{"id":79085,"date":"2018-06-06T12:54:44","date_gmt":"2018-06-06T05:54:44","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=79085"},"modified":"2018-06-28T12:55:01","modified_gmt":"2018-06-28T05:55:01","slug":"wakil-bupati-tasikmalaya-lantik-tenaga-penyuluh-pertanian-jadi-pns","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/06\/06\/wakil-bupati-tasikmalaya-lantik-tenaga-penyuluh-pertanian-jadi-pns\/","title":{"rendered":"Wakil Bupati Tasikmalaya Lantik Tenaga Penyuluh Pertanian Jadi PNS"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.\u00a0<\/strong>Sektor pertanian tetap akan\u00a0 menjadi fokus utama dalam menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, karena pertanian merupakan mata pencaharian utama sebagian besar penduduk Kabupaten Tasikmalaya. Untuk itu, optimalisasi Sumber Daya Manusia di bidang pertanian mutlak diperlukan, agar sasaran pembangunan di bidang pertanian dapat terwujud dengan baik. Hal tersebut diutarakan Wakil Bupati Tasikmalaya H.Ade Sugianto, S.IP saat melantik 42 orang Tenaga Lepas Harian dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, berlangsung di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna,\u00a0 Selasa (5\/6\/2018).<\/p>\n<p>Menurut Wakil Bupati, tenaga penyuluh pertanian merupakan unsur penting dalam pembangunan di bidang pertanian,\u00a0 ia berharap para penyuluh yang dilantik menjadi PNS dapat menjalankan tugas yang diamanatkan pemerintah dengan sebaik-baiknya.\u00a0 \u201cPelantikan menjadi PNS merupakan awal dari tujuan utama yaitu dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.Sumpah dan janji yang diucapkan bukan atas nama Bupati atau Wakil Bupati, tetapi langsung atas nama Allah SWT, hal ini menjadi tanggungjawab yang harus dilaksanakan sebagai bukti\u00a0 kesetiaan\u00a0 kepada bangsa dan negara, \u201cucap Wakil Bupati.<\/p>\n<p>Wakil Bupati berpesan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dapat menjaga negara dan Pemerintah dengan tidak melupakan tujuan utamanya sebagai PNS yaitu mengabdi kepada masyarakat. \u201dJadilah PNS yang mampu memberikan kemampuan terbaiknya kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada negara dan pemerintah, tidak mungkin ada PNS kalau tidak ada pemerintah, dan tidak mungkin juga ada pemerintah jika tidak ada negara,\u00a0 \u201cucap Wakil Bupati.<\/p>\n<p>Wakil Bupati mengingatkan agar dapat menghindari kasus hukum dalam menjalankan tugasnya.\u201d\u00a0\u00a0 Jangan berfikir bahwa menjadi PNS sematata-mata menginginkan\u00a0 sebuah pekerjaan, rezeki itu sudah diatur oleh Allah SWT, bersyukurlah\u00a0 dengan segala fasilitas dan kesempatan yang diberikan oleh negara sebagai sebuah bentuk penghormatan, tidak sedikit PNS yang telah disumpah dan dilantik atas nama Tuhan, kemudian berakhir di penjara karena kejahatan yang telah dilalukannya, jangan rusak diri sendiri dengan perbuatan yang tidak terpuji, \u201ctutur Wakil Bupati.<\/p>\n<p>Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Iin Aminudin, M.Si menjelaskan,\u00a0 seluruh tenaga penyuluh pertanian yang dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah mengikuti masa percobaan selama satu tahun, dengan telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan\u00a0 Prajabatan, dan telah lulus tes kesehatan sehingga memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.\u00a0Sektor pertanian tetap akan\u00a0 menjadi fokus utama dalam menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, karena pertanian merupakan mata pencaharian utama sebagian besar penduduk Kabupaten Tasikmalaya. Untuk itu, optimalisasi Sumber Daya Manusia di bidang pertanian mutlak diperlukan, agar sasaran pembangunan di bidang pertanian dapat terwujud dengan baik. Hal tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":79086,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19,6786],"class_list":["post-79085","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya","tag-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79085","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79085"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79085\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79086"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}