{"id":80911,"date":"2018-08-13T14:07:08","date_gmt":"2018-08-13T07:07:08","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=80911"},"modified":"2018-08-13T14:07:08","modified_gmt":"2018-08-13T07:07:08","slug":"posisi-kh-maruf-amin-di-mui-dibahas-usai-musim-haji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/08\/13\/posisi-kh-maruf-amin-di-mui-dibahas-usai-musim-haji\/","title":{"rendered":"Posisi KH Ma&#8217;ruf Amin di MUI Dibahas Usai Musim Haji"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-nasional\/\">BERITA NASIONAL<\/a>.\u00a0<\/strong>Posisi KH Ma\u2019ruf Amin sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan dibahas pascamusim haji. Pembahasan status Kiai Ma\u2019ruf harus dilakukan berdasarkan aturan organisasi dan tidak ditentukan secara sepihak.<\/p>\n<p>\u201cRapat soal pimpinan MUI dilakukan usai ibadah haji,\u201d kata Wakil Sekretaris Jenderal MUI Tengku Zulkarnain kepada\u00a0<em>Republika.co.id<\/em>, Senin (13\/8).<\/p>\n<p>Menurut Tengku, pembahasan dilakukan usai musim haji disebabkan banyak pimpinan MUI yang masih menjalani ibadah haji. Seluruh pimpinan harus memberikan persetejuan terkait posisi Kiai Ma\u2019ruf.<\/p>\n<p>KH Ma\u2019ruf Amin resmi ditunjuk oleh pejawat Joko Widodo untuk menjadi calon wakil presiden, Jumat lalu. Kiai Ma\u2019ruf menyetujui penunjukkan tersebut dan menyatakan siap untuk melakukan berbagai tahapan menuju Pilpres.<\/p>\n<p>Tengku enggan menjelaskan, apakah rapat yang akan digelar bakal membahas pengganti Ma\u2019ruf atau tidak. Ia pun tak menjelaskan apakah ketua Umum MUI bisa terlibat atau tidak di dalam pemerintahan. \u201cTidak adak komentar selain itu. Mohon maafkan saya,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Usai menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Ahad (12\/8) malam, KH Ma\u2019ruf menyatakan tidak akan meminta mundur atau dimundurkan dari jabatannya sebagai ketua umum. Sebab, ada mekanisme tersendiri yang telah diatur sesuai AD\/ART organisasi MUI.<\/p>\n<p>Sejumlah pihak telah mendesak agar dirinya memundurkan diri. Baik sebagai Ketua Umum MUI maupun dari posisi Rais Amm Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU). Desakan tersebut muncul karena dikhawatirkan independensi organisasi akan berkurang karena KH Ma\u2019ruf Amin sebagai pimpinan tertinggi terlibat politik praktis.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Ketua MUI bidang Pendidikan dan Kaderisasi, Abdullah Djaidi menegaskan MUI tak terlibat politik praktis. Namun, jika ada Ulama yang memilih terjun ke dunia politik pun tak dilarang. Sebab, ada manfaat tersendiri yakni dapat meredam isu Suku Agama Ras Antargolongan (SARA) jelang Pilpres 2019.<\/p>\n<p>&#8220;Artinya ulama menjadi bagian daripada pemerintahan nanti itu tidak akan memunculkan isu-isu SARA. Tapi secara kelembagaan kita MUI juga kita tidak terlibat dalam politik praktis,&#8221; ujar Djaidi.<\/p>\n<p>Djaidi menyatakan, dalam setiap agenda demokrasi, MUI selalu menyerahkan kepada setiap pengurus MUI untuk menentukan pilihannya masing-masing. Namun, secara kelembagaan MUI tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.<\/p>\n<p><strong>Sumber : Republika.co.id<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL.\u00a0Posisi KH Ma\u2019ruf Amin sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan dibahas pascamusim haji. Pembahasan status Kiai Ma\u2019ruf harus dilakukan berdasarkan aturan organisasi dan tidak ditentukan secara sepihak. \u201cRapat soal pimpinan MUI dilakukan usai ibadah haji,\u201d kata Wakil Sekretaris Jenderal MUI Tengku Zulkarnain kepada\u00a0Republika.co.id, Senin (13\/8). Menurut Tengku, pembahasan dilakukan usai musim [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":80912,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[9164,9162,9303],"class_list":["post-80911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","tag-ketua-mui","tag-maruf-amin","tag-sara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80911"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80911\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80912"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}