{"id":75103,"date":"2018-04-02T17:08:27","date_gmt":"2018-04-02T10:08:27","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=75103"},"modified":"2018-04-02T17:08:27","modified_gmt":"2018-04-02T10:08:27","slug":"sepi-pembeli-pasca-relokasi-sejumlah-pedagang-datangi-dprd-pangandaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/04\/02\/sepi-pembeli-pasca-relokasi-sejumlah-pedagang-datangi-dprd-pangandaran\/","title":{"rendered":"Sepi Pembeli Pasca Relokasi, Sejumlah Pedagang Datangi DPRD Pangandaran"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN.<\/strong> Sejumlah pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di pinggir pantai Pangandaran dan tergabung Forum Pedagang Kreatif Pangandaran, mengadakan dengar pendapat dengan DPRD Kabupaten Pangandaran, Senin 2 April 2018 siang ini.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-75105\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/DSC_0052.jpg\" alt=\"\" width=\"3840\" height=\"2160\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/DSC_0052.jpg 3840w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/DSC_0052-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/DSC_0052-768x432.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/DSC_0052-1024x576.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 3840px) 100vw, 3840px\" \/><\/p>\n<p>Seusai acara, Ketua FPKP Adi Fitriadi menyampaikan kekecewaan atas dampak relokasi pedagang yang selama ini berjualan di pinggir pantai ke kios-kios yang disediakan Pemerintah.<\/p>\n<p>&#8220;Pada prinsipnya mereka mendukung upaya pemerintah dalam relokasi pedagang. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya gejolak selama proses sosialisasi hingga relokasi,&#8221;kata Adi.<\/p>\n<p>Namun setelah tiga bulan berjualan ditempat yang baru, pendapatan mereka menurun drastis. Bahkan tidak mampu untuk menopang kebutuhan dasar sehari-hari.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai pedagang, kami tentu banyak yang bersentuhan dengan pihak perbankan. Namun sejak kami menempati kios-kios yang disediakan Pemerintah, kredit kami ke bank macet,&#8221;ungkapnya, yang dibenarkan para pedagang yang ikut dalam dengar pendapat tersebut.<\/p>\n<p>Bahkan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari pun, menurut Adi, mereka sangat kesulitan.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk itu kedatangan kami, untuk menyampaikan aspirasi kepada para anggota Dewan agar mereka tahu persis kesulitan kami. Sehingga diharapkan dapat menjadi bahan dan disampaikan ke Pemerintah,&#8221;ujar Adi.<\/p>\n<p>Para pedagang, lanjutnya, juga meminta pemerintah melakukan evaluasi bangunan yang kondisinya tidak mendukung untuk berjualan dengan kondisi jumlah pedagang yang banyak.<\/p>\n<p>&#8220;Dari awal, kami siap melaksanakan kebijakan pemerintah untuk dipindah kemanapun, namun tentunya harus yang menguntungkan,&#8221;tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pangandaran Ruspandi mengungkapkan, banyak keluhan dari para pedagang.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka menyampaikan soal kurangnya fasilitas umum, rolling door, tangga dan lainnya, hingga sepinya pembeli karena kurangnya pengunjung yang berbelanja,&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, tambah Ruspandi. para pedagang mengungkapkan kekecewaan soal bentuk bangunan yang tidak sesuai dengan bentuk yang pernah disosialisasikan sebelumnya.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk itu, kami akan menampung aspirasi ini dan akan memanggil dinas terkait untuk menyampaikan aspirasi para pedagang,&#8221;pungkasnya. (Iwan Mulyadi\/WP)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Sejumlah pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di pinggir pantai Pangandaran dan tergabung Forum Pedagang Kreatif Pangandaran, mengadakan dengar pendapat dengan DPRD Kabupaten Pangandaran, Senin 2 April 2018 siang ini. Seusai acara, Ketua FPKP Adi Fitriadi menyampaikan kekecewaan atas dampak relokasi pedagang yang selama ini berjualan di pinggir pantai ke kios-kios [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":75104,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6,6945,7498],"class_list":["post-75103","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran","tag-dprd-pangandaran","tag-relokasi-pedagang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75103","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=75103"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75103\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/75104"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=75103"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=75103"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=75103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}