{"id":74123,"date":"2018-03-10T04:23:40","date_gmt":"2018-03-09T21:23:40","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=74123"},"modified":"2018-03-10T04:23:40","modified_gmt":"2018-03-09T21:23:40","slug":"banjir-rendam-permukiman-warga-di-tasikmalaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/03\/10\/banjir-rendam-permukiman-warga-di-tasikmalaya\/","title":{"rendered":"Banjir Rendam Permukiman Warga di Tasikmalaya"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><strong>wartapriangan.com<span style=\"text-transform: initial;\">,\u00a0<\/span><\/strong><span style=\"text-transform: initial;\"><strong>BERITA TASIKMALAYA<\/strong>. Intensitas hujan deras memicu terjadinya banjir di kawasan Jalan Selakaso, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat petang (09\/03\/2018).<\/span><\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\"><span style=\"text-transform: initial;\">Hujan deras yang turun beberapa jam sebabkan genangan air di gang-gang hingga masuk ke dalam rumah warga. Akibatnya belasanan rumah milik warga di daerah tersebut digenagi air.<\/span><\/div>\n<div dir=\"auto\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-74126 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/IMG-20180309-WA0039-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/IMG-20180309-WA0039-300x225.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/IMG-20180309-WA0039-768x576.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/IMG-20180309-WA0039-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/IMG-20180309-WA0039-86x64.jpg 86w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/IMG-20180309-WA0039.jpg 1040w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Salah satu warga setempat, Didi Haryadi (42) mengungkapkan, air mulai menggenangi halaman rumah-rumah warga sejak tadi petang saat turun hujan besar.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Hingga malam ini, pekarangan beberapa rumah warga di kawasan tersebut \u00a0masih digenangi air,\u00a0 yang menurut warga setempat merupakan luapan air kiriman dari sungai Cikunten.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Tadi sore air bahkan sampai masuk ke beberapa rumah warga. Seperti rumah saya ini. Sempat dimasuki air walaupun sebentar, tapi sekarang sudah surut. Mudah-mudahan saja tidak turun hujan lagi,&#8221; ungkapnya, Jumat (09\/03\/2018).<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Kendati genangan air yang masuk ke rumah warga hanya beberapa jam saja, \u00a0Didi menjelaskan bahwa kondisi tersebut mengkhawatirkan dan cukup merepotkan warga yang rumahnya terkena genangan air.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Repotnya itu ya tentu harus memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Apalagi jika ada anggota keluarga yang sakit tentu harus diutamakan,&#8221; tambahnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Sedangkan kekhawatiran kami itu, takutnya ada binatang seperti ular yang masuk ke dalam rumah. Sehingga jika air mulai naik, itu yang selalu dikhawatirkan warga di sini,&#8221; jelas Didi.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Sementara itu, Viki Febrian (34) warga yang lain menerangkan, kawasan permukiman warga di sini memang sangat rentan digenangi air. &#8220;Selain kawasan permukiman tersebut berada di dataran yang lebih rendah, serta drainase yang tidak kuat menampung air hujan sehingga kerap mendapatkan kiriman air dari tempat yang lebih tinggi,&#8221; ujarnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Kondisi tersebut menurutnya tidak diimbangi dengan saluran air (drainase) yang memadai. Sehingga air dari beberapa kawasan dataran tinggi, tertahan hingga meluap.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Sementara itu Ketua RW 04, Baban Sobandi menuturkan, di daerah ini yang terkena genagan air ada 4 RT yaitu Rt 3, 4, 5, dan 6. &#8220;Yang kebanjiran dulu sebelum proyek gorong-gorang tidak banjir seperti ini. Setelah dibangun proyek gorong-gorong itu hampir setiap turun hujan besar selalu digenangi air hingga masuk ke gang serta pemukiman warag. Hampir seminggu empat kali banjir di tempat ini,&#8221; pungkasnya.<strong> (Andri Ahmad Fauzi\/WP)<\/strong><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com,\u00a0BERITA TASIKMALAYA. Intensitas hujan deras memicu terjadinya banjir di kawasan Jalan Selakaso, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat petang (09\/03\/2018). Hujan deras yang turun beberapa jam sebabkan genangan air di gang-gang hingga masuk ke dalam rumah warga. Akibatnya belasanan rumah milik warga di daerah tersebut digenagi air. Salah satu warga setempat, Didi Haryadi (42) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":74125,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[7029,19],"class_list":["post-74123","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-banjir-di-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74123","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74123"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74123\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74123"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74123"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74123"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}