampai berita ini diturunkan, air yang meluap sudah mulai surut kembali dan warga bergotong royong membersihkan sisa lumpur dengan alat seadanya.<br \/>\n(<strong>Helmi Razu Noviansyah\/WP<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis dalam akhir-akhir ini, menyebabkan sungai Bungur Sarang di Kecamatan Rancah Kabupaten Pangandaran meluap. Setidaknya ada 4 Desa diantaranya Desa Rancah, Cisontrol, Situmandala, dan Cileungsir terkena luapan air sungai tersebut. Menurut pendamping tata ruang wilayah tengah, Dudung (43), meluapnya sungai ini kerap terjadi, apabila wilayah tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":73616,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[7560,24],"class_list":["post-73599","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-banjir","tag-berita-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73599"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73599\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73616"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}