{"id":79220,"date":"2018-07-02T12:16:57","date_gmt":"2018-07-02T05:16:57","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=79220"},"modified":"2018-07-02T17:26:09","modified_gmt":"2018-07-02T10:26:09","slug":"tim-unggulan-piala-dunia-berguguran-ini-pendapat-pemerhati-bola","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/07\/02\/tim-unggulan-piala-dunia-berguguran-ini-pendapat-pemerhati-bola\/","title":{"rendered":"Tim Unggulan Piala Dunia Berguguran, Ini Pendapat Pemerhati Bola"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\"><strong>wartapriangan.com, BERITA OLAHRAGA.<\/strong> Fenomena menarik terjadi di Piala Dunia Rusia kali ini. Tim-tim unggulan yang notabene pernah jadi juara dunia berguguran di babak &#8211; babak awal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Jerman mengawali gejala ini. Sebagai juara bertahan Piala Dunia 2014 sekaligus tim unggulan, Jerman gagal lolos dari fase grup dan hanya menempati juru kunci Grup F.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Nasib Argentina dan Spanyol juga sama. Sama-sama tim bertabur bintang dan pernah juara dunia, kedua tim juga setali tiga uang dengan jerman, gugur di tengah jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Bedanya, Argentina takluk dari tim yang memang penampilannya saat ini paling impresif, Perancis, di fase 16 besar. Messi cs takluk 3-4 dari Perancis dan mengikuti jejak Jerman angkat koper lebih awal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Begitu pun Spanyol. Tim matador &#8216;dipulangkan lebih awal&#8217; oleh tuan rumah Rusia di fase 16 besar lewat drama adu penalti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Ditambah gugurnya Portugal dengan Christiano Ronaldo nya, lengkap sudah kejutan besar di Piala Dunia Rusia kali ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Gugurnya tim-tim besar ini menarik perhatian pemerhati bola di tiga kabupaten berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">&#8221; Kutukan juara bertahan akan gagal, kali ini kembali terjadi lagi. Jerman juara bertahan 2014, gagal total sekarang. Spanyol pun saat juara dunia 2010 di Afrika Selatan, remuk juga 4 tahun kemudian di Brasil. Ini kutukan 4 tahun sekali buat juara bertahan, &#8221; Ujar Fauzi Anwar, pemerhati bola yang tinggal di Ciamis kepada wartapriangan pagi ini, Senin (2\/7\/2018).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Menurut Fauzi, Piala Dunia Rusia memang sedikit &#8216;aneh&#8217;. Selain tidak diikuti tim kuat Italia dan Belanda yang memang gagal lolos dari kualifikasi piala dunia, tim-tim unggulan yang masuk ke Piala Dunia Rusia 2018 seperti Jerman, Argentina dan Spanyol malah gagal menunjukkan penampilan terbaiknya, mereka kalah oleh tim-tim semenjana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">&#8221; Piala Dunia yang full Surfrise, tapi malah bagus buat perkembangan sepak bola dunia, &#8221; pungkas Fauzi yang menjagokan Kroasia bakal menjuarai Piala Dunia kali ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Sementara menurut Julian Vanesa alias abang yang tinggal di Rajapolah tasikmalaya, tumbangnya tim-tim unggulan adalah hal biasa dalam sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">&#8221; Selama bola masih bundar, apa pun bisa terjadi, &#8221; Urai abang singkat saat Wartapriangan meminta pendapatnya pagi ini via telepon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Di tempat terpisah, pemerhati bola Majalengka, Abah Tatang menaruh harapan besar kepada tim unggulan tersisa untuk melaju ke babak final.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">&#8221; Abah masih percaya, Brasil, Perancis, Uruguay juga Inggris sebagai tim yang pernah juara dunia bisa menjaga &#8216;marwah&#8217; piala dunia ini. Minimal satu dari keempat negara tersebut bisa maju ke babak final, bahkan bisa juara, &#8221; Kata Abah Tatang kepada redaksi wartapriangan lewat sambungan telepon pagi ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">Apa pun pendapat pemerhati bola di atas, gelaran piala dunia kali ini memang penuh drama yang semakin menarik untuk kita ikuti bersama.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;\">(Iwan Mulyawan\/WP)<\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Fenomena menarik terjadi di Piala Dunia Rusia kali ini. Tim-tim unggulan yang notabene pernah jadi juara dunia berguguran di babak &#8211; babak awal. Jerman mengawali gejala ini. Sebagai juara bertahan Piala Dunia 2014 sekaligus tim unggulan, Jerman gagal lolos dari fase grup dan hanya menempati juru kunci Grup F. Nasib Argentina dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":79221,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[482],"tags":[2153,8804],"class_list":["post-79220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-olahraga","tag-berita-olahraga","tag-piala-dunia-2018"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79220"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79220\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}