{"id":74275,"date":"2018-03-13T21:14:43","date_gmt":"2018-03-13T14:14:43","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=74275"},"modified":"2018-03-13T21:14:43","modified_gmt":"2018-03-13T14:14:43","slug":"geger-warga-ciamis-temukan-bayi-dibuang-di-pinggir-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/03\/13\/geger-warga-ciamis-temukan-bayi-dibuang-di-pinggir-jalan\/","title":{"rendered":"Geger! Warga Ciamis Temukan Bayi Dibuang di Pinggir Jalan"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.<\/strong> Selasa sore (13\/03\/2018) sekira pukul 17.00 WIB, warga Ciamis digegerkan dengan penemuan bayi di pinggir jalan. Malang, diduga bayi mungil tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya.<\/p>\n<p>Menurut pengakuan Jaya, warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut, saat itu ia tengah melintas di sekitar Blok Putat, Desa Panjalu. Namun tiba-tiba ia mendengar suara orang yang memanggilnya.<\/p>\n<p>\u201cAwalnya saya lagi di jalan mengendarai motor, tiba-tiba serasa ada yang memanggil. Pas saya lihat ada motor yang sedang berhenti, saya pun berhenti. Saya hampiri tapi pengendara motor tersebut malah pergi,\u201d jelas Jaya, warga sekitar yang pertama kali menemukan bayi tersebut.<\/p>\n<p>Namun, saat ia hendak kembali menjalankan motornya, ia mendengar suara seperti tangsian bayi. \u201cKarena motor tadi pergi, saya juga niat mau jalan lagi. Eh tapi samar-samar terdengar suara tangisan bayi. Pas saya tengok eh kok ada kardus, penasaran saya periksa kardus tersebut. Ternyata pas saya lihat ada kepala bayi,\u201d lanjut Jaya.<\/p>\n<p>Ia pun kemudian melaporkan penemuan bayi tersebut kepada keluarga dan aparat setempat. Warga dan aparat yang menerima laporan tersebut langsung data ke TKP, tepatnya di Blok Putat, Desa\/Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<h3>Ini Ciri-Ciri Bayi yang Ditemukan Warga&#8230; (Halaman 2)<\/h3>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Bayi malang tersebut kemudian dievakuasi ke Puskesmas Panjalu.<\/p>\n<p>Dari informasi yang dihimpun wartapriangan.com, bayi tersebut baru berusia satu hari. Saat ditemukan ia berada di dalam kardus mengenakan pakaian dan diselimuti mukena warna putih.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-74277 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/pembuangan-bayi-di-ciamis-1-226x300.jpg\" alt=\"\" width=\"304\" height=\"404\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/pembuangan-bayi-di-ciamis-1-226x300.jpg 226w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/pembuangan-bayi-di-ciamis-1.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 304px) 100vw, 304px\" \/><\/p>\n<p>Bayi yang ditemukan di pinggir jalan itu diketahui berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2,7 kg dan tinggi badan 47 cm.<\/p>\n<p>Saat ini kasus penemuan bayi tersebut masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Sedangkan sang bayi berada dalam perawatan tim medis Puskesmas Panjalu.<strong> (Dena A. Kurnia\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Selasa sore (13\/03\/2018) sekira pukul 17.00 WIB, warga Ciamis digegerkan dengan penemuan bayi di pinggir jalan. Malang, diduga bayi mungil tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya. Menurut pengakuan Jaya, warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut, saat itu ia tengah melintas di sekitar Blok Putat, Desa Panjalu. Namun tiba-tiba ia mendengar suara orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":74276,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,8249,7542],"class_list":["post-74275","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-panjalu-ciamis","tag-pembuangan-bayi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74275","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74275"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74275\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74276"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74275"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74275"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74275"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}