{"id":80893,"date":"2018-08-13T10:43:04","date_gmt":"2018-08-13T03:43:04","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=80893"},"modified":"2018-08-13T10:43:04","modified_gmt":"2018-08-13T03:43:04","slug":"berantas-demam-berdarah-yogyakarta-gandeng-monash-university","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/08\/13\/berantas-demam-berdarah-yogyakarta-gandeng-monash-university\/","title":{"rendered":"Berantas Demam Berdarah, Yogyakarta Gandeng Monash University"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/teknoto\/\">BERITA TEKNOLOGI.<\/a><\/strong> Sebuah proyek yang dipimpin Australia di Indonesia menunjukkan tanda-tanda awal keberhasilan dalam memberantas salah satu virus yang paling melemahkan di dunia &#8211; demam berdarah.<\/p>\n<p>Ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, penyakit demam berdarah aktif di lebih dari 100 negara di seluruh dunia, menginfeksi 400 juta orang setiap tahun dan membunuh 25.000 orang.<\/p>\n<p>Tetapi para ilmuwan dari program Eliminate Dengue Fever di Indonesia percaya bahwa virus itu mungkin telah menemukan pasangannya.<\/p>\n<p>&#8220;Yakin? Tentu saya yakin, karena potensi proyek ini sangat besar,&#8221; kata entomolog Warsito Tantowijoyo.<\/p>\n<p>Dengan teknologi yang diekspor dari Universitas Monash Melbourne, nyamuk di Yogyakarta telah terinfeksi bakteri yang disebut Wolbachia, yang membuat serangga tidak mampu membawa dan menularkan demam berdarah.<\/p>\n<p>Sejauh ini tim Yogyakarta telah melepaskan 6 juta nyamuk Aedes Aegypti yang terinfeksi Wolbachia, yang secara efektif membuat populasi nyamuk yang membiakkan penyakit demam berdarah tidak ada.<\/p>\n<p>Tim ilmuwan sekarang mengumpulkan hasil \u00a0dari uji coba tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Di daerah \u2013 daerah di mana bakteri Wolbachia telah terbentuk, kami menemukan bahwa belum ada laporan kasus penularan virus lokal,&#8221; kata Warsito.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tidak bisa mengatakan bahwa itu akan menghilangkan semua kasus dengue. Tapi kami berharap teknologi ini akan secara signifikan berkontribusi pada pengurangan kasus demam berdarah.&#8221;<\/p>\n<p>Monash University adalah pusat penelitian dan pengembangan program dan memimpin tim peneliti.<\/p>\n<p>&#8220;Semua bukti mengarah pada kesuksesan,&#8221; kata Profesor Cameron Simmons, direktur Analisis Dampak di World Mosquito Program.<\/p>\n<p>Metode pengendalian demam berdarah yang paling umum, seperti fumigasi, hanya bersifat sementara dan vaksin dianggap terlalu mahal di negara-negara berkembang, di mana prevalensi virus demam berdarah paling umum berjangkit.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-80895\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/08\/Yogyakarta-Gandeng-Monash-University-Berantas-Demam-Berdarah-2-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" \/><\/p>\n<p>Ilmuwan di program Penghilangan Deman Berdarah memginfeksikan nyamuk dengan bakteri Wolbachia.<\/p>\n<p>ABC: Phil Hemingway<\/p>\n<p>Keuntungan dari bakteri Wolbachia adalah bahwa, sekali disebarkan pada populasi nyamuk, makan ia akan secara permanen berjangkit di populasi itu.<\/p>\n<p>&#8220;Ini adalah aplikasi yang sekali saja dilakukan maka akan memberikan potensi perlindungan perlindungan kesehatan bagi masyarakat secara bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun bagi komunitas itu,&#8221; kata Profesor Simmons.<\/p>\n<p>bakteri itu juga efektif melawan beberapa penyakit mematikan yang disebabkan oleh nyamuk lainnya, seperti zika dan chikungunya.<\/p>\n<p>&#8220;kami berharap, [Uji coba ini] benar-benar akan memberikan bukti standar utama yang [membuktikan] kami memiliki sebuah intervensi kesehatan masyarakat yang besar untuk mengendalikan penyakit mengerikan ini,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Bakteri tersebut sekarang juga sedang diuji coba di 11 negara lain, dengan lebih banyak lagi yang sudah menyatakan berminat.<\/p>\n<p>&#8220;Permintaannya besar. Kami terus didekati oleh negara-negara yang terkena penyakit demam berdarah &#8230; tantangan kami adalah untuk memenuhi permintaan itu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><strong>Sumber : Viva.co.id<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TEKNOLOGI. Sebuah proyek yang dipimpin Australia di Indonesia menunjukkan tanda-tanda awal keberhasilan dalam memberantas salah satu virus yang paling melemahkan di dunia &#8211; demam berdarah. Ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, penyakit demam berdarah aktif di lebih dari 100 negara di seluruh dunia, menginfeksi 400 juta orang setiap tahun dan membunuh 25.000 orang. Tetapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":80894,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[234],"tags":[9280,9284,9279,9281,9282,9283],"class_list":["post-80893","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknoto","tag-aedes-aegypti","tag-bakteri-wolbachia","tag-demam-berdarah","tag-eliminate-dengue-fever","tag-universitas-monash-melbourne","tag-yogyakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80893","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80893"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80893\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80894"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80893"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80893"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80893"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}