{"id":77692,"date":"2018-04-30T13:12:49","date_gmt":"2018-04-30T06:12:49","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=77692"},"modified":"2018-04-30T13:12:49","modified_gmt":"2018-04-30T06:12:49","slug":"rekor-muri-kembali-dipecahkan-warga-garut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/04\/30\/rekor-muri-kembali-dipecahkan-warga-garut\/","title":{"rendered":"Rekor Muri Kembali Dipecahkan Warga Garut"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><strong>wartapriangan.com, BERITA GARUT.<\/strong>\u00a0Iwan Muri Pelukis Gondrong asal Garut, kembali meraih gelar Muri. Iwan kembali bisa memecahkan rekor Muri lewat lukisan mininya dengan ukuran 0,99 mm. Hanya dalam waktu 2,167 menit, sang maestro berhasil merampungkan karyanya. Padahal Presiden ORI ( Original Rekor Indonesia) Agung Elvianto bersama tim penlai lainnya sudah memberikan waktu 10 menit. Namun dalam waktu singkat Iwan bisa menyelesaikan karyanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Iwan kembali berhasil memecahkan rekor Muri nya dalam <em>event<\/em> Festival Budaya Garut Art Attack 2018, di Situ Bagendit, Minggu (29\/4). Dengan rekor nya itu, Iwan Muri kembali\u00a0 dinobatkan sebagai pemecah rekor Muri di tahun 2018.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Menurut Iwan, dia merasa sangat bersyukur sudah bisa menyelesaikan lukisannya dalam waktu sesingkat itu, Senin , (30\/4). Dan Iwan juga bersyukur bisa kembali memecahkan rekor Muri dalam <em>event<\/em> Festival Budaya Garut Art Attack\u00a0 2018.\u00a0 Itu merupakan satu anugerah dari yang Maha kuasa, katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Dengan penuh kerendahan, Iwan Muri mengucapkan terima kasihnya ke pihak panitia penyelenggara. Sebab atas suksesnya kegiatan tersebut, dia bisa kembali meraih rekor Muri. Selain itu Iwan pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan\u00a0 dan kerabat, yang telah memberikan dukungan\u00a0 hingga bisa\u00a0 menyelesaikan lukisan tersebut dalam waktu singkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Presiden ORI Agung Alvianto sangat apresiasi terhadap Iwan Muri dan seluruh Pelukis Garut , yang mana telah bisa mengantarkan Iwan kembali mencatat rekor Muri dengan karya lukisan terkecilnya. Bahkan Agung mengatakan, ORI merasa sangat bangga, sebab rekor baru ORI kembali tercipta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Agung benar &#8211; benar tidak menduga kalau Iwan bisa menyelesaikan lukisan terkecilnya dalam waktu yang sesingkat itu. Itu benar &#8211; benar di luar dugaannya, tegas Agung. Hanya dalam waktu 2,176 menit Iwan mampu menyelesaikan maha karyanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Sang Presiden ORI pun berjanji, pihaknya akan bekoordinasi dengan museum rekor dunia yang berpusat di Amerika.\u00a0 Diharapkan Agung, maha karya sang maestro asal Garut bisa diakui dan dimasukan di rekor dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Kegembiraanpun terucap dari Ketua Penyelenggara, Dado Bima. Dia merasa bangga bisa mengantarkan salah seorang maestro Garut kembali memecahkan rekor Muri dengan Lukisan Yang terkecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><strong>(<\/strong><strong>Yayat Ruhiyat<\/strong> <strong>\/WP)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA GARUT.\u00a0Iwan Muri Pelukis Gondrong asal Garut, kembali meraih gelar Muri. Iwan kembali bisa memecahkan rekor Muri lewat lukisan mininya dengan ukuran 0,99 mm. Hanya dalam waktu 2,167 menit, sang maestro berhasil merampungkan karyanya. Padahal Presiden ORI ( Original Rekor Indonesia) Agung Elvianto bersama tim penlai lainnya sudah memberikan waktu 10 menit. Namun dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":77694,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[3,8550,8551],"class_list":["post-77692","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-garut","tag-berita-garut","tag-rekor-muri","tag-warga-garut"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77692","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=77692"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77692\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/77694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=77692"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=77692"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=77692"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}