{"id":84297,"date":"2019-01-16T13:25:22","date_gmt":"2019-01-16T06:25:22","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=84297"},"modified":"2019-01-16T13:28:31","modified_gmt":"2019-01-16T06:28:31","slug":"ibu-ibu-detektor-inflansi-paling-jitu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2019\/01\/16\/ibu-ibu-detektor-inflansi-paling-jitu\/","title":{"rendered":"Ibu &#8211; Ibu Detektor Inflansi Paling Jitu"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/opini\/\">OPINI.<\/a><\/strong> Inflasi adalah fenomena kenaikan harga &#8211; harga di tingkat konsumen. Kenaikan harga tersebut\u00a0 berdampak luas terhadap kemampuan daya beli masyarakat. Apalagi jika tidak diimbangi peningkatan pendapatan. Kondisi ini membuat masyarakat biasanya menurunkan kuantitas maupun kualitas barang barang yang dibelinya.<\/p>\n<p>Gejolak harga yang terjadi sangat dirasakan oleh para pengurus rumah tangga. Mereka (Ibu &#8211; ibu) pastinya banyak berinteraksi dengan para pedagang. Setiap pagi bertransaksi dengan tukang sayur keliling, belanja di warung &#8211; warung tetangga, atau belanja di pasar tradisional dan modern. Oleh sebab itu, mereka sudah sangat paham terhadap perkembangan harga &#8211; harga kebutuhan rumah tangga.<\/p>\n<p>Sering kali kita dengar obrolan para Ibu &#8211; Ibu dengan penjual \u201c<em>kok<\/em> cabe mahal <em>sih<\/em>?, kok ini mahal, kenapa\u00a0 itu mahal?\u201d. Secara tidak langsung hal ini sebuah indikator adanya inflasi komoditas. Mereka sangat sensitif terhadap perubahan harga di tingkat konsumen. Ibu &#8211; Ibu setiap saat memantau perkembangan harga, mereka juga mencatat dalam memorinya perkembangan harga dari waktu ke waktu.<\/p>\n<p>Tidak berlebihan jika dikatakan \u201cIbu &#8211; Ibu sebagai detektor inflasi paling jitu\u201d. Secara naluri mereka sudah menjalankan fungsi detektor inflasi. Bahkan mereka juga merekam faktor penyebab inflasi yang diperoleh dari para penjual. Ada informasi yang mereka tangkap dari dialog dengan pedagang. Misalnya, \u201ccabe <em>kok<\/em> mahal kang?\u201d, biasanya penjual akan menjawab \u201ciya bu, barangnya lagi susah\u201d.<\/p>\n<p>Dialog ini menginformasikan bahwa salah satu penyebab inflasi adalah kelangkaan barang, langkanya barang \u00a0mendongkrak harga komoditas tersebut menjadi naik. Dalam teori inflasi, pengaruh ini sebagai faktor penyebab <em>supply<\/em> dan <em>demand<\/em> atau faktor pasokan dan permintaan. Titik harga komoditas dalam\u00a0 mekanisme pasar, tergantung ketersedian barang dan permintaan. Pada saat barang berlimpah dan permintaan sedikit harga akan cenderung turun. Demikian pula sebaliknya, pasokan barang terbatas dan \u00a0permintaan meningkat maka harga akan cenderung naik.<\/p>\n<p>Disamping itu \u00a0muncul dialog, \u201c<em>kok<\/em> harga bawangnya naik kang?\u201d, penjual menjawab \u201c iya bu dari sananya juga udah naik\u201d. Dialog ini\u00a0 menggambarkan bahwa faktor penyebab inflasi lainnya adalah naiknya biaya produksi. Secara otomatis kenaikan biaya produksi berakibat terhadap naiknya harga komoditas tersebut.<\/p>\n<h3><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2019\/01\/16\/ibu-ibu-detektor-inflansi-paling-jitu\/2\/\">Data Inflansi Badan Pusat Statistik Ciamis<\/a><br \/>\n<!--nextpage--><\/h3>\n<h3>Data Inflansi Badan Pusat Statistik Ciamis<\/h3>\n<p>Berdasarkan kondisi diatas,\u00a0 Ibu &#8211; ibu \u00a0dapat merasakan adanya inflasi. Namun mereka belum tentu paham terhadap angka inflasi. Inflasi dihitung oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan periode waktu bulanan. BPS memantau pergerakan harga di pasar &#8211; pasar tradisional dan modern melalui survei harga. Survei harga ini menjadi dasar penghitungan inflasi yang selalu di rilis setiap bulan.<\/p>\n<p>Hasil penghitungan bisa menunjukkan angka inflasi ataupun deflasi. Deflasi\u00a0 merupakan \u00a0kebalikan dari inflasi yaitu penurunan harga. Berdasarkan data BPS Kabupaten Ciamis, Inflasi umum Kabupaten Ciamis pada tahun 2018 adalah sebesar 2,94 %. Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan yaitu 5,82 %. Tahun 2018 juga terjadi deflasi pada kelompok pendidkan, rekreasi &amp; olahraga yaitu sebesar -1,80% dan deflasi pada kelompok sandang yaitu sebesar -0,80 %.<\/p>\n<p>Secara bulanan, inflasi umum di Ciamis tertinggi pada bulan Januari 2018 yaitu sebesar 0,75%. Pada bulan ini kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan yaitu sebesar 3,17%. Penyebab terbesarnya, pada awal tahun 2018 terjadi lonjakan harga beras, telur dan ayam. Inilah yang membuat resah para ibu rumah tangga setiap kali ada kenaikan harga pada kelompok bahan makanan.<\/p>\n<p>Namun di sisi lain, inflasi sangat berguna terhadap iklim investasi. Inflasi yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Laju pertumbuhan ekonomi yang tumbuh, berdampak terhadap peningkatan daya beli masyarakat. Kondisi inilah yang diharapkan, terjadinya inflasi harus diimbangi peningkatan daya beli masyarakat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_84298\" aria-describedby=\"caption-attachment-84298\" style=\"width: 231px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-84298\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/01\/dadang-2-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"231\" height=\"231\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84298\" class=\"wp-caption-text\">Dadang Darmansyah, S. Si, MM, Kepala Seksi Statistik Distribusi BPS Kabupaten Ciamis<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Dadang Darmansyah, S. Si, MM<\/strong><\/p>\n<p><strong><em>(Penulis\u00a0adalah Kepala Seksi \u00a0Statistik Distribusi BPS Kabupaten Ciamis)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, OPINI. Inflasi adalah fenomena kenaikan harga &#8211; harga di tingkat konsumen. Kenaikan harga tersebut\u00a0 berdampak luas terhadap kemampuan daya beli masyarakat. Apalagi jika tidak diimbangi peningkatan pendapatan. Kondisi ini membuat masyarakat biasanya menurunkan kuantitas maupun kualitas barang barang yang dibelinya. Gejolak harga yang terjadi sangat dirasakan oleh para pengurus rumah tangga. Mereka (Ibu &#8211; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":84301,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[549],"tags":[10437,10484,550],"class_list":["post-84297","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-badan-pusat-statistik","tag-inflansi","tag-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84297","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84297"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84297\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84299,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84297\/revisions\/84299"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84301"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84297"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84297"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84297"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}