{"id":81538,"date":"2018-08-29T12:07:43","date_gmt":"2018-08-29T05:07:43","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=81538"},"modified":"2018-08-30T08:42:46","modified_gmt":"2018-08-30T01:42:46","slug":"kemenag-minta-kanwil-sosialisasikan-lagi-aturan-pengeras-suara-di-masjid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/08\/29\/kemenag-minta-kanwil-sosialisasikan-lagi-aturan-pengeras-suara-di-masjid\/","title":{"rendered":"Kemenag Minta Kanwil Sosialisasikan Lagi Aturan Pengeras Suara di Masjid"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-nasional\/\">BERITA NASIONAL<\/a><\/strong>. Kementerian Agama (Kemenag) meminta jajarannya kembali mensosialisasikan aturan penggunaan pengeras suara di masjid. Permintaan itu tertuang dalam\u00a0Surat Edaran Dirjen Bimas Islam nomor B.3940\/DJ.III\/HK.00.07\/08\/2018 tanggal 24 Agustus 2018.<\/p>\n<p>Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin menjelaskan,\u00a0 aturan tentang tuntunan penggunaan pengeras suara di masjid, langgar, dan musala sudah ada sejak 1978. Aturan itu tertuang dalam Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor Kep\/D\/101\/1978.<\/p>\n<p>&#8220;Hingga saat ini, belum ada perubahan,&#8221; kata Muhammadiyah Amin dikutip dari situs resmi\u00a0Kemenag, Jumat (24\/8\/2018).<\/p>\n<p>Menurutnya,\u00a0 Instruksi Dirjen Bimas Islam ini antara lain menjelaskan tentang keuntungan dan kerugian penggunaan pengeras suara di masjid, langgar, dan mushalla. Salah satu keuntungannya adalah sasaran penyampaian dakwah dapat lebih luas.<\/p>\n<p>Namun, penggunaan pengeras suara juga bisa mengganggu orang yang sedang beristirahat atau penyelenggaraan upacara keagamaan.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk itu, diperlukan aturan dan itu sudah terbit sejak 1978 lalu,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Dalam instruksi tersebut, lanjut mantan Rektor IAIN Gorontalo ini, dipaparkan bahwa pada dasarnya suara yang disalurkan keluar masjid hanyalah adzan sebagai tanda telah tiba waktu salat.<\/p>\n<p>&#8220;Salat dan doa pada dasarnya hanya untuk kepentingan jemaah ke dalam dan tidak perlu ditujukan keluar untuk tidak melanggar ketentuan syariah yang melarang bersuara keras dalam salat dan doa,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sedangkan dzikir, kata dia, pada dasarnya adalah ibadah individu langsung dengan Allah karena itu tidak perlu menggunakan pengeras suara baik kedalam atau keluar.<\/p>\n<p>Hal lain yang diatur dalam instruksi\u00a0Kemenag\u00a0ini terkait waktu penggunaan pengeras suara. Amin mengatakan, instruksi Dirjen secara jelas dan rinci sudah mengatur waktu-waktu penggunaan pengeras suara.<\/p>\n<p>&#8220;Misalnya, pengeras suara bisa digunakan paling awal 15 menit sebelum waktu Salat Subuh, dan sebagainya,&#8221; jelas Muhammadiyah Amin.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/\" rel=\"attachment wp-att-81540\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-81540\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/08\/049056800_1535177140-surat_edaran_menag.jpg\" alt=\"\" width=\"1\" height=\"1\" \/><\/a><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/08\/29\/kemenag-minta-kanwil-sosialisasikan-lagi-aturan-pengeras-suara-di-masjid\/049056800_1535177140-surat_edaran_menag-1\/\" rel=\"attachment wp-att-81541\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-81541 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/08\/049056800_1535177140-surat_edaran_menag-1-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/08\/049056800_1535177140-surat_edaran_menag-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/08\/049056800_1535177140-surat_edaran_menag-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/08\/049056800_1535177140-surat_edaran_menag-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/08\/049056800_1535177140-surat_edaran_menag-1.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"margin-top: 0cm; background: white;\"><span style=\"font-size: 10.5pt; font-family: 'Arial',sans-serif; color: #444444;\">Melaui surat edaran yang diterbitkan hari ini,\u00a0 Muhammadiyah Amin meminta Kanwil Kemenag untuk kembali mensosialisasikan instruksi Dirjen Bimas Islam 1978. &#8220;Kami meminta segenap jajaran, dapat mensosialisasikan kembali aturan tersebut,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; text-align: start; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"font-size: 10.5pt; font-family: 'Arial',sans-serif; color: #444444;\">&#8220;Kami juga minta Kantor Urusan Agama (KUA) maupun penyuluh agama di seluruh Indonesia untuk ikut mensosialisasikannya,&#8221; jelas Amin.<\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; text-align: start; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"font-size: 10.5pt; font-family: 'Arial',sans-serif; color: #444444;\">Hal itu misalnya dilakukan dengan menggandakan instruksi Dirjen tentang penggunaan pengeras suara pada masjid, langgar, dan mushalla\u00a0 lalu membagikannya kepada masyarakat sambil dijelaskan substansinya. Instruksi tersebut juga agar dijadikan sebagai bahan pembinaan keagamaan yang dilakukan kepada masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; text-align: start; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"font-size: 10.5pt; font-family: 'Arial',sans-serif; color: #444444;\">Dengan disosialisasikan kembali aturan penggunaan pengeras suara, Muhammadiyah Amin berharap masyarakat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang sama tentang aturan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber:\u00a0<a class=\"user-name widget__user-link ga-embed__user-profile\" href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/news\/read\/3627886\/kemenag-minta-kanwil-sosialisasikan-lagi-aturan-pengeras-suara-di-masjid\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Liputan6.com<\/a> <\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/\" rel=\"attachment wp-att-81540\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-81540\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/08\/049056800_1535177140-surat_edaran_menag.jpg\" alt=\"\" width=\"1\" height=\"1\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL. Kementerian Agama (Kemenag) meminta jajarannya kembali mensosialisasikan aturan penggunaan pengeras suara di masjid. Permintaan itu tertuang dalam\u00a0Surat Edaran Dirjen Bimas Islam nomor B.3940\/DJ.III\/HK.00.07\/08\/2018 tanggal 24 Agustus 2018. Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin menjelaskan,\u00a0 aturan tentang tuntunan penggunaan pengeras suara di masjid, langgar, dan musala sudah ada sejak 1978. Aturan itu tertuang dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":81559,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[9581,36,9580],"class_list":["post-81538","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","tag-aturan-suara-adzan","tag-berita-nasional","tag-kemenag"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81538","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81538"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81538\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81538"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81538"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81538"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}