{"id":83190,"date":"2018-11-16T01:29:39","date_gmt":"2018-11-15T18:29:39","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=83190"},"modified":"2018-11-16T01:29:39","modified_gmt":"2018-11-15T18:29:39","slug":"diguyur-hujan-deras-rumah-lapuk-di-ciamis-roboh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2018\/11\/16\/diguyur-hujan-deras-rumah-lapuk-di-ciamis-roboh\/","title":{"rendered":"Diguyur Hujan Deras, Rumah Lapuk Di Ciamis Roboh"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-ciamis\/\">BERITA CIAMIS.<\/a><\/strong> Satu unit rumah yang sudah lapuk dimakan usia di wilayah Dusun Kertaharja, RT. 31 RW. 09, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis ambruk. Akibat sudah tidak layak huni, rumah tersebut roboh setelah diguyur hujan deras pada Minggu, (09\/11\/2018) malam sekira pukul 22.00 WIB.<\/p>\n<p>Menurut keterangan dari Kepala Desa Kertahayu, saat peristiwa terjadi kebetulan penghuninya sedang tidak ada di rumah. Reruntuhan tersebut sempat mengagetkan dan membangunkan warga disekitar rumah tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami sedang mengusahakan permohonan bantuan kepada Pemerintah Daerah. Untuk sementara pemilik rumah mengungsi ke saudaranya,\u201d ujar Saepudin, Kepada Desa Kertahayu kepada Warta Priangan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_83192\" aria-describedby=\"caption-attachment-83192\" style=\"width: 451px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-83192\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/11\/rumah-lapuk-2-300x225.png\" alt=\"\" width=\"451\" height=\"338\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83192\" class=\"wp-caption-text\">Rumah semi permanen sebelum diruntuhkan total karena sudah tidak layak huni (Foto : Baehaki Efendi\/WP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Lebih lanjut, Saepudin menjelaskan, rusaknya rumah akibat kondisi yang sudah lapuk oleh usia. Kayu \u2013 kayu pada rumah sudah banyak yang keropos. Dan memang sudah lama tidak pernah diganti.<\/p>\n<p>\u201cKondisi lapuk ditambah lagi guyuran hujan yang cukup deras pada malam itu membuat rumah tak sanggup menahan,\u201d lanjut Saepudin di kantornya, Kamis, (15\/11\/2018).<\/p>\n<p>Beruntung dalam peritiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugiatan di taksir mencapai jutaan rupiah karena banyak perabot yang rusak tertimbun reruntuhan.<\/p>\n<p>Saat ini, pemilik rumah Abdul Sarkoni hanya bisa pasrah dan menunggu bantuan dari pemerintah. Dirinya hanya bisa berharap ada barang yang masih bisa diselamatkan dari peristiwa yang menimpa kediamannya.<\/p>\n<p><strong>(Baehaki Efendi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Satu unit rumah yang sudah lapuk dimakan usia di wilayah Dusun Kertaharja, RT. 31 RW. 09, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis ambruk. Akibat sudah tidak layak huni, rumah tersebut roboh setelah diguyur hujan deras pada Minggu, (09\/11\/2018) malam sekira pukul 22.00 WIB. Menurut keterangan dari Kepala Desa Kertahayu, saat peristiwa terjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":83191,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,10218,10219],"class_list":["post-83190","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-pemerintah-kabupaten-ciamis","tag-rumah-lapuk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83190"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83190\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83193,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83190\/revisions\/83193"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}