{"id":84125,"date":"2019-01-08T15:32:42","date_gmt":"2019-01-08T08:32:42","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=84125"},"modified":"2019-01-08T15:32:42","modified_gmt":"2019-01-08T08:32:42","slug":"indikator-pendidikan-di-ciamis-belum-100","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2019\/01\/08\/indikator-pendidikan-di-ciamis-belum-100\/","title":{"rendered":"Indikator Pendidikan di Ciamis Belum 100%"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/opini\/\">OPINI.<\/a><\/strong> Menuntut ilmu itu penting dan diwajibkan oleh agama. Allah akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu. Peribahasa mengatakan bahwa tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Oleh sebab itu, pendidikan merupakan sebuah keniscayaan yang harus diperhatikan oleh kita semua baik ilmu agama maupun ilmu duniawi.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, kaitannya dengan ilmu duniawi yaitu penyelengaraan\u00a0 pendidikan formal. Negara harus menjamin pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 Pasal 31 disebutkan, warga negara berhak mengikuti pendidikan dasar, dan negara wajib membiayai pendidikan dalam upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.<\/p>\n<p>Pendidikan sendiri merupakan modal penting pembangunan bangsa. Adapun tujuan pendidikan\u00a0yaitu menciptakan seseorang yang berkualitas dan berkarakter. Diharapkan \u00a0memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita &#8211; cita\u00a0 dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri\u00a0 memotivasi \u00a0kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.<\/p>\n<p>Sedangkan \u00a0pengertian pendidikan, menurut\u00a0 <em>UU<\/em><em>\u00a0<\/em>SISDIKNAS No. 20 tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.<\/p>\n<p>Pada kenyataannya, masih banyak kendala yang menghadang kemajuan pendidikan. Rata-rata tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan di Indonesia masih rendah. Hal ini terkait masih tingginya angka putus sekolah. Dan masih banyak anak usia sekolah yang tidak melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n<h3><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2019\/01\/08\/indikator-pendidikan-di-ciamis-belum-100\/2\/\">Indikator Kinerja Pendidikan<\/a><!--nextpage--><\/h3>\n<h3>Indikator Kinerja Pendidikan<\/h3>\n<p>Salah satu indikator kinerja pendidikan adalah Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Sekolah (APS), dan Angka Partisipasi Murni (APM). Badan Pusat Statistik, menghitung indikator ini setiap tahunnya. Adapun pengertian APK, APS dan APM adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p><strong>Angka Partisipasi Kasar<\/strong>\u00a0(APK) adalah rasio jumlah siswa, berapapun usianya, yang sedang sekolah di tingkat pendidikan tertentu terhadap jumlah penduduk kelompok usia yang berkaitan dengan jenjang pendidikan tertentu.<\/p>\n<p><strong>Angka Partisipasi Sekolah <\/strong>(APS) adalah proporsi dari semua anak yang masih\u00a0sekolah\u00a0pada suatu kelompok umur tertentu terhadap penduduk dengan kelompok umur yang sesuai. Adapun sejak tahun 2009, Pendidikan Non Formal (Paket A, Paket B, dan Paket C) turut diperhitungkan.<\/p>\n<p><strong>Angka Partisipasi Murni<\/strong>\u00a0(APM) adalah proporsi penduduk pada kelompok umur jenjang pendidikan tertentu yang masih bersekolah terhadap penduduk pada kelompok umur tersebut. Sejak tahun 2007, Pendidikan Non Formal (Paket A, Paket B, dan Paket C) turut diperhitungkan.<\/p>\n<h3><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2019\/01\/08\/indikator-pendidikan-di-ciamis-belum-100\/3\/\">Kinerja Pendidikan Di Kabupaten Ciamis<\/a><\/h3>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3>Kinerja Pendidikan Di Kabupaten Ciamis<\/h3>\n<p>Kondisi pendidikan di Kabupaten Ciamis, APM nya belum mencapai 100 persen. APM ini untuk mengetahui banyaknya anak usia sekolah yang bersekolah pada jenjang yang sesuai. \u00a0Berdasarkan data BPS tahun 2018, APM anak usia 7 &#8211; 12 (usia SD) sebesar 97,6 persen, sedangkan \u00a0APM 13 &#8211; 15 (usia SLTP) sebesar 84,67 persen, dan APM 16 &#8211; 18 (usia SLTA) sebesar 51,38 persen.<\/p>\n<p>APM 7 &#8211; 12, merupakan partisipasi penduduk yang mengakses pendidikan di tingkat Sekolah Dasar. Tergambarkan bahwa di Kabupaten Ciamis masih terdapat sekitar 2,4 persen penduduk usia 7 &#8211; 12 tahun yang tidak bersekolah di tingkat SD. Adapun pada usia 13 &#8211; 15 tahun terdapat sebanyak \u00a015,33 persen penduduk yang tidak bersekolah di SMP. Sedangkan di umur 16 &#8211; 18 lebih banyak lagi yang tidak bersekolahnya yaitu sebesar \u00a048,62 persen.<\/p>\n<p>Semakin tinggi jenjang pendidikan semakin banyak masalah yang menghadang. Pada tingkat SD sudah digratiskan oleh pemerintah. Zaman sekarang, hampir semua orang tua akan mensekolahkan anaknya di tingkat SD. Adapun sebesar 2,4 persen yang tidak sekolah kemungkinan karena alasan khusus (sakit, usia sekolah tidak tepat waktu dan lain &#8211; lain).<\/p>\n<p>Namun demikian, menginjak jenjang yang lebih tinggi, mulai banyak yang tidak melanjutkan sekolah. \u00a0Banyak faktor yang menjadi penyebab putus sekolah ini. Kembali ke peribahasa tadi di awal, jangankan bisa mencari ilmu ke negeri China, di negeri sendiri pun \u00a0tidak dapat melanjutkan pendidikan. Apalagi kalau harus ke China pasti banyak yang tidak mampu karena kendala biaya. Oleh sebab itu, faktor utama putus sekolah didominasi karena faktor ekonomi.<\/p>\n<p>Pada level SLTP biaya pendidikan memang gratis, namun persebaran lokasi SLTP yang tidak selalu ada di setiap wilayah. Dengan demikian komponen biaya penunjang pendidikan terutama biaya transportasi menjadi beban bagi sebagian besar orang tua. Hal ini disebabkan \u00a0lokasi sekolah yang jauh dari tempat tinggal dan membutuhkan ongkos. Oleh sebab itu, maka terdapat sebanyak 15,33 persen usia anak 13 &#8211; 15 tahun yang tidak bersekolah di SLTP.<\/p>\n<p>Memasuki jenjang SLTA, kondisinya semakin tinggi putus sekolahnya. Hampir setengah lulusan SLTP tidak melanjutkan ke jenjang SLTA. Disamping komponen biaya utama yang belum gratis, jarak sekolah juga semakin jauh dari tempat tinggal. Inilah faktor penyebab utama tingginya angka tidak melanjutkan ke SLTA.<\/p>\n<p>Di Kabupaten Ciamis masih banyak daerah daerah yang secara geografis masih terlalu jauh menjangkau sekolahan, terutama di daerah pedesaan. Ditambah lagi dengan kondisi orang tua yang tidak mampu secara finansial. Disamping itu, belum kuatnya pemahaman sebagian orang tua akan pentingnya pendidikan.<\/p>\n<p>Kondisi inilah yang harus menjadi \u2018Pekerjaan Rumah\u2019 bersama. Semua pemangku kepentingan yang terkait saling bersinergi mendorong tingkat keberhasilan pendidikan di Kabupaten Ciamis. Kinerja pembangunan pendidikan ini tergambarkan dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Salah satunya adalah komponen rata &#8211; rata lama sekolah (RLS). RLS di Ciamis tahun 2017 baru mencapai 7,59 masih di bawah Jawa Barat yang telah mencapai 8,14. Semoga kedepannya pendidikan di Ciamis semakin maju.<\/p>\n<figure id=\"attachment_84128\" aria-describedby=\"caption-attachment-84128\" style=\"width: 215px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-84128\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/01\/WhatsApp-Image-2019-01-08-at-1.44.26-PM-225x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"215\" height=\"287\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84128\" class=\"wp-caption-text\">Use Daniel Fasya, S.I.Kom, fungsional Statistisi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Use Daniel Fasya, S.I.Kom <\/strong><\/p>\n<p><em><strong>(Penulis adalah fungsional Statistisi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat)<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, OPINI. Menuntut ilmu itu penting dan diwajibkan oleh agama. Allah akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu. Peribahasa mengatakan bahwa tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Oleh sebab itu, pendidikan merupakan sebuah keniscayaan yang harus diperhatikan oleh kita semua baik ilmu agama maupun ilmu duniawi. Dalam hal ini, kaitannya dengan ilmu duniawi yaitu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":84127,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[549],"tags":[],"class_list":["post-84125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84125"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84129,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84125\/revisions\/84129"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84127"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}