{"id":80134,"date":"2018-07-24T09:23:58","date_gmt":"2018-07-24T02:23:58","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=80134"},"modified":"2018-07-24T09:26:31","modified_gmt":"2018-07-24T02:26:31","slug":"radiasi-smartphone-bisa-merusak-daya-ingat-remaja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/07\/24\/radiasi-smartphone-bisa-merusak-daya-ingat-remaja\/","title":{"rendered":"Radiasi Smartphone Bisa Merusak Daya Ingat Remaja"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/teknoto\/\">BERITA TECHNOLOGI.\u00a0<\/a><\/strong><a style=\"text-transform: initial;\" title=\"Radiasi smartphone\" href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tekno\/read\/3227292\/ini-bahaya-gunakan-smartphone-sebelum-tidur\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Radiasi <em>smartphone<\/em><\/a><span style=\"text-transform: initial;\"> memang bisa membahayakan otak manusia. Penelitian terbaru mengungkap, salah satu dampak <\/span><a style=\"text-transform: initial;\" title=\"radiasi smartphone\" href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tekno\/read\/3255988\/apa-benar-radiasi-smartphone-bisa-sebabkan-kematian\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">radiasi <em>smartphone<\/em><\/a><span style=\"text-transform: initial;\">\u00a0yang cukup berisiko ternyata bisa merusak daya ingat pengguna remaja.<\/span><\/p>\n<div class=\"article-content-body__item-page \" data-page=\"1\" data-title=\"\">\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\">\n<p>Penelitian yang dilakukan Swiss Tropical and Public Health Institute ini mengungkap, radiasi dari <em>smartphone<\/em> bisa mengakibatkan eksposur radiasi RF-EMF\u00a0yang bisa menurunkan performa daya ingat remaja.<\/p>\n<div class=\"baca-juga\"><\/div>\n<p>Martin Roosli, salah satu peneliti studi tersebut,\u00a0mengatakan radidasi RF-EMF bisa diserap otak. Karena radiasi tersebut terlalu berat, ia bisa merusak otak dan berdampak ke penurunan daya ingat.<\/p>\n<p>&#8220;Otak berperan penting dalam kinerja memori manusia. Radiasi RF-EMF yang terpancar dari <em>smartphone<\/em> tentu sangat berisiko merusaknya,&#8221; ujar Martin sebagaimana dilansir <em>Mirror<\/em>, Selasa (24\/7\/2018).<\/p>\n<p>Penelitian tersebut melibatkan 700 remaja berusia 12 hingga 17 tahun. Semua peserta penelitian dianalisa selama satu tahun saat menggunakan smartphone. Hasilnya, kebanyakan mengaku mengalami penurunan daya ingat yang drastis .<\/p>\n<p>Namun demikian, penggunaan <em>smartphone<\/em> yang dimaksud bukan seperti aktivitas seperti mengirim SMS atau bermain gim <em>mobile<\/em>.<\/p>\n<p><a title=\"Radiasi smartphone\" href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tekno\/read\/3478240\/10-smartphone-dengan-radiasi-paling-rendah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Radiasi <em>smartphone<\/em><\/a> bisa terpancar saat pengguna memakai smartphone untuk menelepon, baik dari jaringan telepon atau berbasis aplikasi pesan instan seperti WhatsApp dan lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"article-content-body__item-page\" data-page=\"2\" data-title=\"Apa Benar, Radiasi Smartphone Bisa Sebabkan Kematian?\">\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\">\n<p>Dampak radiasi akibat <a title=\"smartphone \" href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tekno\/read\/3227292\/ini-bahaya-gunakan-smartphone-sebelum-tidur\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>smartphone<\/em> <\/a>terhadap kondisi kesehatan manusia memang masih menjadi perdebatan. Sejumlah penelitian menyebut radiasi <em>smartphone<\/em> berakibat buruk pada kesehatan dan bisa mengakibatkan kematian.<\/p>\n<p>Namun, dalam penelitian terbaru, dampak radiasi <a title=\"smartphone \" href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tekno\/read\/3142802\/5-dampak-berbahaya-sinar-biru-smartphone-untuk-kesehatan-mata\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>smartphone<\/em> <\/a>ternyata tak terlalu berbahaya. Menurut studi terkini, pancaran radiasi <em>smartphone<\/em> ternyata lebih rendah ketimbang radiasi ionisasi yang didapat dari X-ray dan dapat memicu kanker.<\/p>\n<p>Dikutip dari <em>CNBC,\u00a0<\/em>berdasarkan rencana laporan peneliti dari pemerintah Amerika Serikat, radiasi <em>smartphone<\/em> memang dapat memberikan dampak pada kesehatan, tetapi setidaknya saat ini masih dalam tahap aman.<\/p>\n<p>Para peneliti memanfaatkan tikus jantan untuk melakukan eksperimen mengenai paparan radiasi <em>smartphone<\/em> yang sangat tinggi terhadap kesehatan. Hasilnya, paparan radiasi itu menimbulkan tumor di jaringan sekitar jantungnya.<\/p>\n<p>Sementara dalam percobaan lain yang dilakukan terhadap tikus betina, efek radiasi tersebut tak terlihat. Meski berakibat negatif, temuan ini tak dapat diaplikasikan pada manusia.<\/p>\n<p>Dalam catatannya, ilmuwan Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat menyebut studi ini memang ingin menguji batas ekstrem terhadap radiasi <a title=\"smartphone\" href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tekno\/read\/3222887\/5-risiko-berbahaya-pakai-smartphone-dengan-layar-retak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">smartphone<\/a>, dan batas radiasi yang ada saat ini masih aman.<\/p>\n<p>Untuk itu, tak sedikit pihak yang menyebut studi ini dapat menjadi titik terang\u00a0dan menyelesaikan perdebatan mengenai bahaya radiasi <em>smartphone<\/em>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"article-content-body__item-page\" data-page=\"3\" data-title=\"Masukan untuk Rancangan Smartphone Masa Depan\">\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\">\n<p>&#8220;Rancangan laporan ini pasti menimbulkan perhatian, tapi hasilnya memang tak akan mengubah bahwa bukti hubungan antara <em>smartphone<\/em> dan kanker masih lemah, dan sejauh ini, belum ada risiko kanker akibat <em>smartphone<\/em>,&#8221; tutur Chief Medical Officer dari American Cancer Society, Dr. Otis Brawley.<\/p>\n<p>Sekadar informasi, dalam studi ini, tikus yang terkena radiasi memang memperolehnya dalam tingkat pemakaian yang sangat tinggi, bahkan melebihi yang diperoleh manusia.<\/p>\n<p>Temuan tersebut sekaligus dilakukan untuk memberikan masukan terhadap desain teknologi <em>smartphone<\/em> masa depan. Studi ini juga hanya menguji coba frekuensi 2G dan 3G, yang biasa dilakukan untuk melakukan panggilan telepon.<\/p>\n<p>Sementara dalam studi ini, jaringan 4G dan 5G belum digunakan karena menggunakan frekuensi dan modulasi yang berbeda.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber : Kompas.com<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TECHNOLOGI.\u00a0Radiasi smartphone memang bisa membahayakan otak manusia. Penelitian terbaru mengungkap, salah satu dampak radiasi smartphone\u00a0yang cukup berisiko ternyata bisa merusak daya ingat pengguna remaja. Penelitian yang dilakukan Swiss Tropical and Public Health Institute ini mengungkap, radiasi dari smartphone bisa mengakibatkan eksposur radiasi RF-EMF\u00a0yang bisa menurunkan performa daya ingat remaja. Martin Roosli, salah satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":80139,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[234],"tags":[8980,8981],"class_list":["post-80134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknoto","tag-berita-technology","tag-smartphone"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80134"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80134\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80139"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}