{"id":81870,"date":"2018-09-08T18:26:59","date_gmt":"2018-09-08T11:26:59","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=81870"},"modified":"2018-09-08T18:26:59","modified_gmt":"2018-09-08T11:26:59","slug":"dprd-pangandaran-tetapkan-rencana-induk-pembangunan-kepariwisataan-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/09\/08\/dprd-pangandaran-tetapkan-rencana-induk-pembangunan-kepariwisataan-daerah\/","title":{"rendered":"DPRD Pangandaran Tetapkan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN<\/strong>. Kabupaten Pangandaran, menggelar rapat Paripurna Penetapan Raperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda) Kabupaten Pangandaran tahun 2018-2025 menjadi Perda, Jumat (7\/9\/2018).<\/p>\n<p>Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan mengatakan, hal ini dalam rangka memberikan kebijakan terkait isu strategis dalam membangun kepariwisataan.<\/p>\n<p>Sehingga dengan demikian, akan mampu memberikan gambaran kondisi wisata di daerah dengan adanya peraturan mengenai Riparda.<\/p>\n<p>&#8220;Supaya mampu menghadapi tantangan kehidupan lokal nasional dan global, kami rasa Pembentukan Perda Riparda ini mendorong pemerataan kesempatan berusaha dan memperoleh manfaat,&#8221; ujarnya, Jumat (7\/9\/2018) malam.<\/p>\n<p>Iwan menuturkan, isi yang paling penting dalam Perda Riparda ini merupakan penjabaran dari visi dan misi pembanguan wisata. Meliputi, dasar hukum pembangunan jangka menengah daerah di bidang kepariwisataan.<\/p>\n<p>&#8220;Perda ini akan menjadi induk arah pembangunan kepariwisataan di Pangandaran sampai tahun 2025,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Iwan menyebutkan, dalam pelaksanaannya, Perda Riparda tersebut dibagi menjadi tiga periode.<\/p>\n<p>Untuk jangka pendek dari 2018 hingga 2020, kemudian jangka menengah dari 2021 hingga 2023, dan jangka panjang dari 2023 hingga 2025.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga, setelah lima tahun Perda Riparda ini bisa ditinjau kembali,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>Iwan menjelaskan, ada empat tujuan untuk pembangunan kepariwisataan. Di antaranya, pembangunan destinasi pariwisata, membangun industri pariwisata dan pembangunan pasar, pemasaran pariwisata, serta pembangunan kelembagaan pariwisata<\/p>\n<p>&#8220;Startegi keempat tujuan itu diatur dalam perda ini dan sudah sangat lengkap sekali termasuk masalah pengendalian dan pengawasannya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Sementara Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari menyebutkan, Perda Riparda yang telah disusun merupakan bentuk kesungguhan dalam upaya pembangunan kepariwisataan yang terarah dan terpadu.<\/p>\n<p>&#8220;Hal ini guna terwujudnya masyarakat Pangandaran yang lebih sejahtera. Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Panitia II Khsusus DPRD Kabupaten Pangandaran dan semua fraksi telah menyetujui dan menetapkan menjadi Perda,&#8221; katanya. (Iwan Mulyadi\/WP)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kabupaten Pangandaran, menggelar rapat Paripurna Penetapan Raperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda) Kabupaten Pangandaran tahun 2018-2025 menjadi Perda, Jumat (7\/9\/2018). Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan mengatakan, hal ini dalam rangka memberikan kebijakan terkait isu strategis dalam membangun kepariwisataan. Sehingga dengan demikian, akan mampu memberikan gambaran kondisi wisata di daerah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":81871,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6,6945,8691,7425],"class_list":["post-81870","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran","tag-dprd-pangandaran","tag-ketua-dprd-pangandaran","tag-perda-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81870","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81870"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81870\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81871"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81870"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81870"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81870"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}