{"id":79130,"date":"2018-06-29T21:50:30","date_gmt":"2018-06-29T14:50:30","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=79130"},"modified":"2018-06-30T08:58:20","modified_gmt":"2018-06-30T01:58:20","slug":"kejam-gara-gara-hal-ini-seorang-ayah-di-tasikmalaya-aniaya-anak-tirinya-hingga-tewas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/06\/29\/kejam-gara-gara-hal-ini-seorang-ayah-di-tasikmalaya-aniaya-anak-tirinya-hingga-tewas\/","title":{"rendered":"Kejam, Gara-gara Hal Ini Seorang Ayah di Tasikmalaya Aniaya Anak Tirinya Hingga Tewas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\"><strong>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.<\/strong> Seorang ayah di Tasikmalaya tega menganiaya anak tirinya yang masih berusia 12 bulan hingga meregang nyawa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">Peristiwa ini terjadi pada Kamis siang kemarin (28\/06\/2018). Saat itu korban tengah tertidur dibangunkan oleh pelaku secara paksa. Korban dipanggil saat pelaku dan ibu korban UA (33) sedang mengupas nanas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">Korban kemudian lari ketakutan hingga terjatuh di lantai akibat menginjak karpet. Bukannya ditolong, korban justru dipukul kedua kakinya. Selain itu wajah korban wajahnya ditampar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">Sadisnya lagi, pelaku yang berinisial OS (34) mengangkat kaki korban ke atas. Sehingga korban dalam posisi kepala di bawah lalu korban dibanting ke lantai. Diduga akibat benturan keras korban tewas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">Kepolisian Resort Tasikmalaya langsung mengamankan pelaku pasca kejadian. Meski sempat mengelak, OS akhirnya mengakui perbuatan sadisnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Pribadi Atma pada Jumat (29\/06\/2018) mengatakan, pihaknya mengamankan pelaku dengan sejumlah barang bukti. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">&#8220;Pelaku mengaku kesal anak tirinya itu sering menangis dan sulit dihentikan&#8221; lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">Ia menambahkan, selain sering dianiaya dengan cara dipukul dan ditampar, korban yang baru empat bulan tinggal menetap dengan pelaku kerap disulut api rokok serta disolder di kakinya hingga timbul luka bakar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">Sementara itu, ibu korban sambil menangis di Kantor Polres Tasikmalaya mengatakan, anaknya menangis saat jatuh dilempar ka lantai dengan kaki di atas. Lalu anaknya mengalami kejang-kejang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">Sebelumnya korban sempat diberi pertolongan medis di Puskesmas Karang Nunggal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\">Akibat perbuatannya, pelaku asal Sampalan Lega Desa Cintawangi Kecamatan Karang Nunggal Tasikmalaya ini harus mendekam di penjara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: georgia, palatino, serif\"><strong>(Andri Ahmad Fauzi\/WP)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang ayah di Tasikmalaya tega menganiaya anak tirinya yang masih berusia 12 bulan hingga meregang nyawa. Peristiwa ini terjadi pada Kamis siang kemarin (28\/06\/2018). Saat itu korban tengah tertidur dibangunkan oleh pelaku secara paksa. Korban dipanggil saat pelaku dan ibu korban UA (33) sedang mengupas nanas. Korban kemudian lari ketakutan hingga terjatuh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":79148,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19,8292,6786],"class_list":["post-79130","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya","tag-penganiayaan-di-tasikmalaya","tag-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79130"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79130\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}