{"id":74016,"date":"2018-03-07T13:51:50","date_gmt":"2018-03-07T06:51:50","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=74016"},"modified":"2018-03-07T13:51:50","modified_gmt":"2018-03-07T06:51:50","slug":"gabungan-ormas-pertanyakan-kinerja-panwas-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/03\/07\/gabungan-ormas-pertanyakan-kinerja-panwas-ciamis\/","title":{"rendered":"Gabungan Ormas Pertanyakan Kinerja Panwas Ciamis"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com,\u00a0 <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-ciamis\/\">BERITA CIAMIS<\/a>.<\/strong> Kantor Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Ciamis, Rabu (07\/02\/2018) didatangi puluhan massa. Mereka mengatasnamakan Barudak Relawan Iing-Oih (BAREL IO). Kedatangan massa untuk mempertanyakan kinerja Panwaslu terkait aturan pemasangan alat peraga kampanye (APK) di Pilkada Kabupaten Ciamis 2018.<\/p>\n<p>Hal itu diungkapkan Juru Bicara BAREL IO, Prima Pribadi. &#8220;Kami menilai Panwas lamban dalam hal ini (penertiban APK) sehingga telah banyak pelanggaran pemasangan APK dengan alasan ini adalah posko&#8221;.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap Panwas lebih tegas dalam menyingkapi hal ini. Kami ingin Pilkada Ciamis berjalan sesuai aturan yang ada. Tolong perjelas di mana posko relawan jangan sampai pemasangan di depan rumah dianggap posko,\u201d lanjut Prima.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-74018 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/audiensi-dengan-panwas-ciamis-1-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"493\" height=\"278\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/audiensi-dengan-panwas-ciamis-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/audiensi-dengan-panwas-ciamis-1.jpg 711w\" sizes=\"(max-width: 493px) 100vw, 493px\" \/><\/p>\n<p>Ketua Panwaslu Kabupaten Ciamis, Uce Kurniawan menerima langsung kehadiran massa BAREL IO. Di hadapan relawan pendukung Pasangan Iing Syam Arifien dan Oih Burhanudin tersebut, Uce menyampaikan apresiasi terhadap BAREL IO atas pengawasannya pada kinerja Panwaslu.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat berterimakasih dengan adanya kedatangan para relawan, dan ini jadi masukan buat kami. (Masalahnya) data posko relawan belum <em>clear<\/em>,&#8221; ungkap Uce.<\/p>\n<p>Uce menjelaskan, jika landasan Panwaslu menertibkan posko pemenangan yang menyalahi aturan adalah data dari KPU Ciamis. &#8220;Berdasarkan di SK KPU bahwa posko itu hanya dua posko, posko pemenangan dan posko relawan, selain dari itu tidak boleh,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Ketua Panwaslu juga menegaskan jika ia meminta seluruh jajarannya baik di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa untuk tegas dalam menegakkan aturan \u201cLebih dari itu pelanggaran. Tapi kami belum menerima data-data dari KPU. Kami akan pastikan dulu soal posko, alamat harus jelas dan tegas. Seandainya tidak terpasang dengan alamat yang resmi segera akan kami tertibkan\u201d.<\/p>\n<p>\u201cNanti juga kita akan umumkan kepada masyarakat, tim mana saja yang paling banyak melakukan kesalahan,\u201d papar Uce saat menerima BAREL IO di kantor Panwaslu Ciamis.<\/p>\n<p>Uce berjanji hari ini akan mendatangi\u00a0KPU untuk melakukan koordinasi. &#8220;Apabila tidak (data posko belum masuk juga),\u00a0kami akan segera bergerak. Tapi berikan kesempatan kepada kami untuk hal ini,\u201d pungkasnya. <strong>(Dena A Kurnia\/WP).<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com,\u00a0 BERITA CIAMIS. Kantor Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Ciamis, Rabu (07\/02\/2018) didatangi puluhan massa. Mereka mengatasnamakan Barudak Relawan Iing-Oih (BAREL IO). Kedatangan massa untuk mempertanyakan kinerja Panwaslu terkait aturan pemasangan alat peraga kampanye (APK) di Pilkada Kabupaten Ciamis 2018. Hal itu diungkapkan Juru Bicara BAREL IO, Prima Pribadi. &#8220;Kami menilai Panwas lamban dalam hal ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":74017,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23,568],"tags":[24,7681,7361],"class_list":["post-74016","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","category-pilkada-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-panwaslu-ciamis","tag-pilkada-ciamis-2018"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74016","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74016"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74016\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74016"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74016"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74016"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}